Kehidupan Mike: Dari Manusia Silver ke Dunia Modeling
Michael Octavian, atau yang akrab disapa Mike, kini menjadi sorotan di dunia modeling. Namun, kisahnya sebelumnya tidak banyak diketahui publik. Mike pernah bekerja sebagai manusia silver, sebuah pekerjaan yang cukup unik dan jarang dibicarakan.
Awal Mula Kehidupan Mike Sebagai Manusia Silver
Mike mengaku bahwa pengalamannya sebagai manusia silver benar-benar ia jalani. Ia bekerja di kawasan Pasar Baru pada tahun 2023. Pekerjaan ini bermula dari ajakan teman-temannya di lingkungan rumahnya. Saat itu, hampir semua temannya mencari penghasilan dengan cara yang sama.
Mike yang putus sekolah dan hanya menyelesaikan pendidikan hingga Sekolah Dasar mengaku terpaksa memilih jalan tersebut demi membantu orangtuanya yang tengah mengalami kesulitan ekonomi. “Memang lagi ada masalah ekonomi di keluarga, jadi Mike mungkin kurang-kurangin beban orangtua,” ujarnya.
Menariknya, sang ibu ternyata tidak mengetahui aktivitas Mike sebagai manusia silver. Ia baru menyadari hal tersebut setelah video makeover Mike viral di media sosial. Mike mengungkapkan bahwa ia menggunakan ember untuk minta-minta, namun ia menyembunyikan pakaian itu di teman.
Kesulitan dalam Bekerja sebagai Manusia Silver
Selama bekerja sebagai manusia silver, Mike merasakan kerasnya hidup di jalanan. Ia harus mengecat seluruh tubuh dengan warna silver, menahan panas, hingga berhadapan dengan kejaran petugas Satpol PP. “Dia enggak bakal kering karena kita raciknya itu pakai minyak goreng,” jelas Mike soal cat silver yang digunakan. “Dan kita ngilangin itu pakai sabun sunlight,” tambahnya.
Perubahan besar dalam hidup Mike terjadi secara tak terduga. Saat sedang mencari uang di sekitar Pasar Baru, ia didatangi kreator konten dari Captain Barbershop yang mengajaknya membuat konten makeover. Mike pun menerima tawaran tersebut karena tak memiliki aktivitas lain saat itu. Tak disangka, video tersebut viral dan membuka pintu baru dalam hidupnya.
Perjalanan Mike di Dunia Modeling
Sejak saat itu, Mike tak lagi menjadi manusia silver. Ia memilih fokus menjaga penampilan dan menekuni dunia modeling. Mike diketahui memiliki keturunan Belanda dan China dari sang kakek, yang turut menunjang kariernya di industri fashion.
Saat tidak mendapat pekerjaan sebagai model, Mike kini mengisi waktu luangnya dengan membantu teman yang membuka warung kopi tak jauh dari rumahnya. “Bantu teman di warung, kan teman ada buka warung tuh, warung-warung kayak kopi gitu, bantu jaga itu,” ujarnya. “Lumayan sih sehari Rp 40.000,” lanjutnya.
Perhatian dari Brand Besar Tanah Air
Meski terbilang pendatang baru di dunia modeling, Mike sudah berhasil menarik perhatian banyak merek besar Tanah Air. Sejumlah desainer ternama seperti Sapto Djojokartiko, Danjyo Hiyoji, Temma Prasetuo, hingga Harry Halim disebut telah melirik potensinya. Hans dari agensi Humann Management yang kini menaungi Mike mengungkapkan bahwa yang melihat potensinya adalah justru big brand semua.
Kisah Mike pun menjadi bukti bahwa perubahan hidup bisa datang dari arah yang tak terduga, selama ada kemauan untuk terus berusaha dan bertahan.












