Ciptawarta.com JAKARTA – Menteri Koordinator Sektor Pemberdayaan Publik (Menko PM) Muhaimin Iskandar menjadi menteri dengan popularitas juga citra baik tinggi pada survei 100 Hari Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Capaian ini dinilai sebagai awal baik bagi titik tolak kinerja Menko PM ke depan.
“Saya pikir ini menjadi semacam titik start yang digunakan patut diapresiasi, sebab sangat jarang sekali ada menteri yang dimaksud bisa jadi secara langsung tancap gas pada awal-awal pemerintahan,” kata Pengamat kebijakan pemerintah dari Badan Investigasi kemudian Inovasi Nasional (BRIN) Wasisto Raharjo Jati, Rabu (22/1/2024).
Ia menilai kinerja Muhaimin Iskandar sebagai Menko PM mempunyai dampak secara langsung terhadap masyarakat. Kondisi ini menimbulkan tingkat pengenalan umum untuk sosok Muhaimin Iskandar tambahan mudah.
“Kemenko Pemberdayaan ini kan berurusan dengan persoalan kemiskinan, desa, pekerja migran, UMKM, juga koperasi yang mana relatif beririsan dengan kesulitan sehari-hari masyarakat. Jadi tentu umum lebih tinggi mengenalnya,” katanya.
Apalagi, kata Wasisto, Kemenko PM mempunyai program-program prioritas yang jelas. Seperti Fakta Terpadu Sosial Kondisi Keuangan Nasional (DTSEN) untuk pengentasan kemiskinan, reformasi sistem KUR, hingga model pembiayaan lalu pendampingan baru untuk UMKM.
“Target Kemenko PM juga jelas yakni mencapai target kemiskinan ekstrem 0% serta penurunan kemiskinan hingga level 4,5-5%, sehingga orang bisa saja tambahan mudah mengawasi apakah kinerja Menko telah di dalam jalurnya atau tidak,” ujarnya.












