MU Ganti 10 Pelatih dalam 13 Tahun

Sejarah Kepelatihan Manchester United Pasca Era Sir Alex Ferguson

Sejak pensiunnya Sir Alex Ferguson pada tahun 2013, kursi kepelatihan di Old Trafford telah berubah-ubah. Selama 13 tahun terakhir, klub legendaris ini telah berganti 10 pelatih. Setiap manajer memiliki peran dan dampak yang berbeda dalam sejarah klub. Berikut adalah daftar lengkap para pelatih yang pernah memimpin Manchester United sejak era Ferguson.

1. David Moyes (The Chosen One)



Dipilih langsung oleh Sir Alex Ferguson sebagai penerusnya, David Moyes menghadapi tekanan besar untuk melanjutkan kesuksesan klub. Namun, masa kepelatihannya hanya bertahan selama 10 bulan. Gaya bermain yang dianggap terlalu pragmatis dan hasil buruk di liga membuat United finis di peringkat ke-7, posisi terendah mereka di era Premier League saat itu. Moyes dipecat bahkan sebelum musim pertamanya berakhir, menandai awal dari periode turbulensi Setan Merah.

Nama Lengkap: David William Moyes

Negara Asal: Skotlandia

Masa Jabatan: Juli 2013 – April 2014

Prestasi: Community Shield (2013)

Julukan: The Chosen One

2. Ryan Giggs (Interim)



Setelah pemecatan Moyes, legenda klub Ryan Giggs ditunjuk sebagai pelatih sementara (interim) untuk empat pertandingan sisa musim. Kehadirannya membawa angin segar dan mengembalikan sedikit kebanggaan di Old Trafford dengan memberikan debut kepada pemain muda seperti James Wilson. Meskipun singkat, Giggs berhasil menyuntikkan kembali semangat “United DNA” yang sempat hilang.

Nama Lengkap: Ryan Joseph Giggs

Negara Asal: Wales

Masa Jabatan: April 2014 – Mei 2014 (4 Pertandingan)

Status: Player-Manager (Pelatih merangkap pemain)

Statistik: 2 Menang, 1 Seri, 1 Kalah

3. Louis van Gaal



Pelatih berpengalaman asal Belanda ini datang dengan filosofi ketat dan disiplin tinggi. Van Gaal berhasil mengembalikan United ke Liga Champions dan mempromosikan pemain muda sensasional seperti Marcus Rashford. Puncaknya, ia mempersembahkan trofi Piala FA pertama pasca era Ferguson. Namun, gaya permainannya sering dikritik karena dianggap membosankan dan terlalu kaku.

Nama Lengkap: Aloysius Paulus Maria van Gaal

Negara Asal: Belanda

Masa Jabatan: Juli 2014 – Mei 2016

Prestasi: Piala FA (2016)

Gaya Main: Possession-based (Filosofi)

4. Jose Mourinho (The Special One)



Mourinho adalah pelatih tersukses United pasca era Ferguson dalam hal trofi. Di musim pertamanya, ia memenangkan “Treble mini” (Community Shield, Piala Liga, dan Liga Europa). Sayangnya, sindrom “musim ketiga” Mourinho kembali terjadi. Hubungan yang retak dengan manajemen dan pemain kunci, serta gaya main parkir bus yang negatif, membuatnya dipecat di pertengahan musim 2018 setelah kekalahan memalukan dari Liverpool.

Nama Lengkap: Jose Mario dos Santos Mourinho Felix

Negara Asal: Portugal

Masa Jabatan: Mei 2016 – Desember 2018

Prestasi: Liga Europa, Piala Liga (Carabao Cup), Community Shield

Julukan: The Special One

5. Ole Gunnar Solskjaer



Datang sebagai caretaker untuk menyelamatkan atmosfer ruang ganti yang toksik, Ole memberikan dampak instan yang luar biasa, termasuk comeback bersejarah melawan PSG. Ia kemudian dipermanenkan dan berusaha membangun budaya klub (cultural reset) dengan merekrut pemain muda dan berkarakter. Meskipun berhasil membawa United finis di posisi kedua dan ketiga serta mencapai final Liga Europa, Ole gagal mempersembahkan trofi.

