Libur Lebaran 2025 di Solo: 5 Kuliner Legendaris yang Harus Dicoba

Wisata Kuliner Solo yang Harus Dicoba Saat Libur Lebaran

Libur Lebaran 2026 bisa menjadi kesempatan istimewa bagi para pemudik untuk menjelajahi wisata kuliner khas Kota Solo, Jawa Tengah. Di sini, Tribuners akan menemukan berbagai hidangan lezat yang tidak hanya menggugah selera tetapi juga memiliki sejarah dan keunikan tersendiri. Berikut beberapa rekomendasi kuliner yang patut dicoba bersama keluarga.

1. Selat Solo



Selat Solo adalah kudapan berkuah dengan rasa manis, asam, dan gurih yang memiliki aroma rempah ringan. Kuahnya berwarna kecoklatan dan terbuat dari kecap. Makanan ini merupakan warisan kependudukan Belanda yang memadukan bistik dan salad. Nama “selat” berasal dari kata “slachtje” yang artinya salad atau hasil penyembelihan daging. Awalnya, selat solo dibuat karena pihak Belanda ingin makanan berbahan daging saat membuat benteng Vastenburg. Namun, raja lebih terbiasa dengan makanan dari sayur. Akhirnya, selat solo dibuat dengan modifikasi daging goreng yang dicampur dengan kentang, buncis, wortel, timun, telur, dan selada. Sekarang, selat solo bisa disajikan hangat. Beberapa tempat rekomendasi untuk mencoba selat solo antara lain Selat Vien’s, Selat Tenda Biru, dan Selat Mbak Lies.

2. Timlo Solo



Timlo Solo adalah sup ayam bening yang biasanya disajikan dengan nasi dan sambal kecap. Asalnya dari makanan Tionghoa bernama “kimlo”. Kini, istilahnya berubah menjadi “timlo”. Isian timlo meliputi daging ayam, ati ampela, sosis solo, dadar gulung, bihun, dan telur pindang. Kuahnya encer dan gurih dari kaldu ayam serta bumbu seperti bawang putih, bawang merah, garam, merica, dan sedikit gula. Timlo bisa dinikmati dengan nasi dicampur atau dipisah. Tempat rekomendasi untuk mencoba timlo enak di Solo antara lain Timlo Sastro dan Timlo Maestro.

3. Sosis Solo

Sosis Solo tidak seperti sosis daging biasa. Camilan ini berbentuk seperti risol dan terbuat dari daging sapi giling yang digulung dengan telur dadar tipis. Sosis Solo merupakan hasil akulturasi dari seni dapur Solo dan Eropa. Bumbunya menggunakan bawang putih, merica, dan pala. Camilan ini bisa ditemui di pasar maupun sebagai pelengkap di warung soto dan restoran. Beberapa tempat rekomendasi untuk mencoba sosis Solo antara lain Sosis Gajahan, Sosis Pojok Beteng, dan Sosis Yu Ndibel.

4. Serabi Notosuman



Serabi Notosuman pertama kali berdiri sejak tahun 1923 dan masih populer hingga saat ini. Meskipun nama jalan Notosuman telah berganti menjadi Jalan Moh. Yamin, kelezatannya tetap terjaga. Berbeda dengan serabi pada umumnya yang disajikan dengan kuah santan, Serabi Notosuman bisa dimakan langsung tanpa perlu tambahan kuah. Rasa gurih dan manis dari campuran tepung beras, gula pasir, santan, pandan, dan air. Ada dua varian rasa, yaitu original dan coklat. Serabi ini dimasak dalam wajan khusus selama 3 menit dan cara masaknya mirip dengan martabak manis.

5. Es Dawet Telasih



Es Dawet Telasih adalah minuman legendaris di Kota Solo yang bisa dinikmati di Pasar Gede. Minuman ini unik karena menggunakan tanaman selasih sebagai bahan campuran. Selasih berbentuk bintik-bintik hitam yang melayang di permukaan air santan. Selain itu, es dawet telasih juga menggunakan bubur sumsum dan bubur mutiara. Perpaduan rasa gurih dan manis ini memberikan sensasi istimewa. Salah satu tempat terkenal untuk mencoba es dawet telasih adalah Es Dawet Telasih Bu Dermi di dalam Pasar Gede Solo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *