PDI Perjuangan Cianjur Gelar Pengobatan Gratis, Bentuk Kepedulian pada Rakyat Kecil

Kegiatan Pengobatan Massal Gratis di Cianjur, Bentuk Keberpihakan PDI Perjuangan

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cianjur menggelar kegiatan pengobatan massal gratis bagi masyarakat di Desa Kawungluwuk, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, pada Kamis (5/3/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya partai untuk memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat yang kurang mampu dan memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cianjur, Susilawati, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bentuk komitmen partainya dalam menjalankan perjuangan sosial. Menurutnya, bulan Ramadan menjadi momen penting untuk memperkuat nilai empati, kepedulian, serta semangat berbagi kepada sesama.

“Di bulan inilah nilai empati, kepedulian, dan semangat berbagi menemukan momentum terbaiknya. Ibadah tidak hanya dimaknai secara personal, tetapi juga diwujudkan dalam aksi sosial yang memberi manfaat nyata bagi sesama,” ujarnya dalam sambutannya.

Susilawati menekankan bahwa kegiatan pengobatan massal gratis tersebut merupakan wujud konkret keberpihakan PDI Perjuangan kepada masyarakat kecil atau wong cilik. Sejak awal berdirinya, partai ini memiliki komitmen ideologis untuk berada di garis depan dalam memperjuangkan kepentingan rakyat, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan dasar seperti kesehatan.

Ia juga mengutip pesan dari Proklamator Republik Indonesia, Soekarno, yang menekankan bahwa perjuangan masa kini bukan lagi melawan penjajah, melainkan melawan ketidakadilan, kemiskinan, kebodohan, serta kesenjangan sosial.

“Berbagi dan menghadirkan pelayanan bagi rakyat kecil merupakan bagian dari perjuangan ideologis untuk mewujudkan keadilan sosial,” katanya.

Menurut Susilawati, kesehatan merupakan hak dasar setiap warga negara. Karena itu, negara dan seluruh elemen bangsa memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan masyarakat memperoleh akses pelayanan kesehatan yang layak. Melalui kegiatan tersebut, PDI Perjuangan ingin menegaskan bahwa politik harus hadir sebagai alat perjuangan untuk kesejahteraan rakyat, bukan sekadar perebutan kekuasaan.

Dalam kesempatan itu, Susilawati juga menyampaikan apresiasi kepada DPP PDI Perjuangan bidang kesehatan, para tenaga medis, relawan, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan pengobatan massal tersebut.

“Semoga setiap langkah pengabdian yang dilakukan hari ini menjadi amal ibadah yang dilipatgandakan pahalanya di bulan Ramadan yang penuh rahmat ini,” ucapnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan, mempertebal kepedulian sosial, serta meneguhkan komitmen bersama dalam membangun Kabupaten Cianjur yang lebih sehat, adil, dan sejahtera.

Dengan mengucapkan basmalah, Susilawati secara resmi membuka kegiatan pengobatan massal gratis tersebut yang diikuti oleh masyarakat Desa Kawungluwuk dan sekitarnya. Acara dilanjutkan dengan pembagian takjil untuk berbuka puasa.

Ribka Tjiptaning Siapkan Posko Kesehatan di Merak hingga Pulo Gebang

Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan, Ribka Tjiptaning, mengatakan pihaknya terus bergerak memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, termasuk selama bulan Ramadan hingga menjelang arus mudik Lebaran. Menurut Ribka, tim kesehatan PDI Perjuangan sudah turun langsung membantu masyarakat sejak terjadinya bencana di Pulau Sumatera seperti Aceh dan Medan.

Setelah itu, kegiatan pelayanan kesehatan terus berlanjut dengan berkeliling ke sejumlah daerah di Jawa Barat dan Banten. “Sejak bencana Aceh kami sudah turun ke masyarakat. Kemarin kami berkeliling Jawa Barat dan Banten, mulai dari Bekasi, kemudian ke Bandung Barat, lalu masuk ke Sukabumi,” kata Ribka.

Ia menjelaskan, tim kesehatan juga berkeliling ke enam daerah pemilihan di wilayah Sukabumi, kemudian melanjutkan kegiatan ke Kota Sukabumi dan Kabupaten Cianjur. Selanjutnya, tim dijadwalkan bergerak menuju Depok.

Selain pelayanan kesehatan keliling, Ribka menyebut pihaknya juga tengah menyiapkan sejumlah posko kesehatan untuk membantu masyarakat selama arus mudik Lebaran. Posko kesehatan tersebut rencananya akan ditempatkan di sejumlah titik strategis seperti Pelabuhan Merak, Tanjung Priok, Stasiun Senen, Terminal Pulo Gebang, hingga jalur Pantura Indramayu.

Di setiap posko kesehatan akan disiagakan tenaga medis yang terdiri dari dokter dan perawat serta dilengkapi dengan obat-obatan. “Di posko nanti ada sekitar 10 perawat dan dokter yang bertugas. Kami juga menyiapkan obat-obatan dan jika ada pasien yang membutuhkan penanganan lebih lanjut akan langsung kami rujuk,” ujarnya.

Ribka menambahkan, pelayanan kesehatan tersebut didukung oleh armada kesehatan yang terdiri dari tiga bus besar layanan kesehatan, kendaraan double cabin, hingga ambulans kecil untuk mobilitas tim di lapangan. Selama bulan Ramadan, kegiatan sosial juga tetap dilakukan dengan memeriksa kesehatan masyarakat sekaligus membagikan takjil kepada warga yang membutuhkan.

“Bulan Ramadan kami tetap turun ke masyarakat, cek kesehatan sekaligus berbagi takjil untuk rakyat kecil,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *