JAKARTA,
Pemerintah Indonesia melakukan standardisasi nama-nama geografis global dengan memperbarui daftar nama negara dunia dalam bahasa Indonesia. Pembaruan ini mencerminkan upaya pemerintah untuk menjaga konsistensi dan akurasi penulisan serta pelafalan nama-nama negara di berbagai konteks resmi maupun publik.
Dokumen resmi yang menyajikan pembaruan tersebut memiliki nomor GEGN.2/2025/122/CRP.122. Dokumen ini disampaikan pada sidang United Nations Group of Experts on Geographical Names (UNGEGN) di New York, Amerika Serikat, pada 28 April hingga 2 Mei 2025. Inisiatif ini menjadi bagian dari kontribusi aktif Indonesia dalam forum internasional, terutama melalui UNGEGN.
Sejak tahun 2019, Indonesia telah menyusun daftar lengkap nama ibu kota negara di dunia serta melakukan revisi terhadap penulisan nama-nama negara. Dokumen tersebut kemudian disampaikan pada sesi pertama UNGEGN di New York pada 29 April hingga 3 Mei 2019 (lihat dokumen GEGN.2/2019/CRP.131). Daftar ini menjadi dasar kerja lanjutan pemerintah dalam menyesuaikan eksonim, yaitu nama tempat asing yang dilafalkan atau ditulis sesuai kaidah bahasa Indonesia.
Pada tahun 2024, Badan Informasi Geospasial (BIG) kembali melakukan pembaruan dokumen eksomim untuk mengatasi ketidakkonsistenan ejaan dalam penulisan nama-nama negara. Tujuan utama dari pembaruan ini adalah menyelaraskan penulisan dengan kaidah ortografi dan fonologi bahasa Indonesia, serta menjamin konsistensi dalam penggunaan nama-nama negara di seluruh konteks resmi dan publik.
Proses pembaruan ini merujuk pada UNGEGN List of Country Names tahun 2021 (GEGN.2/2021/CRP.130/Rev.1) serta dokumen Perwakilan Tetap Republik Indonesia untuk PBB No. 311 tertanggal Januari 2023 (ST/PLS/SER.A/311).
Selanjutnya, pada Desember 2024, BIG sebagai otoritas penamaan geografis nasional menyelenggarakan pertemuan koordinatif bersama Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPPB), Kementerian Luar Negeri, serta para ahli bahasa dari Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia. Pertemuan ini bertujuan untuk memfinalisasi revisi eksonim, khususnya nama-nama negara, agar lebih akurat dalam pelafalan dan penulisan versi bahasa Indonesia.
Upaya ini penting karena nama-nama negara digunakan tidak hanya dalam dokumen kenegaraan, tetapi juga dalam buku pelajaran, pemberitaan media massa, laporan pemerintahan, dan komunikasi resmi lainnya. Konsistensi dan ketepatan ejaan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat serta menjaga akurasi informasi dalam skala nasional maupun internasional.
Daftar eksonim versi terbaru ini akan menggantikan versi sebelumnya dan menjadi rujukan resmi bagi seluruh lembaga dan instansi di Indonesia dalam menggunakan nama-nama negara secara seragam dan benar sesuai kaidah bahasa nasional.
Berikut beberapa contoh perubahan nama negara:
-
Afghanistan
Nama Formal: Islamic Republic of Afghanistan
Exonym Indonesia (Pendek): Afganistan
Exonym Indonesia (Formal): Republik Islam Afganistan -
Albania
Nama Formal: Republic of Albania
Exonym Indonesia (Pendek): Albania
Exonym Indonesia (Formal): Republik Albania -
Algeria
Nama Formal: People’s Democratic Republic of Algeria
Exonym Indonesia (Pendek): Aljazair
Exonym Indonesia (Formal): Republik Demokratik Rakyat Aljazair -
Andorra
Nama Formal: Principality of Andorra
Exonym Indonesia (Pendek): Andora
Exonym Indonesia (Formal): Kepangeranan Andora -
Angola
Nama Formal: Republic of Angola
Exonym Indonesia (Pendek): Angola
Exonym Indonesia (Formal): Republik Angola -
Antigua and Barbuda
Nama Formal: Antigua dan Barbuda
Exonym Indonesia (Pendek): Antigua dan Barbuda
Exonym Indonesia (Formal): Antigua dan Barbuda -
Argentina
Nama Formal: Argentine Republic
Exonym Indonesia (Pendek): Argentina
Exonym Indonesia (Formal): Republik Argentina -
Armenia
Nama Formal: Republic of Armenia
Exonym Indonesia (Pendek): Armenia
Exonym Indonesia (Formal): Republik Armenia -
Australia
Nama Formal: Australia
Exonym Indonesia (Pendek): Australia
Exonym Indonesia (Formal): Australia -
Austria
Nama Formal: Republic of Austria
Exonym Indonesia (Pendek): Austria
Exonym Indonesia (Formal): Republik Austria -
Azerbaijan
Nama Formal: Republic of Azerbaijan
Exonym Indonesia (Pendek): Azerbaijan
Exonym Indonesia (Formal): Republik Azerbaijan -
Bahamas
Nama Formal: Commonwealth of the Bahamas
Exonym Indonesia (Pendek): Bahama
Exonym Indonesia (Formal): Persemakmuran Bahama -
Bahrain
Nama Formal: Kingdom of Bahrain
Exonym Indonesia (Pendek): Bahrain
Exonym Indonesia (Formal): Kerajaan Bahrain -
Bangladesh
Nama Formal: People’s Republic of Bangladesh
Exonym Indonesia (Pendek): Banglades
Exonym Indonesia (Formal): Republik Rakyat Banglades -
Barbados
Nama Formal: Barbados
Exonym Indonesia (Pendek): Barbados
Exonym Indonesia (Formal): Barbados -
Thailand
Nama Formal: Kingdom of Thailand
Exonym Indonesia (Pendek): Tailan
Exonym Indonesia (Formal): Kerajaan Tailan -
Paraguay
Nama Formal: Republic of Paraguay
Exonym Indonesia (Pendek): Paraguai
Exonym Indonesia (Formal): Republik Paraguai -
Switzerland
Nama Formal: Swiss Confederation
Exonym Indonesia (Pendek): Swis
Exonym Indonesia (Formal): Konfederasi Swis
Daftar lengkap nama negara lainnya dapat dilihat dalam dokumen eksonim resmi UNGEGN.












