Pemimpin Perusahaan Terra Drone Ditetapkan sebagai Tersangka Usai Kebakaran Hebat
Michael Wishnu Wardhana, seorang pemimpin perusahaan Terra Drone Indonesia, kini ditetapkan sebagai tersangka setelah gedung perusahaan yang ditempatinya mengalami kebakaran hebat. Insiden tersebut terjadi pada Selasa (9/12/2025) di Gedung Terra Drone yang berlokasi di Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat. Kebakaran ini menewaskan sebanyak 22 orang, termasuk satu korban ibu hamil dengan usia kandungan tujuh bulan.
Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat AKBP Roby Saputra menyatakan bahwa Michael Wishnu Wardhana telah ditangkap oleh pihak kepolisian pada Rabu (10/12/2025) malam. Penangkapan dilakukan setelah penyidik melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan mempelajari kronologi kejadian. Saat ini, Michael sedang menjalani pemeriksaan lanjutan oleh polisi.
Pemilik gedung yang menjadi tempat operasional PT Terra Drone Indonesia juga akan diperiksa dalam waktu dekat. Hal ini dilakukan untuk memastikan apakah ada indikasi kelalaian atau kesalahan dari pihak pemilik gedung dalam mencegah kebakaran.
Profil Michael Wishnu Wardhana
Michael Wishnu Wardhana adalah lulusan Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara, Jurusan Teknik Dirgantara, Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2001. Ia menjabat posisi Direktur & C-Level di Terra Drone Indonesia. Sebagai pemimpin perusahaan, Michael sering diundang sebagai pembicara dalam berbagai acara teknologi dan inovasi.
Beberapa kali ia tampil sebagai narasumber dalam acara seperti CSR Award 2019 di Bali, Foreng 10 dengan tema “Future Solution for Lifecycle Construction” di Telkom Landmark Tower, serta Malaysia Drone Tech Festival 2020. Michael juga pernah menjadi pembicara dalam Forum Engineering 2020 dengan topik “Drone and Smart Cities”, dan hadir dalam Aeroscape Innovation Summit (AIS) 2023 bersama 12 pakar lainnya.
Selain itu, Michael pernah terlibat dalam proyek desain Micro Drone Beroda untuk Ruang Terbatas “Zeke01” bersama beberapa nama lainnya. Proyek ini mencerminkan komitmennya dalam pengembangan teknologi drone di Indonesia.
Kronologi Kebakaran dan Korban yang Tewas
Kebakaran di Gedung Terra Drone mulai diketahui pada pukul 12.43 WIB. Tim Damkar kemudian meluncur ke lokasi kejadian dan memadamkan api pada pukul 12.50 WIB. Setelah sekitar 1 jam, api berhasil dipadamkan dan dilakukan pendinginan di lokasi kejadian.
Polres Metro Jakarta Pusat mengonfirmasi jumlah total korban meninggal sebanyak 22 orang. Dari jumlah tersebut, 7 orang adalah laki-laki dan 15 orang perempuan. Rata-rata korban meninggal ditemukan di lantai 3, 4, dan 5, karena tidak semua karyawan dapat menyelamatkan diri dari lantai atas.
Menurut Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, penyebab kematian para korban adalah akibat kekurangan oksigen. Asap yang menyebar cepat membuat banyak korban lemas dan akhirnya meninggal.
Selain korban tewas, dua petugas damkar mengalami luka ringan saat penanganan kebakaran. Sementara itu, Kapolsek Kemayoran Kompol Agung Adriansyah mengalami luka berat di tangan ketika meninjau lokasi kebakaran.
Daftar Nama-Nama Korban Tewas
Berikut adalah daftar nama-nama korban yang meninggal dunia dalam kebakaran tersebut:
- Ninda
- Pariyem
- Novia (hamil)
- Nisa
- Nazelia
- Risda
- Asy-Syifa
- Della
- Siti
- Emelia
- Vina
- Chandra
- Tasya
- Chintia
- Rosdiana
- Apriana
- Ariel
- Yoga
- Sendi
- Raihan
- Ihsanul Mirza
- Belum Terindentifikasi












