Keterkejutan Warga atas Pembunuhan Keluarga Purwanto
Sejumlah warga di Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, tampak kaget setelah mengetahui bahwa pelaku pembunuhan keluarga Purwanto adalah tetangganya sendiri. Pelaku yang bernama Agus (30) diketahui diamankan oleh pihak kepolisian setelah diduga kuat melakukan perampokan terhadap korban.
Di mata warga, Agus dikenal sebagai sosok yang pendiam dan ramah. Ia tidak pernah menimbulkan masalah di lingkungan tempat tinggalnya. Bahkan, banyak yang mengatakan bahwa Agus adalah kepala keluarga yang sangat menyayangi keluarganya. Menurut informasi dari warga, ia memiliki istri dan anak-anak yang masih berusia kecil.
“Orangnya seperti pendiam gitu, dia ramah. Enggak pernah neko-neko,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya. Kesaksian tersebut semakin menegaskan kontras antara citra Agus di lingkungan sosialnya dengan perbuatan yang kini disangkakan kepadanya.
Selain itu, Agus juga disebut memiliki utang kepada beberapa orang, termasuk korban dan tetangganya yang lain. Hal ini menjadi salah satu faktor yang mungkin memicu kejadian tersebut. Dari pengakuan warga, Agus sempat ditagih utang oleh Daryanti, istri korban, sekitar 5 hingga 6 hari lalu.
Motif Utang yang Memicu Kejadian
Perampokan terjadi di rumah Purwanto, pengusaha sate di Kalimantan yang berada di Dukuh Pengkol, Desa Pengkol, Karanggede pada Kamis (29/1/2026). Akibat peristiwa ini, Daryanti mengalami luka-luka serius pada bagian leher karena tusukan pisau. Sementara itu, anak mereka, AO (6), ditemukan meninggal dunia di kamar mandi.
Wahyudi (60), salah satu keluarga korban, mengungkapkan bahwa pelaku AG (30) sempat ditagih membayar utang oleh Daryanti sekitar 5 atau 6 hari lalu. Ia menuturkan bahwa insiden ini kemungkinan besar dipicu oleh masalah utang piutang antara korban dan pelaku. “Setahu saya kalau ga salah 5-6 hari lalu itu si Daryanti minta (menagih utang) sama AG. Karena belum ada AG marah dan seterusnya, berujung penganiayaan,” terangnya.
AG tidak memiliki hubungan keluarga dengan korban, namun keduanya saling mengenal. Bahkan, hubungan antara korban dan pelaku disebut cukup baik. “Bahkan isterinya terduga pelaku ini sering main ke sini (rumah korban),” ungkap Wahyudi.
Pengakuan Pelaku di Hadapan Polisi
Sebelumnya, beredar video pengakuan Agus (30) di hadapan polisi. Dalam video yang beredar di media sosial itu, Agus mengaku sempat berbincang dengan korban, Daryanti. Agus mengaku masuk rumah begitu saja, karena pintu pagar rumah tak dikunci. Tapi, ia tak langsung membekap Daryanti, melainkan memanggilnya.
Pria itu memang sebelumnya kenal dengan Daryanti, lantaran keduanya tetangga. “Dar (Daryanti), ini Bang Agus. Aku mau bayar utang,” kata Agus dalam video itu. Daryanti setelah itu keluar menemui Agus. Agus sempat tanya nomor rekening Daryanti. Setelah diberikan, Agus mengaku mencatat nomor itu.
Setelah itu, terjadilah peristiwa itu. Agus mencekik leher Daryanti. “Gus, apa ini? Sudah, utangmu anggap lunas saja,” kata Agus, menirukan ucapan Daryanti. Tapi Agus tetap menyayat leher Daryanti, pakai pisau cutter.












