Evakuasi Korban Longsor di Desa Pasirlangu
Tim SAR gabungan terus berupaya mengevakuasi korban longsor yang terjadi di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Hingga hari kedelapan operasi pencarian dan pertolongan, sebanyak 63 kantong jenazah telah berhasil dievakuasi dari lokasi bencana.
Pada hari ini, Sabtu (31/1/2026), tiga jenazah ditemukan di lokasi yang berbeda. Penemuan pertama terjadi pada pukul 09.29 WIB di Worksite B2 sektor B. Selanjutnya, pukul 10.23 WIB tim mengevakuasi satu kantong jenazah di Worksite A1, dan pada pukul 10.58 WIB kembali ditemukan satu kantong jenazah di Worksite A2 sektor A.
Dengan penemuan tersebut, jumlah jenazah yang berhasil dievakuasi hingga pukul 11.14 WIB mencapai 63 kantong. Sementara itu, masih ada sekitar 17 orang yang dinyatakan hilang dan sedang dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.
Operasi Pencarian Berlangsung Intensif
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, menjelaskan bahwa operasi pencarian dilakukan secara intensif dengan pembagian personel ke tiga sektor utama, yaitu sektor A, B, dan C. Pencarian dilakukan secara kombinasi, mulai dari penyisiran manual hingga penggunaan anjing pelacak (K9) dan alat berat untuk membuka material longsoran.
Sebanyak 3.675 personel gabungan dikerahkan dalam operasi ini, didukung oleh 17 unit excavator dan 22 ekor anjing pelacak K9 yang disebar di seluruh sektor pencarian. Operasi ini akan terus berlangsung sesuai dengan masa tanggap darurat bencana yang ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Bandung Barat hingga Jumat, 6 Februari 2026.
Rekapitulasi Evakuasi
Berikut adalah rekapitulasi evakuasi jenazah pada hari ke-8:
- Pukul 09.29 WIB → Worksite B2 sektor B.
- Pukul 10.23 WIB → Worksite A1.
- Pukul 10.58 WIB → Worksite A2 sektor A.
Total jenazah yang berhasil dievakuasi hingga pukul 11.14 WIB: 63 kantong.
Korban masih dalam pencarian (DP): sekitar 17 orang.
Raffi Ahmad Berikan Bantuan Tambahan
Di sisi lain, Raffi Ahmad dan istrinya, Nagita Slavina, hadir di posko pengungsian korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Sabtu (31/1/2026). Kehadiran mereka menimbulkan suasana riuh dan penuh haru di antara para pengungsi.
Raffi menyampaikan salam dari Presiden Republik Indonesia dan mengajak semua pihak untuk ikut serta membantu penanganan bencana. Ia juga menyebutkan bahwa dirinya telah menyalurkan bantuan senilai Rp1 miliar untuk kebutuhan penanganan longsor di Cisarua.
Pada kunjungan kali ini, Raffi kembali memberi bantuan tambahan sebesar Rp2 miliar untuk penanganan bencana. Bantuan ini akan digunakan untuk berbagai keperluan mendesak, seperti penyediaan air bersih dan kebutuhan dasar lainnya.
Selain bantuan logistik dan dana, Raffi juga berkoordinasi dengan Kepala BP BUMN Dony Oskaria serta CEO Danantara Rosan Roeslani terkait rencana penyediaan hunian sementara bagi warga terdampak longsor.
Bantuan untuk Sumur Bor
Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail menyampaikan bahwa penanganan pascabencana masih membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, terutama untuk pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Salah satu kebutuhan yang sangat mendesak adalah sumur bor, karena banyak warga kesulitan mendapatkan air bersih setelah kembali ke rumah.
Raffi menyatakan kesiapan untuk menanggung biaya pembangunan 13 titik sumur bor. Total bantuan yang disalurkan sebesar Rp2 miliar akan dialokasikan untuk mendukung kebutuhan lainnya.
Kesimpulan
Operasi pencarian dan evakuasi korban longsor di Desa Pasirlangu terus berlangsung dengan semangat tinggi. Meski jumlah korban yang ditemukan meningkat, masih ada 17 orang yang belum ditemukan. Di sisi lain, bantuan dari berbagai pihak, termasuk Raffi Ahmad, menjadi bentuk dukungan yang penting dalam upaya penanganan bencana.
