Perusahaan Kue Clairmont Mengalami Kerugian Hingga Rp 5 Miliar Akibat Ulasan Vlogger
PT Prima Hidup Lestari, produsen kue merek Clairmont, mengalami kerugian hingga Rp 5 miliar akibat ulasan negatif yang diberikan oleh vlogger William Codeblu. Perusahaan ini merasa dirugikan setelah video review Codeblu menuduh perusahaan membagikan kue berjamur ke panti asuhan serta menjual produk dengan topper bekas pakai.
Pihak Clairmont melaporkan Codeblu ke Bareskrim Polri atas dugaan penyebaran informasi tidak benar dan pemerasan. Laporan tersebut teregister dengan nomor LP/B/51/II/2026/SPKT/BARESKRIM POLRI tertanggal 2 Februari 2026. Kuasa hukum Clairmont, Regan Jayawisastra, menyebut bahwa kliennya merasa dirugikan karena unggahan video tersebut. “Padahal itu hanya untuk display, bukan untuk dijual,” ujar Regan.
Dampak Video Review terhadap Penjualan
Founder Clairmont, Susana Darmawan, mengungkapkan dampak video tersebut sangat signifikan. Penjualan disebut turun drastis, pesanan dibatalkan, dan stok menumpuk di tengah musim puncak penjualan. “Kerugian kami bukan kecil. Saat itu peak season, kami sudah siapkan stok miliaran rupiah. Setelah isu itu, banyak yang tidak terjual, sementara kewajiban ke supplier dan karyawan tetap berjalan,” kata Susana.
Perusahaan mengklaim total kerugian mencapai Rp5 miliar. Selain itu, Clairmont juga mengungkapkan bahwa Codeblu sempat menawarkan jasa konsultasi perbaikan citra dengan tarif Rp350 juta, dari harga normal Rp650 juta. “Tahu-tahunya dikasih konsultan fee Rp350 juta, katanya karena rate normal Rp650 juta,” ungkap Susana.
Kasus Ditangani Direktorat Siber Bareskrim Polri
Kasus ini sebelumnya sempat ditangani Polres Metro Jakarta Selatan melalui upaya mediasi. Namun proses tersebut gagal karena tidak tercapai kesepakatan terkait pengembalian kerugian. Kini, perkara tersebut ditangani Direktorat Siber Bareskrim Polri untuk proses hukum lebih lanjut.
Publik pun menanti perkembangan kasus yang menyita perhatian dunia kuliner dan media sosial ini. Codeblu sebelumnya memang sering viral karena membawa dampak signifikan pada bisnis kuliner dan makanan yang telah ditinjaunya.
Ulasan Codeblu Terhadap Donat Pinkan Mambo
Review pedas Codeblu saat mencoba donat yang dijual oleh Pinkan Mambo menjadi sorotan dan viral karena dijual Rp 200 ribu per lusin. Pinkan Mambo mengklaim jika donat itu dibuat sendiri olehnya. Tak hanya itu, Pinkan Mambo tak sungkan untuk mematok harga tambahan jika ingin jalur cepat.
Sejumlah food vlogger bahkan sampai turun tangan ingin merasakan donat buatan Pinkan Mambo, seperti Nanakoot hingga Farida Nurhan. Kini giliran Codeblu yang menyampaikan ulasan untuk donat Pinkan Mambo, yang diposting di akun instagram @codebluuuu, Rabu (30/7/2025).
Ia mengawali review-nya dengan pujian terhadap eks partner Maia Estianty di Duo Ratu. “Kita makan donat Pinkan Mambo. Nomor satu, gua salut banget seorang penyanyi mau susah dagang.” “Kedua, packagingnya kemarin kurang, ini udah bagus,” ucap Code Blue pada video unggahannya.
Kritik Terhadap Kemasan dan Rasa Donat
Codeblu juga menilai harga yang dibanderol Pinkan Mambo untuk donat jualannya tidak terlalu mahal. Menurut dia, meski harganya tidak mahal, disarankan Pinkan Mambo agar membuat donat dengan kemasan food grade dan enak dilihat. Dari situ, Codebluuuu mulai menyampaikan kritiknya terhadap donat Pinkan Mambo.
Ia menyangkan donat sang penyanyi tidak enak dilihat karena ada rembesan minyak di kotak kemasan. “Harusya pakai coating minyak, ini kertas biasa, looks-nya sangat tidak appetizing, lu tahu kan donat itu digoreng baiknya pakai shortening. Minyaknya itu waktu di-cooling rack dia enggak benar-benar tiris, meresap ke dalam. Apalagi kalau adonannya itu bantet atau tebal. Menurut gua kurang layak dipandang,” terang Codebluuuu.
Ia menyarankan agar Pinkan memperbaiki resep donat dan resep cokelatnya, agar enak dipandang. “Apakah salah jualan donat kayak roti goreng, enggak salah. Donat itu ya roti goreng (odading -red), tapi ada yang salah dengan resep lu. Untuk donat ini enggak enak, untuk makanan this is good. Di mulut gua nih bau banget minyaknya, enggak enak banget di mulut,” lanjutnya.
Ia menyarankan Pinkan untuk jangan selalu jual kesedihan. “Kalau orang kritik udah lu terima aja,” tandasnya.












