Ciptawarta.com JAKARTA – Daftar usia pensiun prajurit TNI dari pangkat terendah hingga tertinggi pasca RUU TNI disahkan menjadi UU oleh DPR menarik diketahui. Usia pensiun tentara berbeda-beda tergantung pangkat lalu golongan.
Hal ini diketahui dari laporan Ketua Panitia Kerja (Panja) RUU TNI, Utut Adianto di rapat paripurna pengesahan RUU TNI menjadi UU dalam Kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (20/3/2025). Utut menjelaskan, batas usia pensiun anggota TNI yang diatur pada Pasal 53 dibagi di tiga klaster, yakni Tamtama lalu Bintara, Perwira Menengah, serta Perwira Tinggi.
Rinciannya, usia pensiun Bintara serta Tamtama 55 tahun, Perwira sampai dengan pangkat Kolonel 58 tahun, Perwira Tinggi bintang 1 jadi 60 tahun, lalu Perwira Tinggi bintang 2 jadi 61 tahun. Lalu, Perwira Tinggi bintang 3 jadi 62 tahun juga Perwira Tinggi bintang 4 jadi 63 tahun lalu dapat diperpanjang maksimal 2 tahun sesuai langkah presiden.
“Inilah keadilan di dalam Pasal 53 kita menambah masa dinas keprajuritan. Pada pasal ini mengalami pembaharuan masa bakti prajurit masa dinas yang digunakan selama dalam ini diatur usia paling tinggi 58 bagi perwira kemudian 53 tahun bagi Bintara juga Tamtama mengalami penambahan sesuai dengan jenjang kepangkatan,” kata Utut pada laporannya.
Daftar Usia Pensiun Berdasarkan Urutan Pangkat TNI
A. TNI Angkatan Darat (AD)
1. Pangkat Perwira
– Jenderal TNI — 63 tahun serta dapat diperpanjang maksimal 2 tahun sesuai tindakan presiden
– Letnan Jenderal TNI (Letjen TNI) — 62 tahun
– Mayor Jenderal TNI (Mayjen TNI) — 61 tahun
– Brigadir Jenderal TNI (Brigjen TNI) — 60 tahun
– Kolonel — 58 tahun
– Letnan Kolonel (Letkol) — 58 tahun
– Mayor — 58 tahun
– Kapten — 58 tahun
– Letnan Satu (Lettu) — 58 tahun
-Letnan Dua (Letda) — 58 tahun
2. Pangkat Bintara
– Pembantu Letnan Satu (Peltu) — 55 tahun
– Pembantu Letnan Dua (Pelda) — 55 tahun
– Sersan Mayor (Serma) — 55 tahun
– Sersan Kepala (Serka) — 55 tahun
– Sersan Satu (Sertu) — 55 tahun
– Sersan Dua (Serda) — 55 tahun
3. Pangkat Tamtama
– Kopral Kepala (Kopka) — 55 tahun
– Kopral Satu (Koptu) — 55 tahun
– Kopral Dua (Kopda) — 55 tahun
– Prajurit Kepala (Praka) — 55 tahun
– Prajurit Satu (Pratu) — 55 tahun
– Prajurit Dua (Prada) — 55 tahun
B. TNI Angkatan Laut (AL)
1. Pangkat Perwira
– Laksamana TNI — 63 tahun dan juga dapat diperpanjang maksimal 2 tahun sesuai tindakan presiden
– Laksamana Madya TNI (Laksdya TNI) — 62 tahun
– Laksamana Muda TNI (Laksda TNI) — 61 tahun
– Laksamana Pertama TNI (Laksma TNI) — 60 tahun
– Kolonel — 58 tahun
– Letnan Kolonel (Letkol) — 58 tahun
– Mayor — 58 tahun
– Kapten — 58 tahun
– Letnan Satu (Lettu) — 58 tahun
– Letnan Dua (Letda) — 58 tahun
2. Pangkat Bintara
– Pembantu Letnan Satu (Peltu) — 55 tahun
– Pembantu Letnan Dua (Pelda) — 55 tahun
– Sersan Mayor (Serma) — 55 tahun
– Sersan Kepala (Serka) — 55 tahun
– Sersan Satu (Sertu) — 55 tahun
– Sersan Dua (Serda) — 55 tahun
3. Pangkat Tamtama
– Kopral Kepala (Kopka) — 55 tahun
– Kopral Satu (Koptu) — 55 tahun
– Kopral Dua (Kopda) — 55 tahun
– Kelasi Kepala (KLK) — 55 tahun
– Kelasi Satu (KLS) — 55 tahun
– Kelasi Dua (KLD) — 55 tahun
C. TNI Angkatan Udara Bebas (AU)
1. Pangkat Perwira
– Marsekal TNI — 63 tahun juga dapat diperpanjang maksimal 2 tahun sesuai tindakan presiden
– Marsekal Madya TNI (Marsdya TNI) — 62 tahun
– Marsekal Muda (Marsda TNI) — 61 tahun
– Marsekal Pertama TNI (Marsma TNI) — 60 tahun
– Kolonel — 58 tahun
– Letnan Kolonel (Letkol) — 58 tahun
– Mayor — 58 tahun
– Kapten — 58 tahun
– Letnan Satu (Lettu) — 58 tahun
– Letnan Dua (Letda) — 58 tahun
2. Pangkat Bintara
– Pembantu Letnan Satu (Peltu) — 55 tahun
– Pembantu Letnan Dua (Pelda) — 55 tahun
– Sersan Mayor (Serma) — 55 tahun
– Sersan Kepala (Serka) — 55 tahun
– Sersan Satu (Sertu) — 55 tahun
– Sersan Dua (Serda) — 55 tahun
3. Pangkat Tamtama
– Kopral Kepala (Kopka) — 55 tahun
– Kopral Satu (Koptu) — 55 tahun
– Kopral Dua (Kopda) — 55 tahun
– Prajurit Kepala (Praka) — 55 tahun
– Prajurit Satu (Pratu) — 55 tahun
– Prajurit Dua (Prada) — 55 tahun
Demikian daftar usia pensiun prajurit TNI dari pangkat tertinggi hingga terendah yang mana mampu diketahui. Semoga bermanfaat.












