Sejarah dan Warisan Budaya di Toko Roti Ganep’s Solo
Toko Roti Ganep’s Solo adalah salah satu destinasi yang tidak boleh dilewatkan ketika berkunjung ke Kota Solo, Jawa Tengah. Berdiri sejak tahun 1881, toko ini awalnya didirikan oleh Auw Liek Nio bersama suaminya, Tjan Tiang San. Kini, toko tersebut dikelola oleh generasi keenam, yaitu Laurensia Liona. Lokasinya berada di Jl. Sutan Syahrir 176, Setabelan, Banjarsari, tepat di sebelah timur Pasar Legi. Dengan warna oranye dan ungu yang khas, toko ini menjadi simbol kekinian dan spiritualitas.
Sejarah Panjang dan Filosofi Ganep’s
Sejarah panjang Ganep’s dimulai dari awal abad ke-19. Awalnya, produk andalan toko ini, Roti Kecik, dipasarkan tanpa merek dan dibuat langsung oleh Auw Liek Nio. Baru pada generasi ketiga, logo dan merek Ganep dipatenkan pada tahun 1948. Di bagian luar toko, terdapat Prasasti Ganep yang diberikan oleh GPH Drs. Dipokusumo, putra Raja Kasunanan Surakarta, Sri Susuhunan Pakubuwana XII, pada ulang tahun Ganep’s ke-126, 23 April 2007.
Nama “Ganep” berasal dari bahasa Jawa yang berarti lengkap atau utuh. Julukan ini diberikan oleh Sri Susuhunan Pakubuwono X kepada Auw Liek Nio. Filosofi ini mencerminkan harapan agar keluarga dan bisnisnya selalu sehat serta berkelanjutan.
Roti Kecik: Ikon Kuliner Solo
Roti Kecik menjadi primadona di Ganep’s sejak awal. Terbuat dari beras ketan yang disangrai sebelum digiling, roti ini memiliki tekstur renyah khas yang disebut klethuk-klethuk, aroma harum, dan rasa manis yang ringan. Inovasi terbaru termasuk Roti Kecik Premium dan varian cokelat, terutama saat perayaan seperti Idul Fitri.
Roti Kecik bahkan telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI pada 2021, bersanding dengan kuliner tradisional Solo lainnya, Serabi Notosuman.
Ragam Kue dan Cemilan di Ganep’s
Selain Roti Kecik, pengunjung dapat menemukan berbagai pilihan kue kering, kue basah, roti, hingga cemilan khas Solo, seperti:
- Kue Satru Kacang Hijau, Satru Asam, Kue Garut, Soes Kering
- Kue kering: Kering Benik, Banquet Jahe, Pongge, Semprong Original dan Wijen
- Makanan ringan: Sari Udang, Opak Sayur, Untir-untir, Emping, Rengginang Udang, Paru, Sempe
- Kue vegan dan non-gluten: Vegan Oregano, Vegan Seledri, bolu dari pati umbi garut
- Roti klasik: Roti smeer, roti sisir, roti santan
Toko ini juga mendukung produk UMKM dari berbagai daerah, seperti criping dan klengkam, serta menyediakan tester agar pengunjung bisa mencicipi berbagai produk sebelum membeli.
Harga Roti Kecik Ganep’s
Harga Roti Kecik Ganep, oleh-oleh legendaris khas Solo, bervariasi tergantung ukuran kemasan. Roti kecil kemasan 45 gram-90 gram dijual mulai Rp16.000 – Rp25.000, sedangkan kemasan 250 gram berkisar antara Rp39.000 hingga Rp45.000. Roti kering berbahan dasar tepung ketan ini sering tersedia di berbagai marketplace.
Cara Menikmati Roti Kecik
Roti Kecik bisa dinikmati langsung sebagai camilan atau dicelup ke teh, kopi, atau bahkan susu, layaknya sereal. Sensasi klethuk-klethuk saat digigit memberikan pengalaman nostalgia seperti menikmati roti jadul Eropa.