Nama Lengkap: Ole Gunnar Solskjaer

Negara Asal: Norwegia

Masa Jabatan: Desember 2018 – November 2021

Status: Legenda Klub (The Baby-faced Assassin)

Prestasi Terbaik: Runner-up Premier League & Europa League

6. Michael Carrick (Caretaker)



Pasca pemecatan Ole, Michael Carrick memimpin tim dalam tiga pertandingan krusial melawan Villarreal, Chelsea, dan Arsenal. Secara mengejutkan, ia tidak terkalahkan dalam periode singkat tersebut dan berhasil memastikan United lolos ke fase gugur Liga Champions. Carrick menutup bukunya di United dengan catatan manis tanpa kekalahan.

Nama Lengkap: Michael Carrick

Negara Asal: Inggris

Masa Jabatan: November 2021 (3 Pertandingan)

Statistik: 2 Menang, 1 Seri (Tak terkalahkan)

Peran: Pelatih Sementara

7. Ralf Rangnick (Interim)



Datang dengan reputasi sebagai “Bapak Gegenpressing” dan guru dari pelatih top Jerman, harapan fans sangat tinggi pada Rangnick. Ia ditugaskan sebagai manajer interim hingga akhir musim dengan rencana lanjut menjadi konsultan. Namun, kenyataannya jauh dari harapan, para pemain gagal beradaptasi dengan sistem pressing-nya, dan ruang ganti terpecah belah.

Nama Lengkap: Ralf Rangnick

Negara Asal: Jerman

Masa Jabatan: Desember 2021 – Mei 2022

Julukan: The Godfather of Gegenpressing

Hasil: Finis peringkat 6 (poin terendah MU di EPL)

8. Erik ten Hag



Erik ten Hag datang dari Ajax dengan mandat mengembalikan kedisiplinan. Ia sukses mengakhiri puasa gelar 6 tahun dengan memenangkan Carabao Cup di musim perdana dan Piala FA di musim kedua (mengalahkan Man City). Namun, musim ketiganya berjalan buruk dengan rentetan hasil negatif di liga dan Eropa. Inkonstansi permainan dan badai cedera membuat posisinya tak tertolong.

Nama Lengkap: Erik ten Hag

Negara Asal: Belanda

Masa Jabatan: Mei 2022 – Oktober 2024

Prestasi: Piala FA (2024), Piala Liga/Carabao Cup (2023)

Ciri Khas: Disiplin ketat & Transisi

9. Ruud van Nistelrooy (Interim)



Kembalinya sang predator kotak penalti sebagai asisten pelatih awalnya disambut hangat, dan ia naik menjadi pelatih sementara setelah Ten Hag dipecat. Dalam masa kerja yang singkat, Ruud berhasil mengembalikan senyuman di wajah pemain dan fans dengan gaya sepak bola menyerang yang atraktif. Ia mencatatkan rekor tak terkalahkan selama memimpin 4 pertandingan dan menstabilkan kapal yang goyah sebelum kedatangan pelatih kepala baru.

Nama Lengkap: Rutgerus Johannes Martinus van Nistelrooy

Negara Asal: Belanda

Masa Jabatan: Oktober 2024 – November 2024

Statistik: 3 Menang, 1 Seri (Tak terkalahkan)

Status: Legenda Klub

10. Ruben Amorim (Mourinho 2.0)



Ruben Amorim adalah pelatih terbaru (ke-10) yang ditunjuk untuk memimpin era baru Manchester United. Datang dengan reputasi mentereng setelah membawa Sporting CP juara liga Portugal setelah puasa panjang, ia dikenal dengan formasi 3-4-3 yang modern dan agresif. Bahkan beberapa pemain Manchester United memberikan julukan Mourinho 2.0 kepada pelatih baru mereka ini. Namun, selama 14 bulan kepelatihan Amorim hanya menunjukkan tren positif pada hasil pertandingan Manchester United di 1 bulan terakhir kepemimpinannya. Pada akhirnya manajemen Manchester United memutuskan untuk memecat Ruben Amorim pada 5 Januari 2026 lalu.

Nama Lengkap: Ruben Filipe Marques Amorim

Negara Asal: Portugal

Mulai Menjabat: November 2024 – Januari 2026

Formasi Andalan: 3-4-3

Julukan: Mourinho 2.0

Perubahan Kepelatihan Saat Ini

Pemecatan Ruben Amorim menjadi tren buruk bagi Manchester United yang telah mengganti 10 pelatih hanya dalam kurun waktu 13 tahun. Kursi kepelatihan saat ini kosong, dengan rumor kuat bahwa Ole Gunnar Solskjaer akan kembali menjadi pelatih interim hingga akhir musim 2025/2026. Patut dinantikan siapa yang akan menjadi pelatih baru bagi tim besar seperti Manchester United.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *