Pengukuhan Rektor Uniba: Visi Menuju Kampus Internasional
Dr. Ir. Isradi Zainal, MT, MH, MM, DESS (MBA), M.KKK, IPU, ASEAN ENG kembali dilantik sebagai Rektor Universitas Balikpapan (Uniba) untuk periode 2026-2030. Pelantikan ini berlangsung bersamaan dengan pelantikan Pengurus Yayasan Pendidikan Tinggi Dharma Wirawan Kalimantan (DWK) serta pejabat struktural di lingkungan Uniba.
Acara pelantikan yang dipimpin oleh Ketua Yapenti-DWK, Dr. Rendy Susiswo Ismail, berlangsung di Ballroom Aji Putri Karangmelenu, Lantai 8 Gedung Uniba, pada Selasa (10/2). Tampak hadir sejumlah tokoh penting seperti Wakil Bupati Penajam Paser Utara Abdul Waris Muin, Deputi Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN Alimudin, serta tamu undangan dari berbagai unsur pemerintahan, akademisi, dan masyarakat.
Setelah dilantik, Rektor Uniba Dr. Isradi Zainal menegaskan komitmennya untuk membawa Uniba menjadi kampus yang unggul, mandiri, dan berbudaya. “Sesuai amanah dan visi Uniba, kami akan membawa Universitas Balikpapan menjadi kampus unggul, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di tingkat dunia,” ujarnya optimistis.
Isradi Zainal dikenal sebagai mantan aktivis reformasi yang memiliki kiprah di berbagai organisasi dan profesi, baik tingkat nasional maupun internasional. Di bawah kepemimpinannya pada periode sebelumnya, Uniba telah menjalin kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi di dalam dan luar negeri. Salah satu prestasi yang membanggakan adalah pembukaan Fakultas Kedokteran.
Dalam empat tahun ke depan, Isradi menargetkan Uniba bisa meraih akreditasi unggul dan menjadi kampus berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya di Kalimantan Timur. “Uniba ingin memberikan kontribusi nyata bagi Balikpapan, Kalimantan Timur, dan IKN. Seluruh sumber daya manusia akan dioptimalkan, baik pengembangan diri maupun pengabdian kepada masyarakat,” jelasnya.
Fokus utama Isradi Zainal adalah bidang penelitian dan pengabdian masyarakat, termasuk pengembangan potensi sumber daya alam Kalimantan Timur. Uniba juga terus memperluas jejaring kerja sama internasional, termasuk dengan kampus-kampus di Australia dan Eropa, serta kawasan Kalimantan dan Asia Tenggara seperti Universitas Brunei, Universitas Sarawak, dan Universitas Sabah.
“Saat ini Uniba juga menjadi Koordinator Kalimantan untuk Konsorsium Universitas. Artinya, kami tidak hanya membangun kampus secara internal, tetapi juga bersinergi dengan perguruan tinggi lain demi kemajuan bersama,” pungkasnya.
Momentum Penting bagi Uniba
Dalam arahannya, Ketua Yapenti-DWK, Dr. Rendy Susiswo Ismail menyampaikan bahwa pelantikan kali ini menjadi momentum penting bagi Uniba untuk melangkah lebih maju. Ia menegaskan, komitmen bersama seluruh unsur pimpinan adalah menjadikan Uniba sebagai perguruan tinggi benar-benar unggul dan berdaya saing.
UNIVERSITAS Balikpapan (Uniba) bersiap melakukan lompatan besar sebagai universitas swasta di Kalimantan Timur. Tak ingin hanya menjadi perguruan tinggi daerah, Uniba menegaskan ambisinya untuk tampil sebagai kampus yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional, seiring hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN).
Rendy menegaskan bahwa saat ini Uniba telah melakukan berbagai persiapan strategis menyongsong perubahan besar menuju persaingan global. “Uniba siap tidak hanya go nasional, tetapi juga go internasional. Semua persiapan telah kita lakukan, baik dari sisi sumber daya manusia maupun infrastruktur, untuk menunjang pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi,” ujar Rendy.
Kehadiran IKN menjadi momentum penting yang tidak boleh dilewatkan oleh dunia pendidikan, khususnya perguruan tinggi di Kalimantan Timur. Oleh sebab itu, persiapan di bidang pendidikan harus dilakukan sejak jauh hari agar kualitas penyelenggaraan pendidikan benar-benar mampu menjawab kebutuhan masa depan.
Rendy menambahkan, sebagai perguruan tinggi di daerah, Unibha justru memiliki posisi strategis untuk tumbuh dan berkembang bersama pembangunan Kalimantan Timur. Dengan penguatan kualitas akademik, tata kelola, serta fasilitas pendukung, Uniba ditargetkan mampu menjadi rujukan pendidikan tinggi (PT) di kawasan Kalimantan.
Kiprah Nasional dan Internasional
Isradi Zainal memiliki kiprah yang luas di berbagai bidang. Beberapa posisi penting yang pernah ia jabat antara lain:
- Sekjen Forum Dekan Teknik Indonesia (FDTI) 2018-2020
- Sekjen Forum Rektor PII 2021-2025
- Pj.Sekretaris LAMTEK 2020-2021
- Pengurus Forum Rektor Indoensia 2024-2025
- Tim Ahli Tim Transisi IKN 2022
- Trainer sejumlah perusahaan internasional dan sebagai narasumber di forum internasional
Selain itu, Isradi aktif sebagai Insinyur (Quality and Safety Engineer), Ahli K3, Auditor Sistem Management (ISO, OHSAS HSE, ISM, ISPS, dll), Project Manager untuk sejumlah proyek disejumlah perusahaan, serta Ketua umum Asosisasi Perusahaan jasa K3 Nasional (APJK3N) 2015-2020 dan Ketua umum APJK3 RUI 2016-2020.
Ia juga pernah mengikuti berbagai pelatihan di luar negeri, seperti Total Quality Mangement (TQM-ENST-2) di Yokohama-Jepang, Induction Training on International & Maritime Safety & Quality di IRS Mumbai-India, International & Maritime Safety management MSM) SSPA di Ghoteborg & Sockholm-Swedia, Advancce International & Maritime safety management, MSA di Shanghai-China, Systeme management de la qualite- Grenoble Perancis, Offshore vessel inspector di Perth Australia, Coating Inspector di Bangkok Thailand, Cathodic Protection Inspector di Kuala Lumpur Malaysia, dll.
Pelatihan Auditor Sistem Manajemen Mutu ISO, OHSAS, HSE, ISM, ISPS,dll juga pernah ia ikuti. Untuk pendidikan, pelatihan dan kegiatan profesi Isradi telah mengunjungi sejumlah negara diantaranya Singapura, Malaysia, Thailand, Papua Nuginie, Vietnam, Brunei, Jepang, Swedia, Jerman, Perancis, Norwegia, Denmark, China, Australia, Turki, Swiss, Belanda, dll.
Isradi juga dikenal sebagai ahli K3 dan Auditor Sistem Manajemen di Singapura, Malaysia, Thailand, Papua Nuginie, dll. Ia tampil sebagai Narasumber di sejumlah Forum Internasional, menjalin kerjasama dan berpengalaman melakukan aktivitas selaku Safety Engineer di sejumlah negara.
Selain itu, Isradi juga merupakan Koordinator Kalimantan University Consortium (KUC), aktif mempromosikan IKN di sejumlah negara termasuk memfasilitasi Peneliti dari Belanda, Jerman, Australia, dll. Ia memiliki kemampuan Bahasa Inggris, Jerman, Perancis dan Jepang, serta alumni University Pierre Mendez France de Grenoble Perancis.
Selain itu, Isradi juga menjabat Deputi Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII) 2024-2027.












