Arema FC Tampil Pincang Saat Hadapi Malut United
Arema FC akan menghadapi Malut United dalam laga lanjutan pekan 26 kompetisi Super League 2025-2026 yang akan berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Jumat (3/4/2026). Namun, tim asuhan Marcos Santos ini tampil pincang karena enam pemain utama absen. Diantaranya adalah dua penyerang asing andalan, Dalberto dan Joel Vinicius.
Kehilangan dua striker tersebut membuat pelatih Arema FC harus mencari solusi untuk mengisi posisi di lini depan. Beberapa penyerang lokal seperti Dedik Setiawan, Dimas Aryaguna, Rezza Fachrezi, Gustavo Franca, Gabriel Silva, Salim Akbar Tuharea, dan Dendi Santoso menjadi opsi yang mungkin digunakan oleh Marcos Santos.
Opsi Penyerang Lokal untuk Menggantikan Dalberto dan Joel Vinicius
Dedik Setiawan seringkali dipasang sebagai ujung tombak sejak awal musim ini. Meskipun ia pernah menggantikan peran Dalberto yang pulang ke Brazil, namun performanya belum memuaskan. Dari 10 pertandingannya, Dedik belum mampu mencetak gol. Di usianya yang sudah mendekati kepala tiga, ia seringkali menjadi penghangat bangku cadangan.
Namun, Marcos Santos telah memberikan isyarat bahwa ia akan lebih memaksimalkan pemain lokal dalam pertandingan nanti. Kesempatan ini bisa menjadi ajang bagi Dedik Setiawan untuk menunjukkan kemampuannya di depan gawang lawan.
Selain Dedik, Gustavo Franca juga menjadi salah satu opsi yang mungkin digunakan. Sebagai gelandang serang, ia memiliki kemampuan dalam membagi bola dan mencari ruang. Ia juga pernah bermain sebagai winger, sehingga bisa memberikan variasi dalam skema permainan Arema FC.
Di samping itu, Dendi Santoso juga menjadi opsi lain. Meski usianya tidak lagi muda, ia tetap mampu memberikan umpan-umpan kelas atas. Sementara itu, Dwiki Mardiyanto, penyerang muda dengan kecepatan di atas rata-rata, juga bisa menjadi alternatif jika diberi kesempatan tampil.
Kesiapan Tim Arema FC
Marcos Santos mengakui bahwa kehilangan banyak pemain memang menjadi tantangan besar. Namun, ia yakin bahwa dengan optimasi pemain lokal, Arema FC bisa tampil lebih baik. “Kehilangan banyak pemain memang tak mudah bagi kami. Jadi, kami akan mengoptimalkan pemain lokal dan mempersiapkan tim ini lebih baik lagi,” ujar Marcos.
Pertandingan melawan Malut United ini menjadi momen penting bagi Arema FC untuk membuktikan bahwa mereka masih bisa bersaing meskipun tanpa beberapa pemain inti. Dengan strategi yang tepat dan semangat tinggi, Singo Edan berharap bisa meraih kemenangan.










