Prediksi Effendi Gazali tentang Selesainya Kasus Ijazah Jokowi
Effendi Gazali, seorang pakar komunikasi politik yang juga alumni Universitas Indonesia (UI), telah memberikan prediksi bahwa kasus ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), akan selesai pada akhir tahun 2035. Prediksi ini disetujui oleh Profesor hukum tata negara, Mahfud MD.
Pernyataan Effendi Gazali tersebut diungkapkan dalam sebuah acara resmi yang tayang di televisi. Dalam acara “Catatan Demokrasi” di tvOne, Selasa (30/12/2025), Effendi menanyakan kepada Mahfud MD kapan selesainya kasus ijazah Jokowi. Mahfud MD pun membalas dengan bertanya balik, dan Effendi menjawab bahwa ia memprediksi kasus ini akan selesai pada akhir tahun 2035.
Mahfud MD kemudian menyampaikan pendapatnya sendiri, yang setuju dengan prediksi Effendi. Menurut Mahfud MD, kasus ini mungkin akan selesai pada awal tahun 2036. Effendi mengklaim bahwa alasan ia memprediksi waktu tersebut adalah karena polemik ijazah Jokowi akan mengikuti arus naik turunnya politik.
Effendi menggunakan contoh kasus ijazah palsu Wakil Gubernur Bangka Belitung, Hellyana, sebagai bukti bahwa kasus seperti ini bisa cepat diselesaikan. Ia menjelaskan bahwa dalam pandangan komunikasi politik, kasus seperti ini akan mengikuti dinamika politik yang terjadi.
Rekam Jejak Effendi Gazali
Effendi Gazali dikenal sebagai pengamat, dosen, serta aktor kebangsaan. Nama Effendi Gazali terkenal berkat acara Republik Mimpi yang digagasnya. Acara tersebut merupakan parodi dari Indonesia dan para presidennya.
Menurut situs Etika dan Filsafat Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Brawijaya (UB), Effendi Gazali lahir di Padang, Sumatra Barat, pada 5 Desember 1966. Ia memiliki rekam jejak yang luar biasa di bidang komunikasi.
Dalam pendidikannya, Effendi meraih gelar sarjana komunikasi dari UI pada 1990. Setelah itu, ia meraih gelar magister bidang komunikasi dari UI pada 1996. Effendi juga berhasil lulus dari kampus luar negeri di Universitas Cornell Ithaca, New York pada 2000. Ia meraih gelar Ph.D. bidang komunikasi politik dari Radboud Nijmegen University Belanda tahun 2004.
Disertasinya berjudul Communication of Politics & Politics of Communication in Indonesia: A Study on Media Performance, Responsibility, and Accountability.
Menurut Wikipedia, Effendi Gazali dikukuhkan sebagai guru besar Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) pada tahun 2019. Nama lengkapnya adalah Prof. Drs. Effendi Gazali, M.Si., MPS., Ph.D.
Effendi telah meraih berbagai penghargaan selama kariernya. Salah satu penghargaan yang ia dapatkan adalah Peneliti Terbaik UI 2003 di bidang Social & Humanity.
Nama Effendi semakin harum setelah diundang sebagai pembicara di berbagai stasiun televisi nasional, salah satunya yakni di talk show Indonesia Lawyer Club.
Di dunia akademik, Effendi pernah menjadi dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik di UI, tetapi ia telah mengundurkan diri.
Riwayat Keorganisasian Effendi Gazali
Berikut riwayat keorganisasian Effendi Gazali:
- Ketua Kesatuan Aksi Mahasiswa Pascasarjana Universitas Indonesia (Wacana UI) 1998; kemudian Anggota Presidium
- Deputi Ketua Umum Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI)
- Anggota International Communication Association (ICA)
- Artikel-artikel Komunikasi Politik-nya terutama tersebar di Harian Kompas, Tempo, Media Indonesia, dll
- Dewan Juri Anugerah Adi Warta Wartawan Indonesia 2006 & 2007
- Dewan Nasional Provokasi Indonesia, 2006.












