CIPTAWARTA.COM – Debat Calon Wakil Bupati Bojonegoro pada hari Sabtu (19/10/2024) dihentikan oleh KPU setelah Calon Bupati nomor urut 01 naik keatas panggung dan ikut berdebat. Teguh Haryono, Calon Bupati nomor urut 01 bersikeras naik keatas panggung menemani pasangannya, Farida Hidayati.
Acara pada sabtu malam tersebut seharusnya debat untuk calon Wakil Bupati saja. Namun, setelah Teguh Haryono bersikeras untuk ikut menemani calon Wakil Bupati di atas panggung, KPU pun mengambil tindakan tegas untuk memberhentikan acara debat.
Saat moderator mempersilahkan Cawabup nomor urut 01 untuk menyampaikan visi-misi nya, Farida Hidayati pun memanggil Teguh Haryono untuk ikut naik ke atas panggung.
“Karena ini merupakan pasangan calon, maka saya meminta Mas Teguh Haryono untuk naik ke atas panggung”, ucap Cawabup 01.
Permintaan dari Cawabup nomor urut 01 itu langsung direspon oleh pendukung Cawabup nomor 02. Mereka membalas dengan teriakan.
“Ini debat Cawabup, bukan debat pasangan calon bupati, bilang saja gak berani”, kata salah satu pendukung Calon Wakil Bupati nomor 02 Nurul Azizah.
Farida berani mengajak pasangannya untuk membacakan visi-misi karena berlandaskan pada Peraturan KPU (PKPU) nomor 13 dan Keputusan KPU (KKPU) nomor 1363.
Namun, karena sudah tidak sesuai dengan judul acara yaitu depat Calon Wakil Bupati, pendukung 02 pun menanyakan keputusan tersebut.
Robby Adi Perwir selaku ketua KPU Bojonegoro kemudian mengambil alih jalannya acara kemudian menyatakan bahwa acara pada malam tersebut dilangsungkan untuk memfasilitasi kedua calon Wakil Bupati untuk menyampaikan visi dan misi nya.
“Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya, apabila acara pada malam hari ini tidak bisa berjalan lancar. Saya minta waktu 10 menit, kalaupun misal tidak bisa berjalan lancar, mohon maaf yang sebesar-besarnya acara pada malam hari ini akan saya hentikan”, ujar ketua KPU Bojonegoro seraya meninggalkan area acara debat.
Sontak kejadian tersebut viral di berbagai platform media sosial, sehingga menimbulkan tanggapan netizen.
“Baru kandidat aja udah sewenang-wenang gimana kalo udah menjabat”, tulis akun @_johangunawan_
“Suara moderator aja kaga didengerin, gimana dengan suara rakyatnya”, timpal netizen lainnya disertai dengan emoticon ketawa.
“Duh viral sampe lambe turah, malu sih harusnya, ya kali ga paham aturan debat. Gimana mau bikin peraturan di kota nya nanti bisa2 bikin aturan sendiri dilanggar sendiri”, komentar netizen yang lain.
Sebagai tambahan informasi, KPU menghentikan acara debat tersebut dan belum diketahui kapan acara debat tersebut akan dilanjutkan.












