Ciptawarta.com JAKARTA – Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan Pemungutan Suara Ulang (PSU) pemilihan gubernur Serang 2024. Hasil persidangan membuktikan adanya keterlibatan Menteri Desa juga Pembangunan Tertinggal Yandri Susanto di kemenangan paslon nomor urut 2, Ratu Rachmatuzakiyah-Muhammad Najib Hamas.
Untuk diketahui, Calon Kepala Kabupaten (Cabup) Nomor Urut 2, Ratu Rachmatuzakiyah merupakan istri Yandri Susanto, Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN). Menanggapi hal itu, Waketum DPP PAN Saleh Partaonan Daulay menyampaikan Yandri tampil seadanya serta tak pernah kampanye secara terbuka di dalam pemilihan gubernur Serang 2024. Menurutnya, Yandri sangat paham dengan ketentuan yang tersebut diatur di UU Pemilu.
“Mas Yandri itu tahu UU Pemilu. Beliau itu, bergabung mengeksplorasi UU tersebut. Tidak hanya saja itu, beliau bahkan adalah duta ketua pansusnya dalam kala itu. Jadi aneh betul kalau keberadaan beliau sebagai menteri malah dianggap sebagai dasar untuk menganulir kemenangan pasangan Ratu-Najib,” kata Saleh di keterangannya, Selasa (25/2/2025).
Di sisi lain, ia juga menyoroti keanehan atau kejanggalan pada Putusan MK. Pasalnya, selisih kata-kata antarpasangan pada Pemilihan Kepala Daerah Serang ini sangat jauh. Saleh juga menilai, bukan mungkin saja ada pelanggaran yang tersebut bersifat TSM.
Dia mengaku, dari informasi yang diterima di tempat lapangan, kekinian banyak publik yang mana tiada puas dan juga mempertanyakan tentang putusan MK tersebut.
“Masyarakat tahu bahwa pasangan Ratu-Najib berjauhan unggul di area berhadapan dengan pasangan lawan. Ratu Najib kemarin mendapatkan kata-kata 598.654 suara, sedangkan lawannya hanya saja memperoleh 254.494 suara. Pasangan Ratu-Najib unggul lebih banyak dua kali lipat,” ujarnya.
Ia sangat menyesalkan putusan PSU Pemilihan Kepala Daerah Serang 2024. Sebab, dengan PSU pada seluruh TPS, akan menghabiskan waktu dan juga uang yang tersebut tidak ada sedikit. Penyelenggara, kata dia, juga harus bekerja keras lagi memfasilitasi penyelenggaraan pilkada. Regenerasi kepemimpinan pada Serang akan lambat akibat terkendala PSU.
Kendati demikian, PAN memahami situasi juga dinamika yang dimaksud ada. Selalu ada keganjilan yang digunakan perlu dipahami dengan penuh kesabaran. Ia berharap, warga tetap saja konsisten juga solid membantu pasangan Ratu-Najib.












