Efisiensi Anggaran: KPU Pangkas Rp843 Miliar, Bawaslu Sunat Rp955 Miliar

Efisiensi Anggaran: KPU Pangkas Rp843 Miliar, Bawaslu Sunat Rp955 Miliar

Ciptawarta.com JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) menyampaikan pemangkasan anggaran buntut kebijakan efisiensi anggaran pada rapat bersatu Komisi II DPR, di dalam Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (12/2/2025). KPU mengumumkan telah lama memangkas anggaran tahun 2025 senilai Rp843 miliar.

Adapun pagu anggaran KPU untuk 2025 sebesar Rp3.062.311.327.000 (3,062 triliun). Artinya menghadapi kebijakan yang disebutkan anggaran KPU tahun ini menjadi Rp2,219 triliun.

“KPU menyampaikan secara singkat anggaran KPU dari pagu semula 3.062.311.327.00 (3,062 triliun) kemudian mendapatkan efisiensi 843.200.000.000 (843 miliar) juga kemudian itu setara dengan 27,53% kemudian sekarang menjadi 2.219.111.327.000,” kata Ketua KPU Mochammad Afifudin, dalam ruang rapat, Rabu (12/2/2025).

Pria yang akrab disapa Afif ini menyampaikan efisiensi anggaran Rp843 miliar diambil dari biaya kegiatan dukungan manajemen senilai Rp588 miliar. Serta Rencana penyelenggaraan pilpres dan juga konsolidasi demokrasi senilai Rp284 miliar.

Dia mengungkapkan bahwa anggaran untuk belanja operasional pegawai tak dipangkas sebanding sekali. “Adapun belanja operasional kantor, pegawai juga nonoperasional tidaklah mendapatkan sasaran dari efisiensi,” sambungnya.

Bawaslu Sunat Anggaran Rp955 Miliar

Ketua Bawaslu Rahmat Bagja menyampaikan efisiensi belanja pada pelaksanaan anggaran tahun 2025 pada rapat bersatu Komisi II DPR di area Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/2/2025). Bagja menyampaikan bahwa pagu anggaran Bawaslu pada tahun ini senilai Rp2.416.945.124.000 (2,416 triliun).

Lalu, efesiensi anggaran yang dimaksud senilai Rp955 miliar, atau sekitar 40 persen dari alokasi anggaran Bawaslu sebelumnya. “Sehingga pagu anggaran hasil efesiensi pada tahun 2025 ini adalah Rp1.461.945.124.000 (Rp1,461 triliun),” kata Bagja di ruang sidang.

Lebih lanjut, pemangkasan anggaran Rp955 miliar itu diambil dari belanja barang senilai Rp952 Miliar, dan juga Rp3 miliar dari belanja modal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *