Daerah  

Pohon Beringin Tua di Kotagede Roboh Timpa Mobil Pengunjung Saat Prewedding

Pohon Beringin Tua di Masjid Gedhe Mataram Tumbang, Menimpa Kendaraan dan Bangunan Sekitar

Pohon beringin yang berusia sekitar 500 tahun di kompleks Masjid Gedhe Mataram Kotagede, Bantul, mengalami patahan pada hari Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 15.20 WIB. Peristiwa ini menimbulkan kerugian material yang cukup besar, termasuk merusak mobil, motor, panggung arisan, dan atap usaha penjahit baju di sekitar lokasi.

Kejadian yang Membuat Warga Terkejut

Pada saat kejadian, puluhan warga dan relawan bersama dengan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Bantul serta aparat TNI dan Polri langsung bergerak cepat untuk mengevakuasi bagian pohon yang patah. Meskipun tidak ada korban jiwa maupun luka serius, beberapa kendaraan dan bangunan mengalami kerusakan.

Salah satu pemilik mobil yang terkena dampak kejadian adalah Ekky Fitritiandi (27), asal Kebumen. Ia sedang melakukan sesi pemotretan prewedding di area masjid tersebut. Saat itu, ia sedang berada di tempat persewaan baju adat dan baru menyadari mobilnya rusak setelah melihat keramaian di lokasi kejadian.

“Kaca depan pecah, lampu depan pecah, spion patah, dan banyak bagian lainnya yang rusak. Saya belum bisa memastikan kondisi mobil secara keseluruhan karena belum dicek,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa mobilnya dipindahkan oleh masyarakat dan relawan ke tempat yang lebih aman setelah pohon tumbang. Ia mengatakan akan segera pulang ke Kebumen tanpa menginap di Yogyakarta.

Kesaksian dari Penjahit Setempat

Esti Modiste (56), penjahit sekaligus Abdi Dalem Solo di Masjid Gedhe Mataram Kotagede, menjelaskan bahwa saat kejadian, ia sedang bekerja di dalam toko. Ia merasa ada angin kencang meski cuaca terlihat cerah. Setelah keluar, ia melihat pohon beringin yang patah menimpa panggung, mobil, dan motor.

“Kendaraan tidak terlalu parah, tapi panggung runtuh. Atap toko saya juga tertimpa patahan pohon,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa kejadian seperti ini bukan pertama kalinya. Dua minggu sebelumnya, pohon tersebut juga pernah ambruk dan menimpa kendaraan. Ia mengatakan bahwa selama ini merasa tidak nyaman di bawah pohon tersebut, meski ia hanya membantu dan tidak tinggal di sana.

Penanganan oleh TRC BPBD Bantul

Komandan TRC BPBD Bantul, Mahardika Casco Sujatmiko, menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan kejadian sekitar setengah jam setelah kejadian. Proses penanganan dilakukan dengan cepat, termasuk menghubungi rekan-rekan relawan.

Menurutnya, penyebab utama pohon tumbang adalah akar yang sudah lapuk. Selain itu, sebelumnya terjadi hidrometeorologi yang membuat pohon condong ke arah bangunan toko. Kerugian diperkirakan mencapai Rp35 juta, namun tidak ada korban jiwa.

“Pohon ini memiliki usia sekitar 500 tahun, dan dari hasil pemeriksaan di lapangan, akar pohon sudah lapuk. Kami merekomendasikan agar dilakukan penanganan lebih lanjut, tetapi tugas kami hanya mengidentifikasi dan melaporkan ke pimpinan,” jelasnya.

Usia 500 Tahun dan Potensi Bahaya

Diketahui bahwa pohon beringin ini sudah ada sejak lama, bahkan sejak lahir Esti Modiste. Meskipun menjadi bagian dari sejarah dan keindahan masjid, pohon ini mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan yang mengkhawatirkan.

Terkait tindakan lebih lanjut, Mahardika menegaskan bahwa penanganan sepenuhnya diserahkan kepada pihak teknis dan otoritas terkait. Namun, upaya identifikasi dan pelaporan tetap dilakukan sebagai langkah preventif.




Exit mobile version