CIPTAWARTA.COM – Korea Utara terus mengembangkan teknologi militer yang semakin canggih. Terbaru, mereka meluncurkan produksi drone bunuh diri yang diklaim mampu membawa bahan peledak hingga jarak 1.000 kilometer.
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, terlihat mengawasi uji coba drone tersebut dengan menggunakan teropong. Dalam gambar yang dirilis oleh media pemerintah, Jong Un terlihat tersenyum sambil memperhatikan drone meledakkan sasaran.
“Kita harus terus mengembangkan dan memproduksi lebih banyak drone bunuh diri,” ujar Jong Un seperti dikutip oleh redaksi ciptawarta.com.
Drone bunuh diri ini merupakan senjata terbaru yang dikembangkan oleh Korea Utara. Selain mampu membawa bahan peledak jarak jauh, drone ini juga dirancang untuk menabrak sasaran musuh.
Jong Un juga mengungkapkan bahwa armada drone bersenjata nuklir akan digunakan untuk menyerang sasaran musuh di darat atau laut. Dia juga menegaskan bahwa semua drone Korea Utara telah diuji pada tanggal 24 Agustus dan berhasil menghancurkan target yang ditentukan.
Selain itu, Jong Un juga berencana untuk mengembangkan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam pengembangan drone. Hal ini menunjukkan bahwa Korea Utara tidak hanya fokus pada pengembangan senjata nuklir, tetapi juga mengembangkan teknologi militer yang lebih canggih.
Para ahli juga menyoroti bahwa drone yang ditampilkan dalam gambar yang dirilis oleh media Korea Utara mirip dengan drone bunuh diri buatan Israel dan Rusia. Hal ini menunjukkan bahwa Korea Utara telah mencuri teknologi dari negara-negara lain untuk mengembangkan senjata mereka.











