Niat makan bersama berujung duka, bocah 7 tahun tewas tenggelam di Danau Singkarak

Kronologi Kecelakaan Bocah 7 Tahun yang Tenggelam di Danau Singkarak

Seorang bocah berusia 7 tahun dilaporkan tenggelam di Danau Singkarak saat sedang liburan bersama keluarga. Kejadian tersebut terjadi di daerah Tangah XX, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (23/3/2026) sekira pukul 17:00 WIB.

Awal Kejadian dan Lokasi Tempat Kejadian

Korban diketahui berasal dari Paninjauan, Padang Panjang. Saat itu, keluarga korban sedang berwisata ke Danau Singkarak dan melakukan makan bersama di tepi danau. Pada saat itu, salah satu anak diminta untuk mencuci tangan sebelum makan. Dua dari tiga anak kembali ke tempat makan, namun satu anak justru memilih untuk bermain di air dan akhirnya tenggelam.

Lokasi kejadian merupakan bekas galian C dengan kedalaman sekitar 20 meter dan langsung curam dari tepi danau. Hal ini membuat lokasi tersebut tidak aman untuk berenang atau bermain di dekatnya.

Penyelamatan dan Pencarian

Setelah mendapatkan informasi tentang kejadian tersebut, Ketua Pemuda Jorong Tangah XX, Erwin, langsung menanyakan kepada keluarga korban. Mereka membenarkan bahwa adik mereka tenggelam di Danau Singkarak. Saat itu, saudara korban juga melihat kejadian secara langsung.

Pencarian awal dilakukan oleh warga sekitar dan keluarga korban, tetapi tidak berhasil menemukan korban. Akhirnya, Tim SAR dihubungi untuk membantu pencarian. Petugas melakukan penyelaman ke dalam danau dan mengitari lokasi kejadian. Namun, karena kedalaman dan kondisi danau yang curam, proses pencarian menjadi sangat sulit.

Kondisi danau yang Berbahaya

Dalam pernyataannya, Erwin menjelaskan bahwa danau tersebut memiliki kedalaman sekitar 20 meter dan langsung curam dari tepinya. Selain itu, di sekitar danau juga terdapat material batu dan kayu yang masuk ke dalamnya akibat banjir bandang atau galodo. Hal ini memperparah kondisi danau dan membuat proses penyelaman lebih berisiko.

Petugas penyelam mengalami cedera pada hidung akibat tergores oleh kayu atau batu yang ada di dasar danau. Meskipun begitu, Tim SAR terus berupaya mencari korban hingga sore hari.

Penemuan Korban dalam Kondisi Meninggal Dunia

Akhirnya, korban ditemukan pada pukul 17:00 WIB dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan di dasar Danau Singkarak, tidak jauh dari titik awal tenggelam. Erwin menyebutkan bahwa korban bernama Fauzan, warga Simpang Gunung, Kota Padang Panjang.

Menurutnya, korban tidak mengapung dan petugas penyelam menemukannya dalam kondisi meninggal dunia. Saat ditemukan, korban hanya mengenakan celana dalam, yang memperkuat dugaan bahwa ia berniat untuk berenang.

Penyesalan dan Imbauan

Erwin mengaku tidak berada di lokasi saat kejadian dan tidak bisa memberikan imbauan kepada pengunjung. Namun, ia menegaskan bahwa warga sekitar sudah mengetahui bahwa lokasi tersebut tidak diperuntukkan untuk berenang atau mandi-mandi.

Ia menyesali kejadian tersebut dan berharap kejadian serupa tidak terulang lagi. Ia juga berharap agar masyarakat lebih waspada dan mematuhi aturan yang berlaku di lokasi wisata.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah upaya pencarian yang dilakukan selama beberapa jam. Petugas langsung menggotong korban ke tepi danau, sementara masyarakat ramai menyaksikan kejadian tersebut.

Exit mobile version