Bisnis  

Laporan Pengguna Mobile Banking Bank Jumbo Triwulan III/2025, BRI Unggul



JAKARTA – Industri perbankan di Indonesia terus memperkuat ekosistem transaksi melalui aplikasi mobile banking. Hal ini terlihat dari pertumbuhan pengguna aplikasi mobile banking yang dikembangkan oleh masing-masing bank. Berikut adalah daftar bank dengan jumlah pengguna mobile banking terbanyak hingga September 2025:

BRI (Bank Rakyat Indonesia)

BRI menjadi bank dengan pengguna mobile banking terbanyak, yaitu sebanyak 44,4 juta pengguna hingga September 2025. Capaian ini tumbuh sebesar 19,4% secara tahunan (year on year/YoY) dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yaitu 37,1 juta pengguna.

Jika dibandingkan dengan total nasabah BRI sebanyak 78,3 juta, penetrasi BRImo tercatat sebesar 56,7% per kuartal III/2025. Angka ini meningkat dibandingkan semester I/2025 yang mencapai 53,9% dan 47,4% pada 2024.

Sejalan dengan pertumbuhan pengguna, jumlah transaksi BRImo juga tumbuh signifikan sebesar 27,6% YoY menjadi 4.013,3 juta transaksi. Pada kuartal III/2024, jumlah transaksi BRImo mencapai 3.145,3 juta.

Nilai transaksi BRImo juga meningkat sebesar 25,6% YoY menjadi Rp5.067,1 triliun hingga September 2025.

Bank Mandiri

Posisi kedua diduduki oleh Bank Mandiri dengan total pengguna mobile banking sebanyak 34,5 juta pengguna hingga September 2025. Angka ini tumbuh sebesar 26,5% YoY dibandingkan September 2024 yang mencapai 27,3 juta pengguna.

Melalui aplikasi Livin by Mandiri, bank dengan logo pita emas tersebut mencatatkan frekuensi transaksi sebesar 4.542 juta dengan nilai transaksi mencapai Rp4.257 triliun hingga September 2025. Nilai transaksi ini meningkat sebesar 10,42% YoY dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp3.855 triliun.

Kontribusi untuk fee based income alias pendapatan berbasis komisi perusahaan mencapai Rp2.186 miliar pada kuartal III/2025, tumbuh 17,6% YoY dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1.858 miliar.

Bank Central Asia (BCA)

Bank swasta terbesar di Indonesia ini mencatatkan jumlah pengguna mobile banking sebesar 34,1 juta pengguna hingga September 2025. Angka ini tumbuh sebesar 29% YoY dalam tiga tahun terakhir.

Dari sisi transaksi mobile banking per pengguna, bank milik Djarum Group itu tercatat tumbuh sebesar 24% YoY pada kuartal III/2025. Volume transaksi mobile dan internet banking juga meningkat sebesar 19% YoY. Nilai transaksi mobile dan internet banking juga tumbuh sebesar 14% YoY hingga September 2025.

Bank Negara Indonesia (BNI)

Melalui aplikasinya, wondr by BNI, perseroan mencatatkan pertumbuhan pengguna pada kuartal III/2025. Hingga September 2025, pengguna wondr by BNI mencapai 10,5 juta pengguna, meningkat signifikan sebesar 275% YoY dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 2,8 juta pengguna.

Sementara itu, nilai transaksi wondr by BNI mencapai Rp783 triliun dengan total transaksi sebanyak 866 juta kali.

Bank Syariah Indonesia (BSI)

Aplikasi BYOND berada di posisi kelima dengan total pengguna mencapai 5,23 juta pengguna hingga September 2025. Melansir laman resminya, Senin (10/11/2025), Perseroan mencatat, transaksi melalui BYOND mencapai 349 juta dengan volume sebesar Rp404 triliun pada kuartal III/2025.

Di balik capaian itu, Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo menyampaikan bahwa penguatan sistem teknologi informasi (IT) menjadi salah satu faktor kunci peningkatan kinerja perseroan terutama untuk menjaga stabilitas dan efisiensi operasional bank. “Stabilitas sistem IT BSI beberapa waktu terakhir semakin baik,” kata Anggoro, dikutip Senin (10/11/2025).

CIMB Niaga

Bank CIMB Niaga mencatatkan pengguna mobile banking sebanyak 3,8 juta per kuartal III/2025. Jika dibandingkan dengan jumlah nasabah sebanyak 9,1 juta, maka tingkat penetrasi mobile banking BNGA sebesar 41,76%.

CIMB Niaga memiliki aplikasi mobile bernama OCTO Mobile. Perseroan juga mencatatkan transaksi di luar kantor cabang mencapai 91,1% pada akhir September 2025.

Pada periode yang sama CIMB Niaga membukukan nilai himpunan dana pihak ketiga senilai Rp278,01 triliun, tumbuh 8,6% YoY. Porsi dana murah mencapai 60,2% dari total DPK dengan nilai Rp188,79 triliun, tumbuh 10,6% YoY.

Bank Tabungan Negara (BTN)

Hingga September 2025, aplikasi mobile banking milik BTN yakni bale by BTN mencatatkan jumlah pengguna sebanyak 3,2 juta pengguna. Angka tersebut tumbuh sebesar 68,42% YoY dibandingkan September 2024 yang sebesar 1,9 juta pengguna.

Dari sisi transaksi, perseroan mencatatkan pertumbuhan sebesar 96% YoY menjadi 1.535,3 juta transaksi dari kuartal III/2024 sebesar 783,5 juta transaksi, dengan nilai transaksi tumbuh 19,63% YoY menjadi Rp71,9 triliun hingga September 2024.

Adapun total saldo tabungan pengguna bale by BTN mencapai Rp21,4 triliun pada kuartal III/2025. Realisasi itu tumbuh 22,1% YoY dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak Rp17,5 triliun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *