Pendaftaran SNBP 2026 Sudah Dibuka, Berikut Panduan Lengkapnya
Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 kini telah resmi dibuka. Proses pendaftaran ini dimulai pada Selasa, 3 Februari 2026, dan akan berlangsung selama dua minggu lebih hingga Rabu, 18 Februari 2026 pukul 15.00 WIB. Jalur seleksi ini hanya diperuntukkan bagi siswa kelas 12 akhir yang lulus pada tahun 2026. Untuk memastikan proses pendaftaran berjalan lancar, peserta diharapkan memahami panduan daftar SNBP 2026 dengan seksama.
Tahapan Cetak Kartu Peserta SNBP 2026 Setelah Selesai Daftar
Setelah selesai mendaftar, peserta SNBP 2026 harus melakukan pencetakan kartu peserta. Proses ini dilakukan melalui portal SNBP dengan alamat seperti https://portal.snpmb.id/ atau https://snbp.snpmb.id/. Berikut langkah-langkahnya:
- Login menggunakan alamat email dan password yang telah terdaftar.
- Isi pilihan prodi yang dipilih serta portofolio jika diperlukan oleh prodi tersebut.
- Isikan prestasi di halaman “Prestasi”.
- Lakukan finalisasi data setelah yakin bahwa semua informasi sudah benar.
- Unduh dan cetak kartu peserta dari halaman yang sama.
Kartu peserta akan muncul dalam format PDF. Pastikan file disimpan dan dicetak dengan ukuran A4, berwarna, serta jelas. Tidak perlu laminasi kecuali ada instruksi khusus. Kartu biasanya berisi informasi seperti nama, nomor peserta, jadwal ujian, dan lokasi tes. Jika menemukan kesalahan data, peserta dapat menghubungi LTMPT melalui email atau hotline resmi.
Ketentuan dan Cara Memilih Prodi Seleksi SNBP 2026
Memilih program studi (prodi) adalah salah satu tahapan penting dalam proses SNBP 2026. Berikut beberapa ketentuan yang perlu diperhatikan:
-
Hanya siswa eligible yang bisa memilih prodi
Hanya siswa yang masuk kuota sekolah dan memiliki data nilai rapor yang telah difinalisasi di PDSS yang dapat mengakses menu pemilihan prodi. Jika data PDSS belum lengkap atau belum difinalisasi, siswa tidak bisa melanjutkan pendaftaran meskipun telah memiliki akun SNPMB. -
Prodi dipilih di PTN akademik, vokasi, dan PTKIN
Siswa eligible diperbolehkan memilih prodi di berbagai jenis perguruan tinggi negeri, termasuk PTN Akademik, PTN Vokasi, dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). -
Maksimal dua prodi
Setiap peserta hanya diperbolehkan memilih maksimal dua prodi. Pilihan tersebut dapat berupa dua prodi dalam satu PTN atau dua prodi dari dua PTN yang berbeda. Siswa juga bisa memilih hanya satu prodi jika merasa lebih yakin. -
Aturan provinsi jika memilih dua prodi
Jika memilih dua prodi, salah satu prodi harus berada di PTN yang satu provinsi dengan sekolah asal SMA, SMK, atau MA siswa. Aturan ini wajib dipatuhi dan akan divalidasi oleh sistem secara otomatis. -
Bebas provinsi jika hanya memilih satu prodi
Siswa yang hanya memilih satu prodi bebas memilih PTN di provinsi mana pun tanpa kewajiban memilih PTN di wilayah asal sekolah. -
Tidak ada pembatasan jurusan IPA, IPS, atau Bahasa
Pembagian jurusan asal seperti IPA, IPS, atau Bahasa tidak lagi menjadi batasan. Semua siswa dapat memilih prodi sesuai ketentuan PTN tanpa dibatasi latar belakang jurusan. -
Mata pelajaran pendukung tetap diperhitungkan
Selain rata-rata nilai rapor, perguruan tinggi juga memperhatikan mata pelajaran pendukung yang relevan dengan prodi pilihan. -
Prestasi yang relevan dapat memperkuat penilaian
Prestasi akademik maupun nonakademik dapat diunggah saat pendaftaran. Prestasi yang sejalan dengan bidang studi yang dipilih, seperti olimpiade sains atau lomba akademik, dapat menjadi nilai tambah. -
Perhatikan kebutuhan portofolio pada prodi tertentu
Beberapa prodi, khususnya di bidang seni dan olahraga, mensyaratkan portofolio. Siswa perlu memperhatikan keterangan portofolio pada menu pilihan prodi. -
Mengubah pilihan prodi bisa berdampak pada portofolio
Siswa masih dapat mengubah pilihan prodi sebelum melakukan finalisasi.
Bisa Pilih 2 Kampus
Siswa eligible yang mendaftar SNBP 2026 diperbolehkan memilih maksimal dua program studi (prodi), baik di satu maupun dua universitas (PTN). Jika memilih dua prodi, salah satunya harus berada di PTN yang sama dengan provinsi sekolah asal. Hal ini mencakup beberapa ketentuan:
- Setiap siswa yang eligible diizinkan memilih Prodi di PTN Akademik, dan/atau PTN Vokasi.
- Setiap siswa dapat memilih dua program studi dari satu atau dua PTN.
- Jika memilih satu program studi, siswa dapat memilih PTN yang berada di provinsi mana pun.
- Jika memilih dua program studi, salah satu program studi harus berada di PTN pada provinsi yang sama dengan SMA/MA/SMK asalnya.
- Daftar program studi dan daya tampung SNBP dapat dilihat pada sub menu Daya Tampung PTN SNBP.
Jadwal Penting SNBP 2026
Berikut jadwal resmi SNBP 2026 yang perlu dicatat siswa:
- Pengumuman kuota sekolah: 29 Desember 2025
- Masa sanggah: 29 Desember 2025–15 Januari 2026
- Registrasi akun SNPMB sekolah: 5–26 Januari 2026
- Pengisian PDSS oleh sekolah: 5 Januari–2 Februari 2026
- Registrasi akun SNPMB siswa: 12 Januari–18 Februari 2026
- Pendaftaran SNBP: 3–18 Februari 2026
- Pengumuman hasil SNBP: 31 Maret 2026
- Masa unduh kartu peserta: 3 Februari–30 April 2026












