Daerah  

Pemantauan Arus Balik Lebaran 2026: Aktivitas Penyeberangan di Bakauheni dan Gilimanuk Masih Terkendali

Kondisi Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni dan Gilimanuk

Menjelang puncak arus balik, aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, terpantau ramai lancar pada Senin (23/3/2026) pukul 07.21 WIB. Di area Kabupaten Lampung Selatan, pelabuhan ini mulai dipadati oleh kendaraan sejak pagi hari. Pelabuhan yang menghubungkan Pulau Sumatera dengan Pulau Jawa melalui Selat Sunda tersebut tampak ramai dengan mobil pribadi, bus, dan truk logistik yang bergerak secara bertahap menuju dermaga.

Berdasarkan pantauan video dari kanal YouTube Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Lampung, situasi lalu lintas di dalam kawasan pelabuhan masih terbilang lancar dan terkendali meskipun terjadi peningkatan volume kendaraan. Cuaca di sekitar pelabuhan juga terlihat berawan tebal.

ASDP Indonesia Ferry telah menyiapkan strategi untuk mengantisipasi lonjakan arus balik Lebaran 2026. Salah satu kebijakan utama adalah penerapan tarif tunggal (single tariff) di Pelabuhan Bakauheni. General Manager ASDP Bakauheni, Partogi Tamba menjelaskan bahwa kebijakan ini akan berlaku dari tanggal 23 hingga 29 April 2026. Tujuan dari kebijakan ini adalah agar tidak ada perbedaan tarif antara layanan eksekutif dan reguler, namun tetap memberikan pelayanan maksimal.

“Harapan kami melalui skema ini, kepadatan kendaraan di dermaga tertentu dapat dikurangi serta arus lalu lintas lebih merata,” ujar Partogi. Dengan pengoperasian tujuh dermaga di Bakauheni, ASDP optimistis arus balik tahun ini akan berlangsung lebih tertib, aman, dan lancar.

Tren kenaikan penumpang sejak H-10 menjadi indikator positif bahwa pola mudik masyarakat semakin bergeser ke periode yang lebih panjang, sehingga mampu mengurangi kepadatan ekstrem pada hari puncak.

Kondisi di Pelabuhan Gilimanuk

Sementara itu, kendaraan juga mulai memadati Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali pada Senin (23/3/2026). Berdasarkan pantauan dari video update suasana pelabuhan Gilimanuk yang diunggah di kanal YouTube Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Gilimanuk pukul 07.45 WITA, tampak kendaraan seperti mobil pribadi, bus, dan truk logistik yang akan menyeberang menuju Pelabuhan Ketapang, Jawa Timur, bergerak normal dan lancar.

Meski belum mengalami kenaikan signifikan, Polres Jembrana telah menyiagakan 270 personel untuk pengamanan arus balik Lebaran 2026. Setiap kendaraan yang memasuki Pelabuhan Gilimanuk akan diperiksa satu per satu secara ketat oleh petugas di Pos 2. Tidak hanya penumpang, kendaraan beserta barang bawaan juga turut menjalani pemeriksaan.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi terhadap kemungkinan masuknya bahan peledak, senjata tajam, maupun narkotika yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di Bali. Petugas yang dipimpin Perwira Pengendali (Padal) AKP I Putu Suparta memfokuskan pemeriksaan pada orang, kendaraan, serta barang bawaan.

Prediksi Puncak Arus Balik

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A Purwantono menyatakan, pihaknya memprediksi arus balik Lebaran 2026 akan terjadi pada Selasa (24/3/2026) mendatang. Oleh sebab itu, Jasa Marga mengingatkan kepada pengguna jalan agar merencanakan waktu perjalanan mereka.

”Menjelang periode arus balik, kami mohon kerja sama pengguna jalan untuk dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik lagi dengan menghindari waktu puncak arus balik yang diprediksi jatuh pada Selasa, 24 Maret 2026,” jelas dia dalam keterangan resmi.

Data Penyeberangan Selama Mudik Lebaran

Berdasarkan data Posko Merak total penumpang yang menyeberang selama periode mudik Lebaran mencapai 898.864 orang, yang terdiri dari pejalan kaki dan dalam kendaraan. Adapun jumlah kendaraan mencapai 239.608 unit, meningkat 6,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *