Satu Tahun Kepemimpinan Herman Deru-Cik Ujang di Sumsel, Sejauh Mana Visi Terwujud?

Kepemimpinan Herman Deru-Cik Ujang di Sumatera Selatan: Satu Tahun Membangun Masa Depan

Satu tahun kepemimpinan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru bersama Wakil Gubernur Cik Ujang telah membawa berbagai perubahan signifikan di provinsi ini. Dengan visi “SUMSEL MAJU TERUS UNTUK SEMUA”, pasangan yang dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 lalu, kini sedang mengevaluasi capaian dan tantangan dalam menjalankan program kerja mereka.

Visi dan Misi yang Jelas

Visi utama dari pasangan Herman Deru-Cik Ujang adalah untuk menciptakan masyarakat Sumsel yang berkualitas, sehat, cerdas, inovatif, produktif, berakhlak, berkeadilan, dan berkeadaban. Untuk mewujudkan hal tersebut, terdapat tujuh misi utama yang menjadi pedoman pemerintah daerah:

  1. Mewujudkan masyarakat Sumsel yang berkualitas melalui peningkatan pendidikan, kesehatan, dan pengembangan sumber daya manusia.
  2. Meningkatkan ketahanan ekonomi dengan basis sumber daya lokal dan berkelanjutan.
  3. Membangun keterkaitan antara ketahanan pangan, energi, dan air sebagai respons terhadap perubahan iklim.
  4. Memperkuat infrastruktur dan layanan dasar yang ramah lingkungan.
  5. Meningkatkan kesempatan berusaha dan lapangan kerja serta perlindungan sosial.
  6. Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik berbasis digital.
  7. Mewujudkan kehidupan beragama, seni, dan budaya yang toleran dan berorientasi kearifan lokal.

Capaian Pemerintahan

Dalam satu tahun terakhir, pemerintah Provinsi Sumsel berhasil mencatatkan beberapa pencapaian penting. Salah satunya adalah penurunan angka kemiskinan hingga menyentuh satu digit, yaitu 9,85 persen. Ini merupakan capaian bersejarah karena sebelumnya, angka kemiskinan berada di atas 10 persen.

Selain itu, pertumbuhan ekonomi Sumsel pada 2025 mencapai 5,35 persen, melampaui pertumbuhan nasional yang hanya 5,11 persen. PDRB per kapita juga meningkat dari target Rp 80,77 juta menjadi Rp 81,50 juta. Indeks Modal Manusia (IPM) juga naik menjadi 74,76, sementara gini ratio turun menjadi 0,298.

Tidak hanya itu, indeks kualitas lingkungan hidup (IKLH) Daerah mencapai 75,15, jauh melampaui target 68,19. Di sisi lain, tingkat pengangguran terbuka juga turun menjadi 3,59 persen dari 3,86 persen pada 2024.

Pembangunan Infrastruktur dan Pelayanan Dasar

Kemantapan jalan provinsi terjaga di level 91,71 persen, sementara indeks ketahanan pangan mencapai 79,31. Rasio elektrifikasi pun hampir sempurna, yaitu 99,99 persen. Dalam hal tata kelola pemerintahan, Indeks Reformasi Birokrasi (IRB) mencapai 78,1, dan opini WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tetap dipertahankan.

Stabilitas sosial juga tetap terjaga, dengan Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) mencapai 82,71 dan Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) sebesar 79,88.

Tantangan Fiskal dan Langkah Penyelamatan

Meski ada banyak capaian positif, pemerintah daerah menghadapi tantangan fiskal. APBD diperkirakan mengalami defisit hingga akhir 2026, sehingga perlu dilakukan penajaman prioritas program. DPRD sedang membentuk tim optimalisasi pendapatan daerah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Salah satu fokus utama adalah peningkatan kepatuhan pajak kendaraan bermotor (PKB). Dari sekitar 4 juta kendaraan terdaftar, hanya 1 juta yang membayar pajak. Target kepatuhan dinaikkan dari 25 persen menjadi 50 persen. Evaluasi menunjukkan bahwa kendaraan roda empat memiliki tingkat kepatuhan lebih rendah dibandingkan roda dua.

Selain PKB, optimalisasi juga akan dilakukan melalui retribusi daerah dan sumber pendapatan lainnya. Opsi pinjam ke bank daerah juga sedang dipertimbangkan, meskipun direncanakan tidak dilakukan pada 2026, melainkan 2027.

Kesimpulan

Dengan berbagai capaian yang telah diraih, satu tahun kepemimpinan Herman Deru-Cik Ujang dinilai menunjukkan kinerja yang solid. Meski tantangan fiskal tetap menjadi perhatian utama, pemerintah daerah terus berupaya mempertahankan momentum pembangunan yang telah dimulai. Dengan visi dan misi yang jelas, serta komitmen untuk membangun Sumsel yang lebih maju dan adil, pasangan ini diharapkan dapat terus memberikan dampak positif bagi masyarakat Sumatera Selatan.


Exit mobile version