Jadwal Imsakiyah Semarang 26 Januari 2026: Niat Puasa Senin-Kamis dan Qadha Ramadhan

Jadwal Sholat dan Imsakiyah untuk Wilayah Semarang, Jawa Tengah

Berikut ini adalah jadwal sholat dan imsakiyah untuk wilayah Semarang, Jawa Tengah, dan sekitarnya, pada Senin (25/1/2026). Jadwal ini dapat menjadi acuan bagi umat Muslim yang ingin menjalankan ibadah puasa, baik itu puasa sunnah seperti Puasa Senin Kamis maupun qadha puasa Ramadhan tahun lalu.

Jadwal Sholat & Imsakiyah Kabupaten dan Kota Semarang

  • Imsak: 04.07 WIB
  • Subuh: 04.17 WIB
  • Terbit: 05.34 WIB
  • Duha: 06.03 WIB
  • Zuhur: 11.54 WIB
  • Asar: 15.15 WIB
  • Magrib: 18.07 WIB
  • Isya’: 19.20 WIB

Jadwal ini sangat penting diperhatikan oleh umat Muslim, terutama dalam menjalankan puasa sunnah atau mengganti puasa yang belum terlaksana.

Puasa Senin Kamis: Puasa Sunnah yang Dianjurkan

Puasa Senin Kamis merupakan salah satu bentuk puasa sunnah yang sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW. Hal ini didasarkan pada beberapa hadis yang menyebutkan bahwa amal-amal manusia diperlihatkan kepada Allah pada hari Senin dan Kamis, sehingga Nabi SAW berharap ketika amalnya diperlihatkan, ia sedang dalam keadaan berpuasa.

Berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA:

“تُعْرَضُ الْأَعْمَالُ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ”

Artinya: “Amal-amal manusia diperlihatkan kepada Allah pada hari Senin dan Kamis, maka aku ingin ketika amalku diperlihatkan, aku sedang dalam keadaan berpuasa.”

Selain itu, Nabi SAW juga pernah menyebutkan alasan beliau berpuasa di hari Senin dan Kamis. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Muslim:

“ذَاكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فِيهِ، وَيَوْمٌ بُعِثْتُ – أَوْ أُنْزِلَ عَلَيَّ فِيهِ”

Artinya: “Hari itu (Senin) adalah hari di mana aku dilahirkan, dan hari di mana aku diutus (sebagai nabi) atau hari di mana wahyu pertama kali turun kepadaku.”

Bacaan Niat Puasa Senin dan Kamis

  • Niat Puasa Senin

    نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ اْلاِثْنَيْنِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

    Artinya: “Saya niat puasa hari Senin, sunnah karena Allah ta’ala.”

  • Niat Puasa Kamis

    نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

    Artinya: “Saya niat puasa hari Kamis, sunnah karena Allah ta’ala.”

Qadha Puasa Ramadhan: Mengganti Puasa yang Belum Terlaksana

Bagi umat Muslim yang masih memiliki utang puasa Ramadhan tahun lalu, wajib membayarnya sebelum Ramadhan 2026 tiba. Salah satu cara untuk mengganti puasa tersebut adalah dengan puasa qadha.

Qadha puasa Ramadhan adalah cara membayar utang puasa bagi orang yang meninggalkan puasa Ramadhan karena alasan tertentu, seperti haid, sakit, atau hal lain yang membatalkan puasa. Berikut beberapa ketentuan dalam qadha puasa:

  1. Tidak boleh dibatalkan kecuali ada halangan yang dibolehkan dalam berpuasa.
  2. Boleh dilaksanakan tidak berturut-turut, jika utang puasa lebih dari satu hari.
  3. Mengganti puasa sesuai jumlah utang yang dimiliki.
  4. Niat puasa qadha dibaca di malam hari, sama seperti puasa Ramadhan.
  5. Jika berhubungan dengan suami/istri di siang hari saat qadha, tidak ada denda; cukup mengganti puasa dan disertai taubat.
  6. Qadha bisa digabung dengan puasa sunnah, asalkan niatnya tetap untuk qadha puasa Ramadhan.

Bacaan Niat Qadha Puasa Ramadhan

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءٍ فَرْضَ رَمَضَانً ِللهِ تَعَالَى

Artinya: “Aku niat puasa esok hari karena mengganti fardu Ramadan karena Allah Ta’ala.”


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *