News  

AI Menjadi Senjata Utama Perang Dunia Ketiga

"Teknologi AI, Senjata Baru yang Siap Digunakan di Medan Perang Dunia Ketiga?"

ciptawarta.com – Para ahli mengatakan bahwa Perang Dunia Ketiga telah dimulai, tetapi dengan cara yang lebih halus dan kompleks daripada Perang Dunia sebelumnya. Menurut mereka, awal Perang Dunia Ketiga tidak melibatkan penggunaan tank dan parit, tetapi melalui ancaman hibrida, pertempuran terselubung, dan pertarungan ideologi di dunia digital.

Mark Toth, seorang pakar keamanan, dan Kolonel (B) Jonathan Sweet, mantan perwira intelijen Amerika Serikat (AS), termasuk di antara mereka yang menyatakan bahwa Perang Dunia Ketiga sudah dimulai. Namun, mereka menegaskan bahwa perang ini tidak seperti yang sering digambarkan dalam film-film Hollywood.

“Tidak ada ledakan nuklir atau pemandangan apokaliptik. Sebaliknya, ini adalah perang yang terjadi secara diam-diam dengan ribuan pelanggaran di berbagai medan pertempuran dan wilayah,” ungkap mereka.

Toth dan Sweet menyalahkan Presiden Rusia, Vladimir Putin, sebagai penggerak utama perang ini dan menyebut strategi Moskow yang meluas hingga ke berbagai wilayah seperti Afrika dan dunia digital.

Mereka juga menyoroti kehadiran kelompok paramiliter Rusia, seperti tentara bayaran Wagner di Afrika, yang telah melakukan kudeta, mengganggu demokrasi, dan meningkatkan pengaruh Moskow di benua tersebut.

Sementara itu, di Asia Barat, ketegangan meningkat akibat serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober 2023. Meningkatnya agresi Tiongkok terhadap Taiwan dan Filipina juga menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya konflik di wilayah tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *