Pengoperasian Jalan Tol IKN untuk Arus Mudik dan Balik Lebaran
Ruas Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) akan kembali dibuka secara fungsional pada periode 13–29 Maret 2026. Tujuan dari pembukaan ini adalah untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah. Pembukaan tol ini menjadi yang kedua setelah sebelumnya diuji coba pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).
BBPJN Kalimantan Timur telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi guna mencegah kemacetan, terutama mengingat pengalaman sebelumnya saat uji coba Nataru lalu sempat terjadi kepadatan kendaraan di pintu masuk dan keluar tol. Untuk mengurai kepadatan tersebut, BBPJN Kaltim berencana menambah jumlah gate atau pintu tol yang difungsikan. Jika sebelumnya hanya dua gate dibuka, pada periode mudik Lebaran kali ini kemungkinan akan ditambah menjadi tiga gate atau lebih.
Selain itu, BBPJN Kaltim juga menyiapkan sejumlah posko di titik strategis sepanjang ruas tol. Posko tersebut akan difungsikan sebagai pusat layanan informasi dan penanganan darurat. Selain itu, kamera pengawas (CCTV) dipasang di beberapa titik untuk memantau arus kendaraan secara real time. Dengan sistem ini, petugas diharapkan dapat segera mengambil langkah cepat apabila terjadi kepadatan maupun insiden di jalur tol.
Dua Gerbang Tol Dibuka
Kepala BBPJN Kalimantan Timur, Yudi Hardiana, memastikan ruas tol sepanjang 52,5 kilometer akan dibuka secara fungsional pada periode tersebut. Menurutnya, pembukaan akses tol ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat, khususnya warga Balikpapan dan Kalimantan Timur yang hendak menuju Kalimantan Selatan maupun kawasan IKN. Pada momen mudik Lebaran kali ini, BBPJN akan membuka dua gerbang tol menuju IKN. Gerbang tersebut yakni di Manggar yang sebelumnya juga difungsionalkan saat Nataru serta di Seksi 1B dengan akses melalui Ring Road Balikpapan.
Ketentuan Selama Fungsional
BBPJN menegaskan aspek keselamatan menjadi prioritas utama selama tol difungsionalkan. Masyarakat diminta mematuhi ketentuan yang berlaku, yakni kecepatan maksimum 60 km/jam, jam operasional pukul 06.00–18.00 WITA, dan diperuntukkan bagi kendaraan golongan I (non-bus dan non-truk). “Kami harap masyarakat dapat menjaga keselamatan dengan mematuhi aturan yang ada. Ini semata-mata untuk keamanan bersama,” tegas Yudi.
Perbaikan Dikebut
Terkait kerusakan berupa pergeseran akses jalan di Seksi 3A2 wilayah Karang Joang, Balikpapan Utara, Yudi memastikan perbaikan terus dikebut. Ia menargetkan pekerjaan rampung pada 10 Maret 2026 sehingga ruas tersebut siap difungsionalkan pada 13 Maret. “Kemarin kendalanya karena curah hujan cukup tinggi, tetapi sudah kami antisipasi agar pekerjaan tetap berjalan sesuai target,” ungkapnya.
Selain untuk mendukung arus mudik, BBPJN juga berkoordinasi dengan Otorita IKN terkait kemungkinan pembukaan lebih awal pada 1 Syawal 1447 Hijriah guna mendukung pelaksanaan Salat Idulfitri di Masjid Negara kawasan IKN. Jika mendapat dukungan, tol akan dibuka satu jam lebih awal dari jadwal normal, yakni sekitar pukul 05.00 WITA.
Akses Tambahan Dibuka
Akses Jalan Tol Seksi 1B sepanjang 5,2 kilometer yang menjadi tulang punggung konektivitas menuju kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN) akan dibuka untuk umum selama momentum mudik Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kepala BBPJN Kalimantan Timur, Yudi Hardiana, mengatakan kehadiran akses tambahan ini diharapkan mampu mengurai kepadatan arus lalu lintas. Jalur yang menghubungkan Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan dengan Jalan Tol Balikpapan–Samarinda tersebut akan difungsikan untuk mengurangi kemacetan di sepanjang Jalan Mulawarman, Balikpapan Selatan.
Mudik via Tol IKN
Berikut rincian pengoperasian jalan tol IKN selama masa mudik dan balik Lebaran:
- Dibuka: 13–29 Maret 2026
- Jam operasional: 06.00–18.00 WITA
- Khusus Kendaraan Golongan I (non-bus & non-truk)
- Kecepatan maks: 60 km/jam
- Gerbang dibuka: Manggar & Seksi 1B Ring Road
- Gate ditambah untuk antisipasi macet
