Salman Borneo, Pengisi Suara SpongeBob dari Subang, Meninggal Dunia di Usia 55 Tahun

Kehilangan Besar di Dunia Dubbing Indonesia

Salman Borneo, seorang dubber ternama asal Subang, meninggal dunia pada usia 55 tahun. Ia dikenal sebagai pengisi suara untuk berbagai karakter animasi dan film yang tayang di stasiun televisi Indonesia. Kepopulerannya tidak terlihat dari wajahnya, namun dari suaranya yang khas dan menghiasi berbagai tayangan animasi.

Riwayat Kesehatan dan Proses Pengobatan

Salman Borneo, yang memiliki nama asli Salman Pranata, meninggal karena sakit. Sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir, ia menjalani perawatan intensif di Ruang ICU Rumah Sakit Pamanukan Medical Centre (PMC) Subang selama tiga hari. Nuraeni, istri almarhum, menceritakan bahwa suaminya masuk ICU pada Sabtu (11/4/2026) dengan diagnosis jantung. Ia memiliki riwayat penyakit lambung yang akhirnya berkembang menjadi komplikasi hingga harus dirawat di ICU.

“Suami saya meninggal pada hari Rabu (14/4), setelah menjalani perawatan selama tiga hari,” ujarnya saat ditemui PR Subang di kediamannya, Desa Bojongjaya, Kecamatan Pusakajaya, Kabupaten Subang, pada Sabtu (18/4/2026) sore.

Nuraeni menyebutkan bahwa keluarga dan rekan-rekan sesama dubber sangat kehilangan dan tak menyangka kepergian Salman begitu cepat. Almarhum meninggalkan seorang istri dan empat anak laki-laki. Banyak rekan sesama dubber juga memberikan ucapan belasungkawa melalui telepon, meskipun tidak bisa datang langsung ke Subang karena kesibukan masing-masing.

Perjalanan Karier yang Menjanjikan

Sebelum dikenal sebagai dubber, Salman Borneo memulai kiprahnya dengan menulis kisah-kisah drama audio. Pada era 2000-an, ia mulai aktif sebagai pengisi suara dalam berbagai proyek anime. Kariernya semakin melejit ketika ia digandeng untuk mengisi suara dalam proyek-proyek lain, termasuk film.

“Almarhum hanya lulusan SMEA di Pontianak, lalu merantau ke Jakarta sekitar tahun 1990-an. Pada tahun 1995, ia sudah menjadi dubber di Sanggar Pratiwi Jakarta. Pekerjaan dubber tersebut bukan pekerjaan tetap, hanya freelance saat rumah produksi membutuhkan untuk dubbing film, selalu menghubungi suami saya,” jelas Nuraeni.

Menurut Nuraeni, Salman belajar dubber secara otodidak hingga akhirnya bisa menirukan beberapa karakter suara baik untuk film kartun, film kolosal, maupun drama seperti film India hingga Amerika Latin.

Karakter Suara yang Menghiasi Hati Penonton

Selama kariernya, Salman Borneo dikenal sebagai pengisi suara untuk berbagai karakter animasi yang tayang di televisi Indonesia. Beberapa di antaranya adalah Plankton dari SpongeBob Squarepants, Giant dari Doraemon, serta Sokka dari Avatar: The Last Airbender. Selain itu, ia juga pernah menjadi pengisi suara untuk karakter utama dalam Detective Conan, Big Hero 6, Home Alone, hingga Squid Game.

Perannya di SpongeBob Squarepants merupakan salah satu yang paling besar dan paling banyak. Suaranya dinilai melekat dan akrab di telinga penonton, khususnya bagi penggemar tayangan animasi.

Namun, sosok Salman Borneo tidak dikenal oleh masyarakat luas, bahkan di Subang sendiri tidak ada yang mengenal profesi almarhum. “Suami saya orangnya tak mau pamer atau dikenal, bahkan difoto juga gak pernah mau. Orangnya pendiam banget, kalau ada di rumah juga jarang keluar rumah,” ungkap Nuraeni.

Duka yang Mendalam dan Doa untuk Almarhum

Meski sosok Salman tidak dikenal publik, karakter suara yang ia bawakan telah mengisi hati masyarakat Indonesia. Kepergiannya meninggalkan kesan mendalam di hati keluarga dan masyarakat.

“Saya baca di komentar-komentar media sosial banyak yang berkesan dengan karakter suara suami saya. Alhamdulillah banyak doa juga mengalir untuk suami saya,” pungkas Nuraeni.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *