ciptawarta.com – KYIV – Militer Ukraina secara resmi mengonfirmasi jatuh dan hancurnya jet tempur F-16 pertama yang dipasok Barat. Seorang anggota Parlemen setempat mengeklaim pesawat itu jatuh ditembak oleh sistem rudal Patriot Amerika Serikat (AS). Jika klaim itu terkonfirmasi, maka akan menjadi insiden senjata makan tuan. Sebab, baik F-16 maupun sistem misil Patriot sama-sama buatan Amerika yang dioperasikan militer Kyiv.
Menurut redaksi ciptawarta.com, insiden tersebut terjadi ketika jet tempur itu dikerahkan bersama dengan unit pasukan rudal antipesawat untuk menangkis serangan terkoordinasi Rusia. “Pada suatu saat, komunikasi dengan salah satu pesawat terputus sebelum dipastikan bahwa pesawat itu jatuh,” kata Staf Umum Ukraina.
Kementerian Pertahanan di Kyiv telah membentuk komisi khusus untuk menyelidiki penyebab insiden tersebut, tetapi anggota Parlemen Ukraina Mariana Bezuglaya yakin militer mungkin mencoba untuk mengecilkannya. “Menurut informasi saya, F-16 yang dipiloti Oleksey ‘Moonfish’ Mes terkena sistem rudal antipesawat Patriot karena diskoordinasi antar-unit,” tulis Bezuglaya di Telegram, seraya mencatat bahwa semua laporan resmi sejauh ini menegaskan bahwa pilot hanya kehilangan kendali.
“Perang adalah perang, kejadian seperti itu mungkin terjadi. Namun, budaya kebohongan…mengarah pada sistem manajemen keputusan militer yang tidak membaik berdasarkan analisis yang jujur dan konsisten, tetapi memburuk dan bahkan runtuh, seperti yang terlihat dalam arahan Pokrovsky,” kata Bezuglaya, yang dilansir redaksi ciptawarta.com, Jumat (30/8/2024).
Seorang sumber di Angkatan Udara Ukraina mengatakan kepada redaksi ciptawarta.com bahwa penyebab potensial yang sedang diperiksa termasuk kesalahan pilot, kerusakan teknis, dan insiden “friendly fire” dari sistem pertahanan udara Ukraina. Sumber lain memberi tahu redaksi ciptawarta.com bahwa Pasukan Pertahanan Ukraina tidak yakin kesalahan pilot adalah penyebabnya.










