Sopir Ojol Dikeroyok Delapan Begal di Medan Denai, Motor Baru Raib

Aksi Pemebagalan di Medan Denai Menggemparkan Warga

Di tengah kota Medan, aksi kejahatan jalanan masih sering terjadi. Tidak hanya mengancam keselamatan warga, tindakan ini juga membuat masyarakat merasa tidak aman. Baru-baru ini, sebuah peristiwa pemebagalan kembali terjadi di kawasan Kecamatan Medan Denai, yang viral setelah terekam oleh CCTV.

Peristiwa tersebut menimpa seorang pria yang berprofesi sebagai pengemudi Ojek Online (Ojol). Aksi pembegalan ini terjadi di Jalan Industri, Kecamatan Medan Denai, pada dini hari tanggal 8 April 2026, sekitar pukul 02.07 WIB. Informasi tentang kejadian ini diungkapkan oleh Soraya, Kepala Lingkungan (Kapling) 3 Tegal Sari Mandala 1, Kecamatan Medan Denai.

Soraya menjelaskan bahwa kejadian ini dilaporkan oleh warganya pada sore hari. “Jadi, kemarin warga saya melaporkan kepada saya. Kejadian itu kan jam 02:07 WIB, dan dilaporkan sama saya itu di sore hari,” ujarnya.

Menurut informasi yang didapat dari warga, korban baru saja pulang setelah membeli makanan di kawasan Jalan Wahidin. Saat hendak kembali ke rumah, korban langsung dikepung oleh sejumlah orang. Dalam video yang beredar, terlihat bahwa korban dikepung oleh delapan orang yang mengendarai empat sepeda motor.

Dalam situasi yang sepi, para pelaku langsung mengacungkan benda mirip senjata tajam ke arah korban. Bahkan, korban sempat didorong untuk turun dari sepeda motornya. Setelah turun dari sepeda motornya yang telah terjatuh, para pelaku langsung membawa kabur sepeda motor milik korban dan meninggalkan korban di lokasi kejadian.

Soraya menjelaskan bahwa korban awalnya masuk ke arah rel kereta api dari Jalan Wahidin. Namun, dia tidak menyadari bahwa dirinya sedang dipepet. “Pas dia mau masuk ke Jalan Industri, baru dia di situ dibegal,” katanya.

Berdasarkan penuturan korban, Soraya mengaku bahwa sepeda motor yang hilang itu baru saja dibeli beberapa minggu lalu. Sepeda motor jenis matic ini digunakan korban dalam bekerja sebagai Ojol. “Setahu saya, warga saya itu berprofesi sebagai Grab online. Dia ditodong senjata atau apa, yang dibawa begal itu,” ujarnya.

Terkait apakah di kawasan tersebut sering terjadi aksi kejahatan jalanan, Soraya menjelaskan bahwa ada beberapa kali gerombolan yang melintas. Namun, sebelumnya pelaku yang didominasi oleh remaja tanggung, diduga sebagai geng motor, hanya melintas.

“Saya dengar dari warga, katanya mungkin itu geng motor, yang lewat gitu. Cuma jaga malam itu kan ada berapa titik, mereka bilang sering ada begal di daerah Jalan Industri. Ya, bilang gitu sama saya,” tambahnya.

Sejauh ini, akibat dari peristiwa pembegalan ini, korban sudah membuat laporan ke Polsek Medan Area. Kanit Reskrim Polsek Medan Area Iptu Khairul Fajri Lubis membenarkan jika korban telah membuat laporan. “Benar (sudah lapor), masih kita lakukan proses penyelidikan,” pungkas Fajri.


Exit mobile version