Kesehatan otak memiliki peran penting dalam kemampuan berpikir, mengingat, mengambil keputusan, hingga menjaga suasana hati. Selain istirahat yang cukup dan aktivitas fisik, asupan nutrisi juga sangat memengaruhi fungsi otak. Tidak hanya dari makanan bernutrisi saja, beberapa jenis minuman terbukti dapat membantu meningkatkan kesehatan otak dan memperkuat daya ingat jika dikonsumsi secara rutin dan seimbang.
Lantas, minuman seperti apa yang bagus untuk meningkatkan kesehatan otak?
Minuman yang Meningkatkan Kesehatan Otak, Bagus untuk Mempertajam Daya Ingat
Beberapa minuman mengandung nutrisi yang mendukung fungsi otak dan melindungi sel-sel otak, serta dapat membantu menjaga daya ingat dan fokus dari waktu ke waktu. Penelitian menunjukkan, minuman tertentu seperti berikut ini dapat mendukung kesehatan otak jika dikonsumsi secara teratur.
-
Teh Hijau
Teh hijau mengandung senyawa dengan sifat antioksidan dan antiinflamasi, di mana sifat ini sangat bermanfaat untuk kesehatan metabolisme, penuaan, dan kekebalan tubuh. Minum teh hijau secara teratur juga sangat baik untuk meningkatkan kesehatan otak. Ini berkat kandungan katekin, antioksidan yang ada di dalamnya yang dapat mengurangi stres oksidatif di otak. Teh hijau juga menyediakan L-theanine, asam amino, yang dikaitkan dengan peningkatan perhatian dan fokus yang tenang, terutama bila dikombinasikan dengan sedikit kafein. Minum teh hijau secara rutin dapat meningkatkan kewaspadaan tanpa stimulasi berlebihan, melindungi neuron dari stres oksidatif, dan dikaitkan dengan peningkatan memori kerja dalam beberapa penelitian. -
Kopi

Kopi merupakan sumber antioksidan utama dalam makanan dan telah banyak diteliti mengenai pengaruhnya terhadap kesehatan otak. Dalam jangka pendek, kafein dalam kopi bekerja dengan memblokir adenosin, suatu neurotransmiter (zat kimia otak) yang berperan dalam meningkatkan rasa kantuk. Efek ini dapat meningkatkan kewaspadaan, waktu ralaksasi, dan konsentrasi secara sementara. Penelitian observasional menunjukkan, seiring berjalannya waktu mengonsumsi kopi dalam jumlah sedang dikaitkan dengan risiko penurunan kognitif terkait usia yang lebih rendah. Para peneliti mencatat, potensi manfaat ini kemungkinan mencerminkan efek gabungan kafein dan senyawa bioaktif lainnya dalam kopi, bukan hanya kafein saja. -
Smoothie Blueberry

Blueberry kaya flavonoid, terutama antosianin, yang merupakan senyawa tumbuhan yang terkait dengan kesehatan otak. Penelitian menunjukkan, mengonsumsi blueberry secara teratur dapat mendukung daya ingat, pembelajaran, dan fungsi kognitif secara keseluruhan dengan membantu melindungi sel-sel otak dari stres oksidatif dan peradangan. Mencampurkan blueberry ke dalam smoothie atau minuman membantu mempertahankan banyak senyawa bermanfaat sekaligus membuatnya mudah dikonsumsi secara teratur. Selain itu, manfaat lain dari mengonsumsi blueberry adalah mengurangi peradangan yang terkait dengan penuaan otak, mendukung proses pembelajaran dan memori, hingga membantu sel-sel otak berkomunikasi lebih efektif. -
Jus Buah Bit

Bit mengandung kombinasi nitrat makanan, betalain, dan polifenol yang dapat mendukung kesehatan otak. Penelitian menunjukkan, senyawa-senyawa ini dapat membantu meningkatkan aliran darah, mendukung pertahanan antioksidan, dan memengaruhi proses yang terlibat dalam penurunan kognitif. Nitrat dalam makanan yang berasal dari bit meningkatkan oksida nitrat, yang membantu meningkatkan aliran darah ke otak. Penelitian menunjukkan, makanan kaya nitrat dapat mendukung aliran darah ke otak dan dikaitkan dengan penurunan kognitif yang lebih lambat, sementara senyawa bit lainnya dapat membantu mengurangi stres oksidatif dan peradangan. Perlu diingat, sebagian besar studi ini berskala kecil, dan penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi manfaat jangka panjang. -
Susu Kunyit

Kunyit mengandung kurkumin, senyawa tumbuhan dengan efek antioksidan dan antiinflamasi. Penelitian menunjukkan, kurkumin dapat membantu melindungi sel-sel otak dengan menurunkan peradangan dan stres oksidatif, yang terkait dengan penurunan fungsi kognitif. Kurkumin juga memengaruhi jalur yang terlibat dalam memori dan pembelajaran. Namun, penyerapannya sendiri buruk, sehingga membantasi jumlah yang mencapai otak. Mengonsumsi kurkumin bersama lada hitam dapat membantu meningkatkan penyerapan. -
Jus Delima

Jus delima kaya akan polifenol, senyawa tumbuhan dengan efek antioksidan yang kuat. Penelitian menunjukkan, senyawa ini dapat membantu melindungi sel-sel otak dengan menurunkan stres oksidatif dan peradangan, yang terkait dengan penurunan kognitif dan penyakit Alzheimer. Studi awal pada hewan menunjukkan bahwa senyawa delima mungkin juga memengaruhi jalur yang terlibat dalam penumpukan protein amiloid yang berbahaya dan mendukung aliran darah yang sehat ke otak dengan meningkatkan produksi oksida nitrat. Secara bersamaan, efek-efek ini dapat mendukung fungsi otak dari waktu ke waktu. Namun, masih dibutuhkan lebih banyak penelitian. -
Minuman yang Diperkaya Omega-3

Asam lemak omega-3, terutama DHA dan EPA, sangat penting untuk mendukung fungsi otak. DHA adalah omega-3 yang paling melimpah di otak dan mendukung komunikasi antar sel otak. Penelitian menunjukkan, asupan omega-3 dapat bermanfaat bagi kesehatan otak dalam beberapa cara, seperti mendukung pembelajaran dan memori, meningkatkan kesejahteraan kognitif, meningkatkan aliran darah yang sehat ke otak, hingga membantu melindungi sel-sel otak dari kerusakan akibat penuaan. Minuman yang diperkaya dapat mencakup susu sapi dan susu nabati, serta beberapa jus dan minuman olahraga.
Hidrasi yang Baik Sangat Penting untuk Kesehatan Otak
Air menjadi kunci penting dalam meningkatkan fungsi otak. Otak terdiri dari sekitar 80 persen air, dan bahkan dehidrasi ringan dapat mengganggu fokus, memori, waktu reaksi, dan suasana hati. Penelitian menunjukkan, orang yang terhidrasi dengan baik cenderung berkinerja lebih baik pada tugas-tugas yang membutuhkan perhatian dan pemrosesan mental. Mengonsumsi air putih dan minuman penghidrasi lainnya secara teratur sepanjang hari membantu mendukung kinerja kognitif dan dapat mengurangi kelelahan serta kesalahan mental.












