JAKARTA — Sandiaga Salahuddin Uno, pendiri Yayasan Indonesia Setara dan Sandination Academy, memberikan dukungan kepada puluhan peserta yang mengikuti program Onboarding Beasiswa Youthpreneurship Rocket Incubation by YABN 2026. Ia menekankan pentingnya meningkatkan kualitas diri dan memperluas jangkauan bisnis ke tingkat internasional.
Kegiatan ini dilaksanakan melalui Zoom Meeting pada hari Ahad (15/2/2026) oleh Yayasan Amanah Bangun Negeri bekerja sama dengan Yayasan Indonesia Setara, Sandination Academy, dan Universitas Lambung Mangkurat. Acara diikuti oleh 50 brand yang terdiri dari mahasiswa penerima beasiswa IBFL, peserta inkubator bisnis ULM, serta alumni yang lolos seleksi Program Rocket YABN 2026.
Sandiaga Uno menyampaikan pesan penting kepada para peserta. Ia menekankan bahwa olahraga minimal 20-30 menit sehari sangat penting untuk menjaga kesehatan dan produktivitas anak muda. Ia juga mengapresiasi kolaborasi antar berbagai pihak dalam membangun kepemimpinan bisnis dan jejaring nasional.
Program Onboarding Beasiswa Youthpreneurship Rocket Incubation by YABN 2026 bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh tentang arah, sistem, dan mekanisme program selama enam bulan ke depan. Peserta mendapatkan gambaran utuh mengenai proses pembinaan, pola pendampingan, serta standar partisipasi yang harus dijalani.
“Di tahun lalu, ada 250 brand yang telah terakselerasi dan go international. Saya berharap lulusan program tahun 2026 bisa mengikuti jejak mereka,” ujar Sandiaga Uno.
Ia menekankan pentingnya membangun generasi entrepreneur muda yang adaptif, berintegritas, dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ia berharap adanya silahturahmi ekonomi, action oriented, termonitor, dan terukur. Selain itu, ia menekankan pentingnya integrasi program, mentoring, coaching, akses pasar, akses pendanaan, serta go global.
Penggagas Yayasan Indonesia Setara dan Sandination Academy tersebut juga menilai peran generasi muda dalam membangun masa depan ekonomi bangsa melalui kewirausahaan yang inovatif dan berdampak. Menurutnya, Rocket Incubation bukan hanya sekadar program pelatihan bisnis, tetapi juga ekosistem pembinaan karakter, kepemimpinan, serta integritas entrepreneur muda.
“Penguatan karakter di tengah tantangan ekonomi, agility, dan integritas dapat melahirkan pengusaha muda sukses, naik kelas. Dari tangan di bawah menjadi tangan di atas, seperti tema dari kegiatan ini,” tambahnya.
Perwakilan Yayasan Amanah Bangun Negeri, Zuraida Murdia Hamdie, menambahkan bahwa program ini merupakan investasi jangka panjang dalam menyiapkan pemimpin masa depan melalui kewirausahaan. Ia berharap peserta dapat memanfaatkan kesempatan beasiswa dan program inkubasi ini dengan tanggung jawab dan kesungguhan.
Wakil Rektor IV Bidang Kerjasama, Humas, dan Sistem Informasi Universitas Lambung Mangkurat, Yusuf Azis, juga mengapresiasi program inkubasi para pengusaha muda. Ia menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan program dan mendorong peserta untuk mengikuti seluruh proses dengan disiplin dan penuh tanggung jawab.
Dia menegaskan pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan dan ekosistem inkubasi dalam menciptakan wirausaha muda yang siap bersaing.
Kegiatan kemudian berlanjut ke sesi pengenalan peserta yang bertujuan membangun kedekatan awal antar awardee, alumni, serta tim penyelenggara. Interaksi ini menjadi langkah awal dalam membangun komunitas belajar yang kolaboratif selama program berlangsung.
Menjelang akhir kegiatan, sesi ngobrol virtual bersama peserta dilaksanakan untuk memberikan ruang tanya jawab, klarifikasi, serta penyamaan persepsi mengenai pelaksanaan program. Diskusi berlangsung aktif dan menunjukkan antusiasme tinggi dari para peserta.
Rangkaian onboarding ditutup dengan penutupan resmi sebagai tanda dimulainya perjalanan peserta dalam Program Rocket Incubation by YABN 2026. Seluruh peserta mengikuti kegiatan secara daring dan menunjukkan antusiasme tinggi dalam memahami aturan, alur pembinaan, serta peluang pengembangan diri selama program berlangsung.












