Negara Hadir dan Absen di KTT Perdamaian, Apakah Israel Ada?



JAKARTA — Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) perdana Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza akan digelar pada hari ini, Kamis (19/2/2026) di Amerika Serikat. Deretan negara yang masuk ke dalam BoP yang dibentuk oleh Presiden AS Donald Trump telah hadir.

Beberapa negara telah menerima undangan resmi dari Gedung Putih untuk bergabung dengan BoP. Hingga saat ini, 26 negara telah bergabung dan ditunjuk sebagai anggota pendiri BoP. Sementara itu, setidaknya 14 negara lainnya menolak undangan tersebut.

Di Eropa, terdapat perbedaan sikap terhadap BoP. Uni Eropa menyatakan bahwa mereka tidak ingin bergabung dengan Dewan Perdamaian karena kekhawatiran tentang piagamnya. Presiden Uni Eropa Ursula von der Leyen juga menolak undangannya untuk menghadiri pertemuan perdana hari ini.

Undangan Trump kepada Presiden Rusia Vladimir Putin untuk duduk di BoP semakin memperumit keselarasan bagi negara-negara Eropa untuk masuk BoP. Hal ini karena perang di Ukraina masih berlangsung. Sementara itu, Putin sampai saat ini belum memutuskan untuk masuk menjadi anggota.

Sejumlah negara besar Eropa seperti Prancis, Jerman, Inggris Raya, dan Spanyol telah menolak undangan untuk bergabung dengan BoP sebagai anggota. Di Uni Eropa, sejumlah negara yang memutuskan untuk bergabung adalah Hongaria dan Bulgaria. Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban yang akan menghadiri pertemuan perdana BoP merupakan sekutu dekat Trump.

Kosovo dan Albania juga telah bergabung sebagai anggota BoP dan akan menghadiri pertemuan. Italia, Siprus, Yunani, dan Rumania mengkonfirmasi bahwa mereka akan mengirimkan perwakilan sebagai pengamat.

Sementara itu, Paus Leo, yang memimpin 1,4 miliar umat Katolik di seluruh dunia, menolak undangan untuk duduk di BoP. Paus Leo menekankan bahwa situasi krisis harus ditangani oleh PBB.

Di Timur Tengah, sejumlah negara telah bergabung di BoP mulai dari Uni Emirat Arab, Maroko, Bahrain, dan Mesir. Israel pun turut masuk di BoP. Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar akan menghadiri pertemuan perdana BoP.

Arab Saudi memutuskan bergabung bersama Turki, Yordania, Qatar, dan Kuwait. Semua negara di Timur Tengah mengirimkan delegasi ke pertemuan tersebut.

Untuk Asia Tengah, Kazakhstan dan Uzbekistan bergabung di BoP dan memutuskan menghadiri pertemuan. Selain itu, Pakistan dan Mongolia turut bergabung.

Di Amerika Selatan, Argentina dan Paraguay bergabung di BoP bentukan Trump. Dari Asia Tenggara, Presiden Indonesia Prabowo Subianto tengah berada di AS untuk menghadiri pertemuan BoP. Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam To Lam pun menghadiri pertemuan anggota BoP.

Sementara itu, Selandia Baru menolak undangan untuk bergabung dengan BoP dengan menyatakan sedang mencari kejelasan lebih lanjut. Australia mengatakan masih meninjau undangan masuk ke BoP.

Ancang-ancang Indonesia

Indonesia telah masuk ke dalam BoP bentukan Trump. Presiden Prabowo telah menandatangani piagam Board of Peace pada 22 Januari 2026 di Davos, Swiss. Prabowo pun akan menghadiri KTT perdana BoP hari ini. Ia menjelaskan bahwa dirinya datang ke AS menyambut undangan dari Presiden AS Donald Trump untuk menghadiri pertemuan BoP.

“Pertemuan resmi pertama dari Board of Peace untuk membahas implementasi dan kelanjutan gencatan senjata di Gaza. Kami terus berupaya merintis jalan menuju solusi yang nyata dan berkelanjutan atas isu Palestina,” kata Prabowo dalam keterangan tertulis pada Kamis (19/2/2026).

Prabowo mengatakan bahwa Indonesia secara konsisten menjalankan prinsip politik bebas aktif. Indonesia tidak memihak blok kekuatan tertentu dan secara aktif berpartisipasi menciptakan perdamaian dunia.

“Kami melanjutkan kebijakan luar negeri non-blok, menghormati semua kekuatan besar. Saya menyatakan tekad untuk menjalankan kebijakan ‘Good Neighbor Policy’,” ujar Prabowo.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Sugiono juga telah menggelar pertemuan dengan Wakil Tetap Palestina untuk PBB, Menteri Riyad Mansour di AS. Sugiono mengatakan bahwa Indonesia berkomitmen untuk mendorong perdamaian yang adil dan berkelanjutan, serta menekankan pentingnya terwujudnya solusi dua negara atau two-state solution.

“Kami siap berkontribusi lebih jauh, termasuk mempersiapkan kemungkinan pengerahan pasukan penjaga perdamaian ke Gaza, yang dapat diawali dengan bantuan kesehatan dan rekonstruksi,” ujar Sugiono dalam keterangan tertulis pada Selasa (17/2/2026).

Selain itu, Sugiono juga menyampaikan rencana partisipasi Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan BoP di Washington DC pekan ini bersama sejumlah pemimpin dunia, termasuk negara-negara yang tergabung dalam D-8 seperti Arab Saudi, Turki, Mesir, Yordania, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Pakistan.

“Partisipasi Presiden Indonesia bertujuan memastikan setiap keputusan yang diambil selaras dengan Piagam PBB dan upaya multilateral yang ada, guna membuka jalan bagi perdamaian yang adil dan berkelanjutan,” ujar Sugiono.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *