News  

Bupati Badung Hadiri Perayaan Paskah di Puja Mandala

Perayaan Paskah di Gereja Katolik Maria Bunda Segala Bangsa

Perayaan Hari Paskah di Gereja Katolik Maria Bunda Segala Bangsa, yang berada di lingkungan Pusat Peribadatan Puja Mandala, Kuta Selatan, Badung, pada Minggu (5/4) terasa berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Untuk pertama kalinya, perayaan ini dihadiri langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa. Kehadirannya menjadi sorotan utama bagi umat yang mengikuti misa.

Di sela-sela kegiatan, Bupati Adi Arnawa menyampaikan rasa senangnya bisa hadir di tengah umat Katolik yang merayakan Paskah. Ia menjelaskan bahwa kehadirannya adalah bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap kehidupan beragama serta upaya menjaga kerukunan di wilayah Badung.

Bupati juga menegaskan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini dapat menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan dalam masyarakat yang heterogen. Ia menekankan bahwa meskipun hidup dalam keberagaman, masyarakat tetap satu dalam menjunjung tinggi nilai toleransi antarumat beragama.

“Kita semua hidup dalam keberagaman, namun tetap satu dalam menjunjung tinggi nilai toleransi antarumat beragama,” ujarnya. “Kegiatan seperti ini memberikan semangat dan memperkuat kebersamaan kita,” tambahnya.

Paskah sendiri merupakan momen suci bagi umat Kristiani untuk memperingati kebangkitan Yesus Kristus, yang dimulai dengan peringatan wafat-Nya pada Jumat Agung. Di kawasan Puja Mandala yang dikenal sebagai simbol toleransi di Bali, perayaan ini berlangsung khidmat dengan dihadiri ratusan umat.

Bupati berharap umat senantiasa menjaga kebersamaan dan dapat terus merayakan Paskah dengan penuh sukacita di tahun-tahun mendatang. Ia berharap melalui perayaan Paskah ini, umat akan mendapatkan rahmat dan berkat, sehingga dapat menjalani kehidupan sehari-hari dengan penuh kebahagiaan.

Selain bicara soal toleransi, Bupati asal Desa Pecatu ini juga menyentuh isu kebersihan yang menjadi tantangan bersama di daerah pariwisata seperti Badung. Ia menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat dalam memilah sampah dari sumber. Sebagai daerah tujuan wisata, kebersihan sangat penting agar wisatawan merasa nyaman dan aman saat berkunjung ke Badung.

Misa kali ini juga dihadiri oleh Camat Kuta Selatan I Ketut Gede Arta, Lurah Benoa I Wayan Karang Subawa, tokoh masyarakat, serta umat Katolik. Sementara itu, Pimpinan Gereja, Romo Adi Anto Paulus Arun, menyampaikan terima kasih kepada Bupati beserta rombongan. Ia mengaku sangat senang karena dalam perayaan Paskah tahun ini, untuk pertama kalinya Gereja Katolik Maria Bunda Segala Bangsa dikunjungi langsung oleh Bupati.

“Kehadiran Bupati Badung ini merupakan bukti bahwa umat diperhatikan dan dicintai oleh pimpinan daerah,” ujarnya. Ia juga menyampaikan bahwa jumlah umat yang telah terdaftar mencapai 4.500 orang, sementara sekitar 2 ribu orang lainnya belum terdata. Dengan demikian, total umat diperkirakan mencapai 6 ribu orang, dan mayoritas berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa perayaan Paskah tahun ini dapat berjalan dengan baik berkat dukungan dari pemerintah, pihak kepolisian, serta umat Hindu dan umat lainnya. “Kami juga turut mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan sehingga perayaan Paskah dapat berlangsung dengan lancar sesuai harapannya,” ungkapnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *