Inter Milan Tepis Isu Simeone, Marotta Percaya Chivu

Inter Milan dan Perombakan Kursi Pelatih

Setelah sukses membawa Atletico Madrid melaju ke semifinal Liga Champions 2025/2026, nama Diego Simeone kembali menjadi perbincangan hangat di dunia sepak bola. Pelatih asal Argentina ini telah memperkuat klub tersebut selama 16 tahun, dan kini mulai muncul rumor bahwa ia bisa meninggalkan Atletico untuk mencari tantangan baru.

Raksasa Serie A, Inter Milan, disebut-sebut sebagai salah satu klub yang tertarik menggaet Simeone. Namun, berbagai isu terkait rencana perombakan kursi pelatih di Giuseppe Meazza masih menjadi bahan spekulasi. Meski begitu, pihak Inter Milan tetap percaya pada Cristian Chivu, pelatih saat ini yang dianggap memiliki potensi besar untuk berkembang.

Kekurangan dan Harapan pada Cristian Chivu

Meskipun Chivu menunjukkan prospek yang menjanjikan, ia masih minim pengalaman dalam melatih tim sebesar Inter Milan. Di musim pertamanya, Nerazzurri menghadapi banyak kesulitan, terutama dalam menghadapi rival-rival berat seperti Juventus, Napoli, dan AC Milan. Dalam dua pertemuan melawan Napoli dan AC Milan, Inter hanya mampu meraih hasil imbang atau kalah.

Di Liga Champions, Inter juga tampil buruk. Sebagai finalis musim lalu, mereka justru tersingkir di fase playoff oleh klub kecil Bodo/Glimt. Hal ini membuat masa depan Chivu semakin dipertanyakan, terlebih karena performa tim yang tidak konsisten.

Kepercayaan Tinggi dari Beppe Marotta

Namun, rumor tentang perubahan pelatih cepat dibantah oleh Presiden Inter Milan, Beppe Marotta. Ia menegaskan bahwa Inter masih percaya pada Cristian Chivu sebagai pelatih utama. Menurutnya, Chivu memenuhi profil yang dicari oleh klub dan menjadi titik acuan besar untuk masa depan Nerazzurri.

“Satu-satunya kekurangan mungkin hanya pengalaman, tapi dia sedang mempelajarinya. Kami puas dengan pilihan ini dan dia membayarnya dengan hasil. Dia adalah salah satu pelatih muda terbaik saat ini,” ujar Marotta.

Chivu, yang saat ini terikat kontrak hingga 2027 dengan gaji 2,5 juta euro per musim, diharapkan bisa terus berkembang. Jika berhasil memastikan gelar Scudetto, Inter siap memberikan kontrak tambahan dua tahun dengan kenaikan gaji hingga dua kali lipat, yaitu sekitar 4–5 juta euro per tahun.

Rumor tentang Diego Simeone Hanya Mimpi

Rumor tentang kemungkinan kedatangan Simeone bermula dari beberapa media yang menyatakan bahwa Inter sedang menjajaki opsi ini. Alasan utamanya adalah hubungan Simeone dengan Inter pada masa lalu, ketika ia pernah membela klub tersebut antara 1997–1999.

Namun, faktanya, gaji tinggi yang dimiliki Simeone menjadi penghalang besar bagi Inter. Ia mendapatkan upah senilai 26 juta euro per musim di Atletico Madrid, dengan total paket gaji (termasuk bonus) bisa mencapai 27–34 juta euro.

Angka tersebut sangat sulit dipenuhi oleh Inter, yang anti terhadap pengeluaran besar-besaran untuk seorang pelatih. Meskipun Simeone bisa saja mengorbankan nilai gajinya, hal itu sangat tidak realistis mengingat prestasi dan pengalamannya bersama Atletico.

Fokus pada Scudetto dan Coppa Italia

Kini, Inter hanya perlu menepis jauh-jauh rumor tentang Simeone, demi tetap fokus pada target utama: Scudetto dan Coppa Italia. Dua trofi ini akan menjadi bukti nyata bagi Chivu jika ingin bertahan dan langgeng bersama klub.

Dengan kepercayaan dari manajemen dan komitmen dari pemain, Inter berharap bisa bangkit dan kembali menunjukkan performa terbaiknya di musim ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *