Mobil Pemudik Tabrak Baja Pembatas Jalan Hingga Tembus Kabin Belakang di Tol Pejagan

Kecelakaan di Jalan Tol Pejagan-Pemalang, Dua Insiden Maut Menggemparkan

Insiden kecelakaan kembali terjadi di Jalan Tol Pejagan-Pemalang, Jawa Tengah. Dua peristiwa berbeda yang menimpa para pemudik dalam beberapa hari terakhir mengundang perhatian masyarakat dan memicu diskusi tentang keselamatan berkendara selama musim mudik.

Kecelakaan Tunggal Mobil Avanza di KM 275 A

Pada Rabu (18/3/2026) siang, sebuah mobil Toyota Avanza mengalami kecelakaan tunggal di KM 275 A, Desa Penarukan, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal. Mobil yang melaju dari Jakarta menuju Semarang diduga hilang kendali akibat pengemudi mengantuk. Akibatnya, mobil tersebut menabrak guardrail jalan tol hingga menembus kabin dari depan ke belakang.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, tiga korban mengalami luka cukup serius dan kini dirawat di RSI PKU Muhammadiyah Adiwerna. Menurut Kanit Gakkum Satlantas Polres Tegal, Ipda Henry Ade Birawan, pengemudi diduga mengantuk hingga menghantam pembatas jalan sebelah kanan.

Kecelakaan bermula ketika mobil korban mengambil jalur kanan karena jalan tol sudah one way menuju ke arah timur. Setibanya di KM 275 A, kendaraan oleng ke kanan dan menabrak guardrail dengan sangat keras. Kekuatan benturan menyebabkan pagar pengaman jalan tersebut menancap masuk ke bagian depan kabin hingga ke bagian belakang mobil.

Guardrail jalan tol biasanya terbuat dari baja berkualitas tinggi yang dilapisi galvanis untuk mencegah korosi atau karat. Baja ini tahan lama terhadap cuaca ekstrem hingga 20-30 tahun.

Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat selama musim mudik, kejadian ini menjadi pengingat penting bahwa keselamatan tidak hanya ditentukan oleh kondisi jalan atau rekayasa lalu lintas, tetapi juga kesiapan fisik pengemudi.

Tabrakan Maut Mobil Calya vs Bus Agra Mas

Selain kecelakaan tunggal mobil Avanza, terjadi juga tabrakan maut yang melibatkan mobil versus bus. Mobil Toyota Calya menabrak Bus Agra Mas di Tol Pejagan-Pemalang KM 290 B, tepatnya di Desa Harjosari, Kecamatan Surodadi, Tegal.

Seluruh korban jiwa merupakan satu keluarga asal Bekasi, Jawa Barat, yang hendak mudik ke kampung halaman di Dusun Peron, Petarukan, Kabupaten Pemalang. Jarak antara lokasi kecelakaan ke Petarukan tersisa sekitar 30 kilometer.

Identitas para korban adalah:
* Gunawan (43), warga Desa Sukajaya RT 05 RW 16, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. (Pengemudi)
* Devi Agustina (34), warga Desa Sukajaya RT 05 RW 16, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. (Penumpang)
* Narendra Dewan Gaozan (9), warga Desa Sukajaya RT 05 RW 16, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. (Penumpang)
* Nafisah Maisaroh (12), warga Desa Sukajaya RT 05 RW 16, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. (Penumpang)
* Nuriel Arshaka Sachio (3), warga Desa Sukajaya RT 05 RW 16, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. (Penumpang)

Kasat Lantas Polres Tegal, AKP Bharatungga Dharuning Pawuri mengatakan, dua penumpang mobil Toyota Calya meninggal di lokasi kejadian. Sementara dua korban lainnya yang merupakan pengemudi dan satu penumpang meninggal di RS Siaga Medika Pemalang. Sedangkan satu korban berusia tiga tahun yang sebelumnya sempat kritis dan dirawat intensif di rumah sakit, juga dinyatakan meninggal pada Kamis (19/3/2026) sore.

Menurut AKP Wuri, kecelakaan terjadi saat pemberlakuan one way pada Kamis (19/3/2026) sekira pukul 05.33. Mobil Toyota Calya itu menubruk bagian belakang bus Agra Mas. Pengemudi diduga mengantuk, kemudian oleng ke kanan menabrak bagian belakang Bus Agra Mas.

Bus Agra Mas sedang berhenti di bahu jalan karena sedang mengecek ban dan sudah menyalakan lampu darurat sebagai tanda. Lima korban keseluruhan dari mobil Toyota Calya. Dugaan sementara melihat pergerakan kendaraan yang tidak ada pengereman dan tanda-tanda melambat sehingga diperkirakan pengemudi mengantuk.

AKP Wuri mengimbau kepada pemudik ketika merasa lelah dan mengantuk maka jangan memaksakan diri karena berbahaya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *