Lirik dan Terjemahan Lagu ‘Perfect Love Gone Wrong’ oleh Sting

Lirik Lagu dan Terjemahan Bahasa Indonesia: “Perfect Love Gone Wrong” oleh Sting

Lirik lagu “Perfect Love Gone Wrong” oleh Sting menyampaikan perasaan yang dalam tentang cinta yang tidak sejalan. Dalam lirik ini, terdapat banyak perasaan seperti kekecewaan, kesedihan, dan rasa putus asa. Berikut adalah lirik lengkap beserta terjemahan dalam bahasa Indonesia.

Lirik dan Terjemahan

“I’ve had a question that’s been preying on my mind for some time”

Ada sebuah pertanyaan yang telah menghantui pikiranku selama beberapa waktu

“I won’t be wagging my tail for one good reason”

Aku tidak akan mengibaskan ekorku karena satu alasan yang tepat

“It has to be a crime”

Ini pasti sebuah tindak kejahatan

“This dog house never was the place for me”

Rumah anjing ini tidak pernah menjadi tempat bagiku

“Runner up and second best just ain’t my pedigree”

Menjadi pemenang kedua dan yang terbaik nomor dua bukanlah silsilahku

“I was so happy, just the two of us”

Aku dulu begitu bahagia, hanya kita berdua saja

“Until this alpha male turned up in the January sale”

Sampai pria dominan ini muncul di obral bulan Januari

“He won’t love you like I love you”

Dia tidak akan mencintaimu seperti aku mencintaimu

“It won’t be long now before that puppy goes astray”

Tak akan lama lagi sebelum “anak anjing” itu (pria itu) tersesat

“And what I like about this guy the most, he’d be my favourite lamp post”

Dan apa yang paling kusukai dari pria ini, dia akan menjadi tiang lampu favoritku (untuk dikencingi)

“Devil take the hindmost”

Persetan dengan yang paling belakang

“Je sais que c’est dur, mais il faut se faire au changement, tu vois”

Aku tahu ini sulit, tapi kau harus terbiasa dengan perubahan, kau tahu

“J’ai négligé le primordial pendant trop longtemps crois-moi”

Aku telah mengabaikan hal yang utama terlalu lama, percayalah padaku

“Je suis consciente, je vois bien que tu souffres, mais ça s’atténuera”

Aku sadar, aku melihat jelas kau menderita, tapi itu akan mereda

“Car c’est d’un homme plus d’un chien dont j’ai besoin près de moi”

Karena pria lah, lebih dari seekor anjing, yang kubutuhkan di sisiku

“Cesse donc de grogner, mon choix est fait c’est comme ça”

Berhentilah menggeram, pilihanku sudah bulat, memang begitulah adanya

“N’en fais pas trop, ton attitude risque de t’éloigner de moi”

Jangan berlebihan, sikapmu berisiko menjauhkanmu dariku

“Faut que tu comprennes, puisque tu dis m’aimer tant que ça”

Kau harus mengerti, karena kau bilang kau sangat mencintaiku

“Désormais nous sommes trois, lui toi et moi”

Mulai sekarang kita bertiga, dia, kau, dan aku

“It’s a shaggy kind of story”

Ini adalah semacam kisah yang berantakan

“Would I tell you if I thought it was a lie?”

Akankah aku menceritakannya padamu jika aku mengira itu bohong?

“But when the cat’s away the mouse will play”

Tapi saat kucing sedang pergi, tikus akan bermain

“I wouldn’t dish around here”

Aku tidak akan bergosip di sekitar sini

“There’s something fishy ’round here”

Ada sesuatu yang mencurigakan di sekitar sini

“I howl all night and I sleep all day”

Aku melolong sepanjang malam dan tidur sepanjang hari

“Take more than a biscuit, baby, to chase these blues away”

Butuh lebih dari sekadar biskuit, sayang, untuk mengusir kegalauan ini

“I’ve got a long enough leash, I could almost hang myself”

Aku punya tali kekang yang cukup panjang, aku hampir bisa menggantung diriku sendiri

“It’s a dog’s life loving you baby, but you love someone else”

Sungguh hidup yang malang (seperti anjing) mencintaimu, sayang, tapi kau mencintai orang lain

“And now he’s moved my basket, I’d like to put him in a casket”

Dan sekarang dia memindahkan keranjang tidurku, aku ingin memasukkannya ke dalam peti mati

“I’ll wear my best collar to his funeral”

Aku akan memakai kalung leher terbaikku ke pemakamannya

“Ta mauvaise foi, j’aimerais bien que ça s’arrête”

Niat burukmu itu, aku ingin itu segera berakhir

“Me séparer de toi, aujourd’hui ça trotte dans ma tête”

Berpisah darimu, hari ini hal itu terlintas di pikiranku

“Moi non, j’en peux plus, tu n’es qu’un chien, c’est trop bête”

Aku tidak tahan lagi, kau hanyalah seekor anjing, ini terlalu bodoh

“La situation m’avait pourtant l’air d’être des plus nette”

Padahal situasinya bagiku terlihat sangat jelas

“C’est clair, que je l’aime c’est un fait, ton égoïsme m’inquiète”

Sudah jelas, bahwa aku mencintainya itu fakta, keegoisanmu mengkhawatirkanku

“Après toutes ces soirées passées seuls en tête-à-tête”

Setelah semua malam-malam yang kita habiskan berdua saja

“Chaque chose a une fin, et c’est la fin de la fête”

Segala sesuatu ada akhirnya, dan ini adalah akhir dari perayaan itu

“Pour toi, car bientôt il n’y aura plus que lui et moi, lui et moi”

Bagimu, karena segera tidak akan ada lagi siapapun selain dia dan aku, dia dan aku

“You said I wasn’t just your Christmas toy”

Kau bilang aku bukan sekadar mainan Natalmu

“I’d always be your boy”

Aku akan selalu menjadi “anak kesayanganmu”

“I’d be your faithful companion”

Aku akan menjadi pendamping setiamu

“And I would follow you through every thick and thin”

Dan aku akan mengikutimu melewati setiap suka dan duka

“Don’t need nobody else, and we don’t need him”

Tak butuh siapapun lagi, dan kita tidak butuh dia

“To have found this perfect life and a perfect love so strong”

Setelah menemukan hidup yang sempurna dan cinta sempurna yang begitu kuat

“Well there can’t be nothing worse than a perfect love gone wrong”

Yah, tidak ada yang bisa lebih buruk daripada cinta sempurna yang berakhir salah




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *