Doa Bersama Lintas Agama untuk Menghadapi Potensi Bencana Alam di Tarakan
Pada Senin (10/11/2025), Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is, turut serta dalam kegiatan Doa Bersama Lintas Agama yang diadakan oleh TNI dan Polri bersama elemen masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya mempersiapkan diri menghadapi potensi bencana alam di wilayah Tarakan, Kalimantan Utara.
Doa Bersama Lintas Agama berlangsung pada pukul 16.00 WITA sore hari. Acara yang diinisiasi oleh Polres Tarakan ini diselenggarakan di Mako Polres Tarakan. Hadir dalam acara tersebut adalah jajaran TNI, Polri, tokoh agama, serta berbagai elemen masyarakat. Kehadiran para tokoh dan masyarakat menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan kota Tarakan.
Ibnu Saud Is menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan dan meningkatkan iman serta ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Ia menekankan bahwa melalui doa bersama, masyarakat dapat lebih dekat kepada Sang Pencipta dan belajar untuk saling peduli terhadap sesama serta lingkungan.
“Dengan ujian yang ada, kita juga belajar untuk semakin bersatu dan peduli terhadap sesama serta lingkungan,” ujar Ibnu Saud Is. Ia menambahkan bahwa apa yang dialami Tarakan saat ini adalah ujian, dan dengan ujian tersebut, semua pihak dari berbagai latar belakang agama dan kepercayaan bisa bersatu padu.
Ibnu Saud Is berharap doa bersama ini dapat menciptakan resonansi positif yang memperkuat rasa kepedulian terhadap sesama dan lingkungan. “Ini yang sebenarnya kita harapkan hadir dari acara doa bersama lintas agama ini,” tambahnya.
Kapolres Tarakan, AKBP Erwin S. Manik, menambahkan bahwa kehadiran Wakil Wali Kota Tarakan bersama Forkopimda Tarakan merupakan bentuk kebersamaan dalam menghadapi ancaman bencana alam. Ia menyampaikan bahwa selain imbauan dari BMKG, pihak kepolisian juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana.
Menurut Kapolres, doa bersama lintas agama ini juga bertujuan untuk mengajak seluruh elemen masyarakat meningkatkan iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. “Tentunya dengan kegiatan ini juga meningkatkan rasa gotong royong dan persaudaraan terhadap warga yang sudah mengalami dampak musibah tersebut,” ujarnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya kerja sama antar elemen masyarakat dalam menghadapi bencana. “Kita kedepankan gotong royong untuk bisa saling bahu-membahu dan tolong-menolong menghadapi musibah. Dan juga meningkatkan kewaspadaan kita,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Tarakan, Muhammad Yunus, menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak kepolisian yang telah menyelenggarakan doa bersama. Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada mengingat beberapa hari lalu terjadi gempa di kota Tarakan.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang doa bersama, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat ikatan antar komunitas dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesiapan menghadapi bencana alam. Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat, diharapkan kota Tarakan dapat lebih siap menghadapi tantangan-tantangan yang mungkin datang.












