Janda Muda Diduga Curi Uang di Rumah Ketua RT, Terekam CCTV dan Pamer Rp7 Juta di Medsos

Peristiwa Pencurian di Rumah Ketua RT Cibubur

Seorang wanita muda dilaporkan melakukan pencurian di rumah seorang Ketua RT di Kelurahan Cibubur, Jakarta Timur. Kejadian ini terjadi saat rumah dalam keadaan kosong. Pelaku diketahui mengetahui lokasi kunci pintu utama yang diletakkan di bawah pot bunga, dan berhasil masuk dengan mudah.

Dalam rekaman CCTV, pelaku terlihat mengenakan kerudung putih, celana putih, dan pakaian hitam. Ia memasuki rumah secara santai, membuka pintu, lalu mengacak-acak kamar pribadi korban. Dari tindakan tersebut, pelaku berhasil mengambil uang tunai sebesar Rp7 juta.

Setelah video CCTV viral di media sosial, sejumlah netizen menghubungi korban dan mengaku mengenali pelaku. Akbar, Ketua RT 08/09 Kelurahan Cibubur, mengatakan bahwa pelaku sempat memamerkan uang curian di status WhatsApp-nya setelah mencuri di rumahnya.

Akbar menyebut bahwa ia tidak berniat mendatangi pelaku yang tinggal di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan. Ia mengaku sudah mengikhlaskan kejadian tersebut dan tidak ingin memperpanjang masalah. Ia juga mendapatkan informasi bahwa pelaku sudah sering melakukan pencurian. Menurutnya, pelaku diduga merupakan janda muda yang telah memiliki anak.

Akbar mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap orang tidak dikenal dan segera melapor ke pihak kepolisian apabila terjadi tindak pencurian.

Kasus Pencurian Lain di Bogor

Selain peristiwa di Cibubur, terdapat kasus pencurian lain yang terjadi di Bogor. Seorang wanita berinisial F nekat mencuri harta milik mertuanya sendiri. Kini, wanita tersebut ditangkap oleh polisi karena kasus pencurian di Desa Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Wanita tersebut mencuri uang dan perhiasan emas yang tak lain milik mertuanya sendiri. Ia melakukan aksi tersebut saat rumah sedang kosong ditinggalkan karena sedang ibadah umrah. Setelah dilakukan penyelidikan dan pendalaman, pelaku ternyata merupakan menantu dari pemilik rumah tersebut.

Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison, mengatakan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari viralnya rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi pencurian. Dalam rekaman CCTV tersebut, terlihat seorang pria bertopi membuka pagar rumah lalu masuk ke dalamnya. Pihak kepolisian langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan pengecekan serta menggali informasi dari saksi-saksi di sekitar lokasi.

Dari keterangan saksi, pihak kepolisian tidak langsung bergerak karena pemilik rumah saat itu sedang umrah. Baru pada tanggal 21 (Oktober 2025), ibu pemilik rumah melaporkan aksi pencurian tersebut ke Polsek Cileungsi.

Setelah korban melaporkan aksi pencurian tersebut, pihak kepolisian langsung bergerak untuk melakukan penyelidikan. Kompol Edison menjelaskan bahwa dari keterangan pemilik rumah, hanya tiga orang yang mengetahui keberadaan benda berharga di rumah tersebut, yaitu putranya, menantu, dan pemilik.

Pihak kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap putra dan menantu dari pemilik rumah tersebut hingga akhirnya kasus ini dapat terungkap. Dari pengakuan tersebut, pihak kepolisian melakukan pengembangan dan berhasil membongkar adanya skenario dalam aksi pencurian ini.

Rupanya, pria yang terekam CCTV memasuki rumah merupakan rekan dari wanita tersebut yang berperan seolah-olah melakukan pencurian. Dia merencanakan ini di Kepulauan Seribu dengan teman prianya, sehingga seolah-olah rumah itu ada kemalingan, dan dilihat dari CCTV orang tersebut masuk tanpa menoleh kanan kiri hanya 5 menit langsung keluar dari gambar.

Barang yang diambil yakni uang sekitar Rp38 juta, perhiasan emas berupa kalung 8 gram, dan gelang 6,5 gram.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *