Pada tahun 2025, pasar saham Indonesia mengalami perubahan signifikan dengan munculnya sejumlah emiten baru yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Di tengah ketidakpastian global dan fluktuasi kebijakan moneter, beberapa saham IPO mencatatkan kinerja yang luar biasa. Mereka menunjukkan pertumbuhan harga yang sangat pesat, bahkan melebihi ratusan hingga ribuan persen dibandingkan harga awal penawaran.
Pergerakan saham IPO tidak selalu seragam. Beberapa emiten mengalami reli tajam dalam waktu singkat, sementara yang lain memiliki pertumbuhan bertahap dengan volatilitas yang lebih terkendali. Hal ini menunjukkan bahwa setiap saham memiliki karakteristik dan prospek berbeda, yang memengaruhi minat investor.
Dari data harga saham pada tanggal 30 Desember 2025, terdapat beberapa saham yang menjadi primadona. Salah satunya adalah COIN, yang mencatatkan kenaikan hampir 38 kali lipat dari harga IPO. Selain itu, CDIA dan RATU juga menunjukkan kenaikan yang konsisten, sementara FORE, CBDK, dan EMAS memiliki profil risiko yang relatif lebih defensif.
Kinerja Saham IPO Tahun 2025
Berikut adalah daftar 10 saham IPO 2025 yang paling menguntungkan:
-
COIN
PT Indokripto Koin Semesta Tbk melantai dengan harga IPO Rp 100 dan ditutup di level Rp 3.880 pada akhir Desember 2025. Kenaikan sebesar 3.780% atau hampir 38 kali lipat menjadikannya saham IPO paling menguntungkan. Meski kenaikan ekstrem ini menarik investor agresif, risiko koreksi setelah reli panjang tetap menjadi perhatian. -
RLCO
PT Abadi Lestari Indonesia Tbk atau RLCO mengalami kenaikan sebesar 951%. Dari harga IPO Rp 168, saham ini naik menjadi Rp 1.765. Pergerakan RLCO tergolong agresif, terutama setelah fase akumulasi pada awal pencatatan, sebelum akhirnya mengalami reli tajam di paruh kedua tahun. -
CDIA
PT Chandra Daya Investasi Tbk atau CDIA mencatatkan kenaikan sebesar 779%. Harga saham naik dari Rp 190 ke Rp 1.670. Kenaikan CDIA terjadi secara bertahap, sehingga dinilai memiliki struktur pergerakan yang lebih sehat dibanding saham IPO yang melonjak terlalu cepat. -
RATU
PT Raharja Energi Cepu Tbk atau RATU naik sebesar 757%. Dengan harga IPO Rp 1.150, saham ini melesat ke Rp 9.850. RATU membuktikan bahwa saham IPO dengan harga awal relatif tinggi tetap bisa menarik minat pasar jika didukung ekspektasi pertumbuhan dan sentimen positif. -
FORE
PT Fore Kopi Indonesia Tbk atau FORE mengalami kenaikan sebesar 187%. Dari harga IPO Rp 188, saham ini naik menjadi Rp 540. FORE menjadi contoh saham IPO yang memberikan return menarik tanpa volatilitas ekstrem, cocok bagi investor dengan profil risiko menengah. -
CBDK
PT Bangun Kosambi Sukses Tbk atau CBDK melantai dengan harga IPO Rp 4.060 dan naik menjadi Rp 8.750. Kenaikan sebesar 116% menunjukkan performa yang stabil dan mencerminkan minat investor jangka menengah. -
MINE
PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE) naik dari harga IPO Rp 216 ke Rp 462 atau tumbuh sekitar 114%. Pergerakan MINE cukup atraktif bagi trader, terutama karena volatilitasnya yang masih terjaga di tengah sentimen sektor berbasis komoditas. -
EMAS
PT Merdeka Gold Resources Tbk atau EMAS hampir menggandakan harga sejak IPO. Dari Rp 2.880, saham ini naik menjadi Rp 5.550 atau mencatatkan kenaikan sekitar 93%. Meski belum menembus 100%, return EMAS tetap jauh melampaui kinerja rata-rata indeks saham sepanjang tahun. -
BLOG
PT Trimitra Trans Persada Tbk atau BLOG mencatatkan kenaikan dari harga IPO Rp 250 ke Rp 446 pada akhir 2025, atau naik sekitar 78%. Kinerja BLOG tergolong moderat, mencerminkan minat pasar yang stabil tanpa euforia berlebihan. -
SUPA
PT Super Bank Indonesia Tbk atau SUPA mencatatkan kenaikan paling rendah di antara 10 saham IPO paling cuan. Dari harga IPO Rp 635, saham ini naik ke Rp 935 atau sekitar 47%. Meski demikian, return tersebut tetap tergolong menarik dibandingkan instrumen investasi konservatif.
Kondisi Pasar Saat Ini
Meskipun sejumlah saham IPO menunjukkan kinerja yang menguntungkan, situasi pasar tetap dinamis. Investor perlu memperhatikan faktor-faktor seperti kondisi ekonomi makro, arah kebijakan moneter, dan perkembangan global. Dengan begitu, mereka dapat membuat keputusan investasi yang lebih tepat dan bijak.












