Peninjauan Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwaghandi melakukan peninjauan arus balik di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, pada Sabtu (28/3/2026). Kehadiran mereka bertujuan untuk memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan pemudik yang kembali ke kota masing-masing setelah libur Lebaran.
Listyo menyebut bahwa arus balik Lebaran 2026 berjalan lancar dan terkendali. Ia juga mengatakan bahwa pengelolaan arus mudik dan balik tahun ini tidak lepas dari penerapan berbagai skema rekayasa lalu lintas yang dinilai efektif. Beberapa di antaranya seperti delaying system, buffer zone, hingga pengaturan pengecekan tiket yang mampu menjaga kondisi tetap stabil.
Selama kunjungannya, Kapolri yang juga didampingi Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal tampak menyapa sejumlah pemudik, khususnya pengendara sepeda motor di area dermaga. Ia berbincang santai sekaligus membagikan bingkisan kepada masyarakat yang hendak menyeberang. Bingkisan tersebut berupa jajanan ringan dan mainan untuk pemudik yang membawa anak.
Menurut Kapolri, sejak awal pihaknya bersama instansi terkait telah menyiapkan berbagai skenario untuk mengantisipasi kepadatan, termasuk saat antrean kendaraan mulai memanjang hingga ke badan jalan. Namun, kondisi di lapangan sejauh ini masih dalam batas aman dan terkendali. Ia juga mengapresiasi kerja keras petugas di lapangan serta peran aktif masyarakat yang telah mematuhi pengaturan lalu lintas.
Meski situasi di Bakauheni relatif kondusif, Kapolri mengingatkan masih ada potensi kepadatan di lintasan lain. Salah satunya di jalur penyeberangan Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk. Ia meminta seluruh aparat dan pihak terkait tetap siaga mengantisipasi lonjakan arus balik lanjutan, guna memastikan kelancaran dan keselamatan pemudik tetap terjaga di seluruh lintasan penyeberangan.
Data Arus Balik dan Transportasi
Kapolri menyebut, arus balik Lebaran mulai melandai, di mana 13,7 persen kendaraan masih menuju Jakarta. Ia menyampaikan bahwa puncak arus balik Lebaran tahun ini telah terlewati. “Hingga saat ini, volume kendaraan yang keluar Jakarta tercatat mencapai 2.946.891 unit,” ujar Listyo. “Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 20,49 persen dibandingkan kondisi normal, serta meningkat 1,82 persen dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya,” sambungnya.
Sementara itu, kendaraan yang telah kembali masuk ke Jakarta tercatat sebanyak 2.561.629 unit. Dengan demikian, kata dia, masih terdapat sekitar 385.262 kendaraan atau sekitar 13,7 persen yang masih dalam perjalanan menuju ibu kota. “Artinya, secara umum kita melihat bahwa puncak arus balik sudah kita lewati dan tinggal 13,7 persen lagi,” ujar Kapolri.
Listyo berharap sisa arus balik ini dapat terus dikelola dengan baik agar masyarakat yang kembali dari mudik bisa menikmati perjalanan dengan aman dan selamat hingga tiba di tujuan. Selain lalu lintas jalan tol, Kapolri juga memaparkan data peningkatan jumlah penumpang di berbagai moda transportasi selama periode Lebaran.
Rinciannya, kereta api 3.407.676 penumpang (naik 7,84 persen); transportasi udara 4,12 juta penumpang (naik 6,27 persen); transportasi laut 4.751.186 penumpang (naik 13,89 persen); dan transportasi darat 3.131.582 penumpang (naik 13,3 persen).
Penurunan Angka Kecelakaan
Menurut Listyo, kenaikan ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat selama arus mudik dan balik tahun ini. Kapolri juga mengapresiasi peran masyarakat dan seluruh pihak yang terlibat dalam pengamanan arus mudik dan balik. Ia mengungkapkan bahwa angka kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan sebesar 7,8 persen dibandingkan tahun lalu. Bahkan, angka fatalitas atau korban meninggal dunia turun signifikan, yakni dari 377 orang menjadi 265 orang, atau berkurang sebanyak 112 korban.
“Ini menjadi capaian yang harus kita jaga bersama,” katanya. Kapolri mengingatkan masyarakat yang masih dalam perjalanan agar tetap berhati-hati. Pemudik diminta memanfaatkan rest area dan buffer zone yang telah disediakan pemerintah untuk beristirahat. Dengan kondisi yang terus terkendali, diharapkan seluruh masyarakat dapat menyelesaikan perjalanan arus balik dengan aman dan nyaman.
Terkait arus di wilayah Lampung, khususnya Pelabuhan Bakauheni, Kapolri menyebut situasi terpantau terkendali. Skema rekayasa lalu lintas dan pengelolaan arus penyeberangan dinilai berjalan dengan baik. Hal ini menjadi kabar positif bagi masyarakat Lampung, yang menjadi salah satu titik krusial arus mudik dan balik nasional.
Apresiasi dari Berbagai Pihak
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, termasuk TNI-Polri dan pemerintah daerah, atas kelancaran penyelenggaraan mudik dan arus balik tahun ini. “Hingga hari ini, pelaksanaan mudik dan arus balik berjalan dengan baik,” ujarnya. Ia menambahkan, meskipun masih terdapat sekitar 30 persen pergerakan arus balik, seluruh skenario pengendalian telah disiapkan secara matang.
Data Ditlantas Polda Lampung juga menunjukkan tren positif. Sepanjang 13 hingga 25 Maret 2026, angka kecelakaan lalu lintas di Lampung menurun hingga 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengapresiasi kinerja Kapolri Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dalam memastikan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran. Mirza mengatakan, keberhasilan pengelolaan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini tidak lepas dari kolaborasi serta peran aktif masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas.
“Kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat menjadi kunci. Ini menjadi pembelajaran dalam membangun disiplin kolektif dan rasa aman menuju Indonesia Emas,” ujar Mirza.
Sebagai informasi, Pelabuhan Bakauheni memiliki peran vital sebagai jalur utama penghubung Pulau Sumatera dan Jawa selama periode mudik Lebaran. Dalam peninjauan tersebut, rombongan juga mengecek sejumlah fasilitas pendukung, mulai dari pos pelayanan terpadu, area antrean kendaraan, hingga sistem pengaturan lalu lintas di kawasan pelabuhan.
Keberhasilan pengelolaan arus mudik dan balik tahun ini menunjukkan kuatnya sinergi lintas sektor, sehingga mobilitas masyarakat dapat berlangsung aman, lancar, dan terkendali.
Hal sama disampaikan Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar. Ia menyampaikan apresiasi tinggi atas sinergi antarinstansi dalam pengamanan arus balik Lebaran tahun ini. Giri menilai koordinasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, serta seluruh pemangku kepentingan berjalan efektif.
“Kami mengapresiasi seluruh petugas di lapangan, baik dari kementerian, dinas terkait, maupun TNI dan Polri yang telah bekerja maksimal dalam memastikan kelancaran arus balik,” kata Giri. Ia juga menyampaikan hingga saat ini tidak ditemukan kendala berarti dalam penyelenggaraan angkutan Lebaran. Menurutnya, persiapan Pemerintah Provinsi Lampung sudah berjalan optimal dan terencana dengan baik.
