Persiapan Mudik Lebaran: 5 Cara Efektif Jaga Imunitas Tubuh by Dokter Gizi



Mudik merupakan tradisi yang sangat melekat dalam kehidupan masyarakat Indonesia, khususnya saat menyambut Hari Raya Idul Fitri. Namun, perjalanan jauh di tengah masa puasa membutuhkan persiapan fisik dan kesehatan yang optimal agar tidak mudah terganggu.

Untuk itu, menjaga imunitas tubuh sebelum mudik menjadi hal yang sangat penting. Kondisi kesehatan yang baik tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga menjaga keselamatan selama perjalanan. Dokter Spesialis Gizi dari Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) – Bintaro Jaya, dr. Louise Kartika Indah, M.Gizi, Sp.GK, menekankan pentingnya persiapan kesehatan jauh-jauh hari sebelum keberangkatan.

Bagaimana cara menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat selama mudik? Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:

1. Perhatikan Pola Makan dari Sekarang

Pola makan adalah faktor utama dalam menjaga kesehatan. Mulai sekarang, kita harus mulai memperbaiki pola makan saat sahur dan berbuka. Jangan menunggu sampai mendekati hari H untuk mulai mengatur asupan makanan.

“Jadi dari sekarang, kita harus tetap jaga kesehatan kita nih. Jangan pas mau mudik baru mau dibenerin pola makannya,” ujar dr. Tika.

Panduan Isi Piringku dari Kementerian Kesehatan bisa menjadi patokan dalam mengatur nutrisi. Kuncinya adalah memenuhi kebutuhan nutrisi makro dan mikro seperti karbohidrat, protein, serat, serta vitamin agar sistem kekebalan tubuh bekerja maksimal.

Meski sedang berpuasa, kebutuhan nutrisi tetap sama dengan hari biasa. Yang berbeda hanyalah jadwal makannya. “Jadi saat kita berpuasa harus mengikuti prinsip gizi seimbang, yaitu makan karbohidrat yang cukup, protein yang cukup, lemak yang cukup, dan juga vitamin dan mineral,” tegasnya.

2. Pastikan Kualitas Tidur Terjaga

Tidur yang cukup juga sangat penting untuk menjaga kebugaran. Orang dewasa disarankan tidur malam selama 6-8 jam. Ini lebih bermanfaat daripada begadang semalaman lalu tidur 10-12 jam di siang hari.

Oleh karena itu, hindari kebiasaan tidur larut malam, terutama menjelang perjalanan mudik. Kualitas tidur yang baik akan membantu tubuh tetap segar dan siap menghadapi perjalanan panjang.

3. Tetap Rutin Berolahraga

Banyak orang beranggapan bahwa puasa membuat mereka malas bergerak. Padahal, olahraga sangat penting untuk menjaga kebugaran dan mengimbangi kalori yang masuk.

“Dan jangan lupa tetap olahraga,” kata dr. Tika. Namun, pastikan intensitasnya sesuai dengan kemampuan tubuh. Jika bukan tipe orang yang rutin berolahraga, cukup lakukan aktivitas ringan hingga sedang selama 30-45 menit di sore hari menjelang waktu berbuka.

4. Perbanyak Konsumsi Makanan Kaya Kalsium

Kalsium tidak hanya berguna untuk memperkuat tulang, tetapi juga berperan dalam metabolisme, kinerja jantung, serta keseimbangan cairan dan saraf otot.

Beberapa makanan kaya kalsium antara lain ikan salmon, sarden, edamame, kacang almond, sayur hijau seperti bayam dan brokoli, serta produk susu. Masukkan makanan tersebut ke dalam menu sahur atau berbuka.

5. Cukupi Kebutuhan Air Putih

Dehidrasi adalah tantangan terbesar selama puasa dan mudik. Kurangnya cairan bisa menyebabkan tubuh terasa lemas dan lesu.

Triknya adalah minum minimal 8 gelas air putih sehari, yang dibagi pada waktu sahur, berbuka, dan malam hari. Selain mencegah rasa haus, air putih yang cukup juga bisa mencegah kram atau kelelahan otot akibat duduk terlalu lama selama perjalanan mudik.

Dengan persiapan yang matang, mudik Lebaran bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan dan aman. Mulailah merawat tubuh sejak sekarang agar bisa menghadapi perjalanan dengan penuh semangat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *