Atlet lempar lembing Abdul Hafiz bersyukur dapat bantuan SEA Games 2025 dari Pemprov Sumut

Perhatian Pemerintah Sumut kepada Atlet Berprestasi

Atlet atletik asal Sumatera Utara, Abdul Hafiz, menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang terus diberikan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) kepada para atlet berprestasi. Salah satu bentuk apresiasi tersebut adalah pemberian tali asih bagi atlet yang meraih medali di SEA Games 33 Thailand 2025. Tali asih ini diserahkan langsung oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, di Aula KONI Sumut pada Jumat (10/4/2026).

Pada ajang multi event terbesar di Asia Tenggara tersebut, atlet Sumatera Utara memberikan kontribusi besar bagi kontingen Indonesia dengan mengumpulkan total 30 medali. Rinciannya terdiri dari 5 medali emas, 16 medali perak, dan 9 medali perunggu. Dari jumlah tersebut, Abdul Hafiz menjadi salah satu atlet yang berhasil meraih medali emas dalam cabang olahraga atletik nomor lempar lembing.

Hafiz menunjukkan performa luar biasa di partai final dengan mencatatkan lemparan sejauh 72,82 meter, mengungguli rekan senegaranya, Silfanus Ndiken, yang meraih perak dengan lemparan 71,82 meter. Capaian ini tidak hanya membuatnya mendapatkan medali emas, tetapi juga memecahkan rekor nasional sebelumnya yang dipegang oleh Silfanus Ndiken dengan jarak 72,26 meter pada Kejuaraan Nasional PASI.

Prestasi Hafiz semakin lengkap karena ia mampu mempertahankan medali emas yang diraihnya pada edisi SEA Games sebelumnya. Hal ini menunjukkan konsistensinya sebagai salah satu atlet lempar lembing terbaik Indonesia saat ini.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemprov Sumut memberikan tali asih dengan besaran Rp75 juta untuk peraih emas perorangan, Rp45 juta untuk emas beregu, Rp50 juta untuk perak perorangan, Rp40 juta untuk perak beregu, Rp25 juta untuk perunggu perorangan, serta Rp20 juta untuk perunggu beregu. Hafiz mengaku bersyukur atas perhatian tersebut, yang menurutnya menjadi suntikan motivasi bagi para atlet untuk terus berprestasi.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Perhatian dari Pemerintah Sumatera Utara ini luar biasa kepada atlet-atlet. Dengan perhatian ini, kami semakin termotivasi dan semakin semangat untuk berlatih dan berprestasi,” ujar Hafiz.

Meskipun nominal bonus tersebut cukup besar, Hafiz mengatakan bahwa yang terpenting adalah adanya perhatian berkelanjutan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, khususnya dalam menjamin masa depan para atlet berprestasi yang telah memberikan kontribusi besar bagi daerah dan negara.

Saat ini, Hafiz kembali dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan nasional (Pelatnas) sebagai persiapan menuju ajang Asian Games 2026 yang akan digelar di Jepang. Program latihan intensif telah dimulai sejak Februari 2026 di Pengalengan. Dalam waktu dekat, ia juga dijadwalkan mengikuti sejumlah try out ke luar negeri, seperti ke Korea dan Australia, sebelum bertolak ke Jepang.

Hafiz memasang target tinggi dalam ajang tersebut, termasuk memecahkan rekor pribadinya dan membuka peluang tampil di Olimpiade. “Target saya tentu ingin terus meningkatkan catatan lemparan, memecahkan rekor lagi, dan kalau bisa mencapai limit Olimpiade. Itu yang menjadi motivasi saya ke depan,” pungkasnya.

Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menyerahkan tali asih kepada para atlet peraih medali pada ajang SEA Games 2025 Thailand. Ia menyampaikan bahwa kebanggaan Indonesia berasal dari atlet-atlet yang memiliki nilai tawar berbeda. Ia meminta agar atlet ini menjadi start awal untuk mencapai Indonesia Emas 2045.

Menurut Bobby, pada tahun 2045 seluruh sektor diproyeksikan berkembang menjadi industri bernilai ekonomi, baik formal maupun nonformal, termasuk sektor olahraga yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Selain pemberian bonus, Bobby juga menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan bagi para atlet, seperti penyediaan fasilitas yang memadai guna meningkatkan motivasi sekaligus prestasi.

Ketua KONI Sumatera Utara, Hatunggal Siregar, menyebutkan total anggaran tali asih untuk atlet peraih medali SEA Games mencapai Rp1,2 miliar dan telah dipotong pajak. Ia juga mengungkapkan adanya peningkatan jumlah atlet yang dikirim Sumut pada edisi kali ini, yakni sebanyak 35 atlet, dibandingkan tahun 2023 yang hanya mengirim 20 atlet.

Hatunggal berharap para atlet berprestasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi atlet-atlet junior untuk terus meningkatkan capaian di masa mendatang. “Jangan bosan berprestasi. Kita harap dapat terus meningkatkan motivasi agar prestasi juga ikut meningkat,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *