Ledakan Pager di Lebanon Meningkat Usai Peringatan Eskalasi, Israel dan AS Dituding Sebagai Penyebabnya

Ledakan Pager di Lebanon Meningkat, Israel dan AS Dituding Sebagai Penyebabnya

"Pager-Pager Lebanon Meledak, Israel dan AS Dituding Sebagai Dalangnya"

Ciptawarta.com – Serangan yang terjadi di Lebanon pada Selasa sore (17/9/2024) terlihat seperti adegan dalam film Hollywood. Ribuan pager meledak secara bersamaan dan melukai anggota kelompok Hizbullah Lebanon serta beberapa petugas medis. Serangan ini terjadi di beberapa wilayah di Lebanon, termasuk ibu kota Beirut.

Kelompok Hizbullah menyebut ini sebagai pelanggaran keamanan terbesar yang pernah mereka alami. Mereka berjanji akan menghukum Israel. Namun, rezim kolonial Zionis belum mengklaim tanggung jawab atas serangan pager tersebut. Sejarahnya, Israel tidak pernah mengklaim serangan di negara asing.

Menjelang serangan ini, utusan pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden untuk wilayah tersebut, Amos Hochstein, bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu. Hochstein memperingatkan Netanyahu untuk tidak membuka front yang lebih luas dengan Hizbullah di sepanjang perbatasan utara Israel.

Baku tembak antara kedua pihak selama ini terbatas pada wilayah perbatasan, kecuali pembunuhan Israel terhadap seorang pemimpin senior Hamas pada awal tahun ini.

Para analis menyalahkan pemerintahan Biden karena tidak mengendalikan Israel selama 11 bulan terakhir perang di Gaza. Menurut mantan pejabat pertahanan pemerintahan AS Ronald Reagan, Lawrence Korb, utusan AS dikirim ke sana karena mereka mendapat indikasi bahwa Israel sedang mempertimbangkan hal ini.

“Israel memiliki banyak senjata yang siap digunakan, bahkan bisa memasuki Beirut. Dengan kata lain, Anda harus berpikir dua kali untuk meningkatkan eskalasi dengan Israel karena serangan ini hanya awal dari kemungkinan yang lebih besar,” ujar Korb kepada Ciptawarta.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *