Pengalaman Anya Geraldine Saat Merasakan Firasat Sebelum Kabar Duka
Anya Geraldine, seorang aktris ternama di Indonesia, membagikan cerita yang sangat emosional mengenai momen sebelum ia mengetahui kabar duka meninggalnya Vidi Aldiano. Cerita ini membuat banyak orang terkesan dengan perasaan dan kepekaannya terhadap hal-hal yang tidak terduga.
Dalam sebuah unggahan di Instagram Story-nya, Anya menceritakan pengalamannya saat sedang berada di dalam pesawat yang membawanya dari Singapura menuju Jakarta. Ia mengaku merasakan sesuatu yang aneh, bahkan sebelum mendengar kabar duka tersebut. Biasanya, Anya jarang menangis di tempat umum, namun kali ini ia justru merasakan air mata mengalir tanpa bisa dihentikan.
Pada unggahan pertamanya, Anya menunjukkan pemandangan langit yang diambil dari jendela pesawat. Unggahan ini disertai dengan pesan emosional yang menyentuh hati. Ia menulis:
“Felt an unexplainable heaviness today, as my heart slowly accepts that one of the purest souls, my dearest best friend.. has departed from this world.”
“My deepest condolences to all who loved him. May you find strength in this painful moment,” tulis Anya.
Ia juga menyampaikan doa untuk Vidi Aldiano, yang dikenal sebagai “Duta Persahabatan”. Anya menulis:
“You will always be remembered with love, and my prayers will forever be with you. I love you forever and always.”
Tangisan yang Tidak Terduga
Anya mengungkapkan bahwa ia merasa bingung karena biasanya ia bisa menahan air mata jika sedih. Namun, pada hari itu, ia tiba-tiba menangis tanpa alasan yang jelas. Ia menulis:
“Jujur aku bingung tadi di pesawat kenapa ada rasa aneh yang walaupun biasanya kalau aku sedih pun aku paling jago nahan dan aku ga biasa nangis di public places.”
“Ia menambahkan tangisan tersebut terjadi bahkan sebelum dirinya menerima kabar duka.”
“Tapi anehnya tadi tiba-tiba air mata aku jatoh. kenapa? ngga tau.. ini semua sebelum aku dapet kabar,” tulis Anya.
Setelah pesawat mendarat di Jakarta, Anya baru mengetahui kabar duka tentang kematian Vidi Aldiano. Hal ini membuatnya semakin merasakan kehilangan yang mendalam.
Kenangan Bersama Vidi Aldiano
Anya Geraldine mengatakan bahwa ia sering berkomunikasi dengan Vidi Aldiano, terutama di akhir masa hidupnya. Ia mengaku kerap berbincang dengan Vidi, bahkan sering menelepon untuk menceritakan berbagai hal yang ia alami.
“Detik-detik terakhir sih aku curhat-curhat banyak sama Vidi,” kata Anya Geraldine di rumah duka kawasan Cipete Jakarta Selatan, Sabtu (7/3/2026).
“Maksudnya aku sering banget teleponan juga, dia selalu dengar apa pun ceritaku,” sambungnya.
Menurut Anya, Vidi selalu menjadi sosok yang mau mendengarkan cerita orang lain dengan penuh perhatian, meski sebenarnya ia sendiri tengah menghadapi banyak persoalan dalam hidupnya.
“Walaupun mungkin kadang hidupnya pasti lebih berat, masalah beban pikirannya pasti lebih berat daripada aku, tapi dia adalah salah satu sosok support system aku nomor satu,” ujar Anya.
Anya juga sempat berada di dalam rumah duka bersama keluarga dan kerabat dekat Vidi. Ia menggambarkan suasana di dalam rumah duka berlangsung dengan penuh ketabahan, meski air mata tak dapat dibendung.
“Jadi tadi di dalam alhamdulillah semuanya kondusif dan juga banyak teman-teman dari keluarga juga yang semuanya alhamdulillah ternyata kuat,” tuturnya.
“Pastinya banyak air mata yang tadi sudah turun di dalam gitu ya, tapi alhamdulillah aku lihat semuanya sepertinya kuat,” kata Anya.
Enam Tahun Berjuang Melawan Kanker
Vidi Aldiano diketahui mengidap sakit kanker ginjal. Ia telah berjuang selama enam tahun melawan penyakit yang dideritanya. Melalui unggahan Instagram pribadinya kala itu, Vidi menyebut penyakitnya sebagai hadiah dari Tuhan.
Pemilik nama lengkap Oxavia Aldiano itu mengaku banyak perubahan yang ia alami. “Hari ini tepat 6 tahun saya berkenalan dengan hadiah Tuhan berupa Kanker. Banyak perubahan sejak hari itu. Banyak prioritas berubah. Mindset shifted,” tulis Vidi, dikutip dari Instagram @vidialdiano, Senin (15/12/2025).
Enam tahun mengidap kanker, Vidi Aldiano mengaku lebih mensyukuri hal-hal yang sebelumnya tak ia sadari dan menjadikan hal itu sebagai hikmah dalam kehidupan.
Rencananya jenazah Vidi Aldiano dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan pada Minggu (8/3/2026) pukul 09.00 WIB.












