Kondisi Atap Pasar Legi Kota Blitar yang Rusak Mengganggu Aktivitas Pedagang
Pada 3 April 2026, atap Pasar Legi di Kota Blitar, Jawa Timur (Jatim), mengalami kerusakan akibat angin kencang. Hingga saat ini, kondisi atap tersebut belum diperbaiki, sehingga menimbulkan kekhawatiran bagi para pedagang. Mereka merasa tidak nyaman dalam menjalankan aktivitas jual beli karena adanya risiko air hujan yang masuk ke area lapak mereka.
Pedagang Mengeluhkan Kondisi Pasar yang Becek
Marsilah, salah satu pedagang di Pasar Legi, mengungkapkan bahwa kondisi pasar yang becek dan kotor setiap kali hujan turun sangat mengganggu aktivitas berjualan. Ia menyampaikan bahwa saat hujan turun, air langsung masuk ke tempat jualannya, sehingga membuat barang dagangan menjadi basah dan berisiko rusak.
“Kami tidak nyaman jualan karena saat hujan airnya masuk ke tempat jualan,” ujar Marsilah saat ditemui di lokasi.
Peristiwa Angin Kencang yang Menyebabkan Kerusakan
Peristiwa angin kencang terjadi pada Jumat, 3 April 2026, yang disertai dengan hujan deras. Kejadian tersebut menyebabkan sekitar 10 titik atap pasar terbang dan hilang terbawa angin. Akibatnya, lantai pasar menjadi becek dan kotor setiap kali hujan turun pasca-kejadian.
Para pedagang terpaksa bersiaga menutup lapak dengan plastik saat cuaca mulai mendung. Mereka khawatir jika hujan turun tiba-tiba, barang dagangan akan terkena air hujan dan mengalami kerusakan.
“Anginnya sangat kencang, lalu beberapa atap terbang. Sekarang kalau cuaca mendung, kami langsung siap-siap tutup lapak karena takut barang dagangan kena air,” tambah Marsilah.
Respons dari Disperindag Kota Blitar
Menanggapi keluhan para pedagang, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar, Parminto, menyatakan bahwa pihaknya telah meninjau lokasi kerusakan. Ia mencatat setidaknya ada 10 titik kerusakan atap yang tercatat.
Pihak Disperindag sebenarnya telah menerima bantuan terpal dari BPBD Kota Blitar sebagai penanganan darurat. Namun, pemasangan terpal masih menunggu hasil evaluasi dampak di lapangan.
“Kami sedang mengkaji apakah akan ditutup terpal dulu atau langsung diganti atap baru, mengingat April ini akan ada agenda revitalisasi dan pemeliharaan lantai dua,” jelas Parminto.
Sejarah Pasar Legi Kota Blitar
Pasar Legi merupakan pusat ekonomi tradisional terbesar di Kota Blitar. Pasar ini memiliki sejarah panjang dalam perekonomian lokal dan pernah mengalami kebakaran hebat pada tahun 2016, sebelum akhirnya direvitalisasi total oleh pemerintah pusat dan daerah.
Perbaikan atap yang rusak akibat angin kencang ini, rencananya akan disinkronkan dengan jadwal pemeliharaan rutin yang telah dianggarkan pada tahun 2026 untuk menjaga kenyamanan pembeli dan pedagang.
Imbauan untuk Tetap Waspada
Bagi pedagang dan pengunjung pasar, diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi di wilayah Blitar. Sebaiknya gunakan pelindung tambahan untuk barang dagangan, guna meminimalisir risiko kerugian materiil akibat rembesan air hujan.
