Dua Bukti Smartwatch Kopilot ATR Masih Berfungsi, Ibu Farhan Pilu: Bantu Cari Anakku

Perkembangan Terbaru Pencarian Farhan Gunawan

Pencarian terhadap Farhan Gunawan, Kopilot pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan, memperlihatkan adanya harapan bahwa korban masih hidup. Dari temuan terbaru, smartwatch yang dikenakan oleh Farhan terdeteksi masih aktif dan menunjukkan pergerakan langkah kaki.

HP Farhan telah ditemukan dan terhubung ke smartwatch miliknya. Informasi ini memberikan dorongan bagi keluarga untuk meminta peningkatan upaya pencarian dengan tambahan tim dan helikopter. Meskipun begitu, hingga saat ini Tim SAR baru berhasil menemukan dua jenazah korban pada hari Senin (19/1/2026).

Bukti Pergerakan Langkah Kaki

Berdasarkan informasi dari saudara dekat Farhan, terdapat dua bukti yang menunjukkan adanya pergerakan langkah kaki. Pertama, foto pergerakan langkah kaki yang diambil pukul 18.00 WITA dan kedua, pada pukul 22.00 WITA. Menurut keterangan dari kakak Dian, pacar Farhan, pergerakan tersebut semakin bertambah seiring waktu.

“Pergerakan langkah kaki Farhan tercatat mulai dari pagi jam 6 hingga malam hari. Jumlah langkah meningkat secara signifikan,” ujar kakak Dian. Ia juga menyebut bahwa Farhan diduga bergerak hingga empat ribu langkah dalam empat jam.

Penyelidikan dan Bantuan dari Masyarakat

Keluarga Farhan sangat berharap bahwa ia masih hidup dan bisa segera diselamatkan. Mereka memohon bantuan kepada pihak berwenang, termasuk menteri atau tokoh penting seperti Prabowo, agar dapat mengirimkan lebih banyak tim SAR dan helikopter untuk membantu pencarian.

Ibunda Farhan juga terpukul dengan kejadian ini. Ia syok dan dirawat di rumah sakit. Kabar ini juga diketahui oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, yang datang menjenguk dan memberikan dukungan moril kepada keluarga.

“Pak Haji, anak ku. Bantu ka pak haji cari anak ku. Masih muda anak ku pak haji,” ucap ibunda Farhan sambil menangis. Respons Bupati Irwan adalah bahwa tim SAR telah bekerja maksimal dan berharap bisa menemukan Farhan secepatnya.

Situasi Terkini

Hingga Senin (19/1/2026), Tim SAR hanya berhasil menemukan dua jenazah korban. Satu jenazah laki-laki ditemukan pada Minggu (18/1/2026) dan satu lagi perempuan pada hari ini. Identitas kedua jenazah tersebut belum diungkapkan ke publik.

Pencarian terus dilakukan dengan harapan bahwa ada kemungkinan besar Farhan masih hidup dan bisa segera ditemukan. Keluarga tetap berdoa dan berharap bantuan dari pihak berwenang dapat segera terealisasi.

Upaya Pencarian yang Berkelanjutan

Tim SAR terus melakukan pencarian di kawasan Gunung Bulusaraung. Meski situasi sulit, mereka tidak berhenti berusaha. Dengan bantuan teknologi seperti smartwatch, harapan untuk menemukan korban yang masih hidup terus dipertahankan.

Keluarga dan masyarakat tetap berdoa agar proses pencarian berjalan lancar dan hasilnya positif. Semoga keberadaan Farhan dapat segera diketahui dan ia dapat segera pulang ke rumah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *