Chelsea Olivia Alami Haid Nonstop Selama 2 Bulan, Jalani 4 Operasi di Malaysia

Kondisi Kesehatan Chelsea Olivia yang Mencemaskan

Artis ternama Indonesia, Chelsea Olivia, mengungkapkan kondisi kesehatannya yang tidak biasa. Ia mengalami menstruasi selama dua bulan secara terus-menerus, yang membuatnya sangat khawatir dan memutuskan untuk mencari bantuan medis di luar negeri.

Pada akun Instagram gabungan @chelseaolivia dan @glennalinskie, Chelsea Olivia menjelaskan kronologi kejadian kesehatannya yang tidak biasa. Awalnya, ia merasa bahwa gejala yang dialaminya adalah hal wajar, namun seiring berjalannya waktu, kondisi tersebut semakin memburuk.

“Jadi semuanya bermula di bulan Januari, saat aku sedang menstruasi (tepat setelah pulang dari Jepang). Rasanya berbeda dari biasanya—lebih sakit dan kramnya jauh lebih kuat,” tulisnya dalam unggahan media sosialnya.

Awalnya, ia hanya berpikir bahwa perubahan tersebut disebabkan oleh kelelahan setelah liburan. Namun, kondisi tersebut tidak kunjung membaik. Setelah 10 hari, lalu 2 minggu hingga memasuki 2 bulan, ia masih terus mengalami pendarahan. Akhirnya, ia memutuskan untuk kontrol ke dokter kandungan.

Pemeriksaan hormon dan beberapa tes lain dilakukan, tetapi hasilnya menunjukkan bahwa rahimnya sehat dan banyak telur ditemukan. Ia hanya diberi obat hormon untuk penyeimbang dan supaya berhenti. Sayangnya, konsumsi obat dari dokter kandungan tidak berhasil mengubah kondisinya.

Ia kemudian memilih untuk berkonsultasi dengan dokter penyakit dalam. Hasil pemeriksaan darah lengkap menunjukkan bahwa semua baik-baik saja, meskipun ada beberapa angka yang rendah. Akhirnya, ia kembali ke dokter kandungan untuk melepas IUD. Dokter menyatakan bahwa semua dalam kondisi baik, termasuk jumlah telur dan kesehatan rahim.

Namun, pertanyaan besar tetap muncul: kenapa kondisi ini tidak berhenti? Meski telah mencoba empat macam obat dan berkonsultasi dengan tiga dokter, kondisi Chelsea tetap tidak stabil.

Selama gangguan haid, Chelsea mengalami perubahan fisik seperti perut membengkak, kram, lemas, dan pusing. Perutnya pun nampak buncit dan naik berat badan hingga 5 kg.

Akhirnya, Chelsea memutuskan untuk mencari second opinion di Negeri Jiran, tepatnya di Island Hospital. Di sana, dokter menemukan lingkaran putih di bagian leher rahim yang menjadi penyebab pendarahan tak kunjung selesai.

Dr. Low Kah Pin, salah satu dokter yang menangani Chelsea, menjelaskan bahwa tidak ada yang bisa memastikan penyebab kondisi tersebut. Ketidakseimbangan hormon disebut bisa menyerang siapa saja, khususnya wanita yang sudah melahirkan.

“Jadi pertanyaan kenapa dok?? Apakah pola makanku yang salah?? Kurang olahraga?? Atau apa?? Jawabannya 1… Tidak ada yang bisa memastikan, karena imbalance hormon bisa terjadi pada semua orang (apalagi yang sudah melahirkan) dan faktor genetik-ku. Intinya tidak perlu khawatir, besok akan kita bereskan dengan prosedur small surgery,” ujar Chelsea.

Saran untuk Wanita

Chelsea Olivia memberi saran kepada para wanita untuk rajin melakukan check up reproduksi setidaknya satu tahun sekali. Tes hormon juga sangat dianjurkan untuk dilakukan.

“Buat para wanita harus rajin check up yahh (papsmear, check up darah komplit 1 tahun 1x). Ini selalu aku lakukan, dan jika kamu merasa badanmu tidak bersahabat terus menerus, ada baiknya langsung cari second opinion ke profesional dan test Hormon (ini sangat membantu). Catat tanggal mens dan juga selesainya. Jadi kalo ada kejadian seperti ini aku gampang untuk track lebih lanjut!! lebih cepat lebih baik. We can do this girls,” kata dia.

Proses Operasi yang Dilakukan

Adapun wanita berusia 33 tahun itu dikabarkan menjalankan empat tahap operasi. Di antaranya hysteroscopy, polypectomy, D&C, dan Endometrial resection.

Keempat prosedur tersebut adalah tindakan medis minimal invasif untuk mendiagnosis dan mengobati kelainan di dalam rahim tanpa sayatan luar. Hysteroscopy memvisualisasikan rahim, Polypectomy mengangkat polip, D&C mengikis lapisan rahim, dan Endometrial resection mengangkat lapisan rahim secara lebih dalam, sering dilakukan bersamaan.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *