Bisnis  

Pertemuan Jokowi-Prabowo Berdampak, Gerindra Tak Akan Lengah Gugat Hasil Pilkada Jakarta Menurut Pengamat

Jokowi dan Prabowo Berdamai, Gerindra Tetap Fokus Gugat Hasil Pilkada Jakarta Menurut Ahli Politik

CIPTAWARTA.COM – Partai Gerindra akan mengajukan gugatan perselisihan hasil Pilkada Jakarta 2024 ke Mahkamah Konstitusi (MK). Hal ini diumumkan oleh Tim Lembaga Advokasi Partai Gerindra dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta pada Sabtu (7/12/2024). Meskipun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta belum menetapkan hasil rekapitulasi suara, Gerindra telah memutuskan untuk mengambil sikap lebih awal.

Keputusan ini diambil setelah Gerindra menemukan 167 kasus surat undangan pemungutan suara (C6) yang tidak terdistribusi dan 80 laporan yang mereka sampaikan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tidak ditanggapi. Hal ini menarik perhatian publik karena sehari sebelumnya, mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto, yang juga merupakan Ketua Umum Partai Gerindra, di rumah Kertanegara, Jakarta Selatan.

Pengamat politik, Ray Rangkuti, mengaku tidak dapat memastikan apakah ada hubungan antara pertemuan Jokowi-Prabowo dan sikap Gerindra terkait hasil Pilkada Jakarta. Namun, ia menilai bahwa sikap Gerindra untuk mengajukan gugatan tidak sesuai dengan pesan yang disampaikan Jokowi saat berkunjung ke Medan, Sumatera Utara. Jokowi berpesan kepada pemenang Pilkada untuk rendah hati, sementara yang kalah dapat mencoba lagi dalam 5 tahun mendatang.

Ray Rangkuti juga menyatakan bahwa meskipun ia menghormati langkah Gerindra untuk mencari kebenaran dengan menggugat hasil Pilkada Jakarta, ia melihat bahwa hasil Pilkada tersebut sulit untuk digugat karena terdapat selisih perolehan suara yang besar antara pasangan Pramono Anung-Rano Karno dan Ridwan Kamil-Suswono, yaitu sekitar 10%.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *